Studi Tentang Penyebab Hepatitis Akut Misterius Akan Selesai Minggu Ini

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 17 Mei 2022 | 09:26 WIB
Studi Tentang Penyebab Hepatitis Akut Misterius Akan Selesai Minggu Ini
ilustrasi Studi Tentang Penyebab Hepatitis Akut Misterius. (Pixabay)

Suara.com - Penelitian mengenai kepastian penyebab hepatitis akut misterius, apakah benar disebabkan oleh adenovirus atau Covid-19, akan selesai minggu ini.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat yang terlibat dalam studi juga telah memperbarui laporannya pada 11 Mei.

Data CDC per 5 Mei 2022, tercatat bahwa dari 109 anak-anak dengan hepatitis akut misterius itu, lebih dari setengahnya telah dites positif adenovirus dengan lebih dari 90 persen dirawat di rumah sakit, 14 persen menjalani transplantasi hati, dan lima kematian masih dalam penyelidikan.

Studi tersebut dilakukan di 25 negara bagian AS.

Peneliti dari program hepatitis global Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Philippa Easterbrook mengatakan, para ilmuwan akan fokus melihat pengujian serologis untuk paparan sebelumnya dan infeksi Covid-19.

Easterbrook mengatakan dalam seminggu ke depan, Inggris akan memiliki data pada studi kasus kontrol yang membandingkan apakah tingkat deteksi adenovirus pada anak-anak yang menderita hepatitis berbeda dari anak-anak lain yang dirawat di rumah sakit tanpa memiliki penyakit hati tersebut.

"Itu akan sangat membantu mempertajam apakah (adenovirus) hanya infeksi insidental yang telah terdeteksi atau ada hubungan kausal," kata Easterbrook.

Saat ini, hipotesis utama dari para ilmuwan tetap yang melibatkan adenovirus dengan juga masih mempertimbangkan peran Covid-19 sebagai koinfeksi atau infeksi masa lalu.

"Pertanyaan mendasar adalah apakah ada pola karakteristik patologi hati pada pasien ini. Pola seperti itu mungkin terlihat pada stadium lanjut ketika transplantasi hati dilakukan, atau lebih awal sebelum kerusakan hati parah dari proses yang tidak diketahui mungkin terjadi," kata profesor klinis kedokteran di Dartmouth Geisel School of Medicine Daniel Lucey.

baca juga

Ia menambahkan, apabila pola patologi hati seperti itu telah ditemukan, maka itu dapat digunakan untuk membantu identifikasi etiologi hepatitis atau setidaknya berfungsi untuk memberikan kesimpulan sindrom klinis-patologis sesegera mungkin.

"Tak satu pun dari sampel hati di Inggris menunjukkan ciri khas yang mungkin Anda harapkan dengan peradangan hati karena adenovirus, tetapi kami sedang menunggu pemeriksaan biopsi lebih lanjut," tambah Easterbrook.

Sementara itu, Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) juga menegaskan bahwa hepatitis akut itu tidak ada bukti kaitan apa pun dengan vaksin Covid-19. Sebab, mayoritas kasus berusia di bawah 5 tahun yang belum diberikan vaksinasi covid.

"Pada 11 Mei 2022, CDC melaporkan total 449 kasus probable hepatitis akut di 27 negara termasuk dari Eropa, Amerika, Asia, dan Timur Tengah,"

Jumlah kasus tertinggi sejauh ini ada di Inggris (163), Amerika Serikat (109), Italia (35), Spanyol (22), Indonesia (18), Brasil (16), Israel (12), Swedia (9), Argentina (8), Jepang (7) dan Kanada (7).

Inggris telah melaporkan kasus terbanyak di dunia, tetapi sejauh ini tidak ada anak yang meninggal di negara itu, menurut pernyataan UKHSA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar Dari Pandemi Dan Munculnya Hepatitis Akut, Pemerintah Dituntut Berdikari Serius Ciptakan Vaksin Sendiri

Belajar Dari Pandemi Dan Munculnya Hepatitis Akut, Pemerintah Dituntut Berdikari Serius Ciptakan Vaksin Sendiri

News | Selasa, 17 Mei 2022 | 09:12 WIB

Ahli Bantah Hepatitis Akut pada Anak Disebabkan oleh Anjing Peliharaan: Tak Lebih dari Sekadar Hipotesis

Ahli Bantah Hepatitis Akut pada Anak Disebabkan oleh Anjing Peliharaan: Tak Lebih dari Sekadar Hipotesis

Health | Selasa, 17 Mei 2022 | 08:48 WIB

Hetifah Desak Kemendikbudristek Keluarkan SE Cegah Penularan Hepatitis Akut di Sekolah

Hetifah Desak Kemendikbudristek Keluarkan SE Cegah Penularan Hepatitis Akut di Sekolah

Kaltim | Senin, 16 Mei 2022 | 21:00 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×