Ngilu! Selama Setahun Ada 98 Kasus Benda Asing Tertinggal di Tubuh Pasien Usai Operasi di Inggris

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Kamis, 19 Mei 2022 | 13:19 WIB
Ngilu! Selama Setahun Ada 98 Kasus Benda Asing Tertinggal di Tubuh Pasien Usai Operasi di Inggris
Ilustrasi operasi. (Pixabay)

Suara.com - Sebuah analisis mengejutkan mengungkapkan bahwa pasien NHS memiliki benda-benda seperti penyeka dan bahkan mata bor yang tertinggal di dalam tubuh usai operasi.

Secara total, angka mengungkapkan ada 98 kasus benda asing yang tertinggal di dalam pasien setelah prosedur tahun lalu.

Benda-benda lain yang tertinggal di dalam orang termasuk bagian dari sepasang pemotong kawat dan bagian dari pisau bedah. Dan ada 171 kasus yang disebut operasi tempat yang salah.

Implan pinggul yang salah dilakukan 12 kali dan implan lutut yang salah dilakukan 11 kali.

Ilustrasi operasi. (Unsplash.com/Amit Gaur)
Ilustrasi operasi. (Unsplash.com/Amit Gaur)

Satu pasien menjalani prosedur pada payudara mereka yang tidak mereka setujui. Seorang juru bicara NHS mengatakan: “Peristiwa ini jarang terjadi.

“Penting agar peristiwa itu dilaporkan dan dipelajari sehingga dapat dicegah.”

Seorang juru bicara Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial mengatakan: "Keselamatan pasien adalah prioritas utama bagi Pemerintah."

Ketika benda tajam seperti peniti atau pisau tertinggal di dalam tubuh pasien setelah operasi, pasien dapat mengalami cedera pada organ atau jaringan. Hal ini dapat menyebabkan pendarahan internal, fistula, penyumbatan yang pada gilirannya dapat menyebabkan rasa sakit, kebutuhan untuk operasi tambahan, dan jika masalah ini tidak diperbaiki tepat waktu, kematian.

Ketika spons atau benda berpori lainnya tertinggal di dalam tubuh pasien, bakteri dapat menumpuk di benda tersebut dan menyebabkan pasien menderita infeksi. Bahkan dengan peralatan jenis lain, infeksi dapat terjadi jika peralatan tidak disterilkan dengan benar sebelum operasi.

Baca Juga: Jangan Makan Sembarangan, Ahli Gizi Memberi Tips Diet Sehat Setelah Operasi Jantung

Infeksi dapat menjadi mematikan bagi pasien jika pasien tidak menerima antibiotik dan perawatan lanjutan tepat waktu. Terkadang, infeksi dapat menyebabkan komplikasi yang mengubah hidup pasien, seperti membuat seseorang menjadi tidak subur.

Sementara itu, ketika sepotong peralatan bedah yang tertinggal ditemukan, pasien mungkin memerlukan pembedahan tambahan untuk mengeluarkannya. Ini bisa berarti waktu pemulihan tambahan untuk pasien, biaya pengobatan baru, dan trauma emosional karena harus menjalani operasi tambahan karena kesalahan penyedia layanan kesehatan. Untuk biaya ini, pasien dapat meminta kompensasi melalui klaim malpraktik medis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI