WHO: Cacar Monyet Kemungkinan Menular Lewat Seks di Pesta di Eropa

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 24 Mei 2022 | 11:46 WIB
WHO: Cacar Monyet Kemungkinan Menular Lewat Seks di Pesta di Eropa
Telapak tangan pasien kasus cacar monyet dari Lodja, sebuah kota di dalam Zona Kesehatan Katako-Kombe, terlihat selama penyelidikan kesehatan di Republik Demokratik Kongo pada 1997. [ANTARA/Brian W.J. Mahy/CDC/HO via Reuters/rwa/djo]

Suara.com - Penasihat terkemuka Organisasi Kesehatan Dunia menyebut bahwa wabah penyakit langka cacar monyet yang belum pernah terjadi mungkin bisa disebabkan oleh perilaku seksual.

Seperti dikutip dari PBS, Dr David Heymann, yang sebelumnya mengepalai departemen darurat WHO, mengatakan bahwa teori utama untuk menjelaskan penyebaran penyakit ini adalah transmisi seksual pada pesta pora yang diadakan di Spanyol dan Belgia. Cacar monyet sebelumnya tidak memicu wabah yang meluas di luar Afrika, di mana penyakit ini endemik pada hewan.

“Kami tahu monkeypox dapat menyebar ketika ada kontak dekat dengan lesi seseorang yang terinfeksi, dan sepertinya kontak seksual sekarang telah memperkuat penularan itu,” kata Heymann.

Itu menandai perbedaan yang signifikan dari pola penyebaran penyakit yang khas di Afrika tengah dan barat, di mana orang-orang terutama terinfeksi oleh hewan seperti hewan pengerat dan primata liar dan wabah belum menyebar melintasi perbatasan.

Ilustrasi Cacar - Sudah Masuk Singapura, Waspadai Penyebaran Cacar Monyet di Indonesia (Pexels)
Ilustrasi Cacar - Sudah Masuk Singapura, Waspadai Penyebaran Cacar Monyet di Indonesia (Pexels)

Sebuah laporan pemerintah Jerman kepada anggota parlemen, yang diperoleh AP, mengatakan pihaknya memperkirakan akan melihat kasus lebih lanjut dan bahwa risiko terkena cacar monyet "terutama tampaknya terletak pada kontak seksual di antara laki-laki."

Empat kasus yang dikonfirmasi di Jerman telah dikaitkan dengan paparan di "acara pesta termasuk di Gran Canaria dan di Berlin, di mana aktivitas seksual terjadi," katanya.

Hingga saat ini, WHO telah mencatat lebih dari 90 kasus cacar monyet di belasan negara termasuk Inggris, Spanyol, Israel, Prancis, Swiss, AS, dan Australia. Pada hari Senin, Denmark mengumumkan kasus pertamanya, Portugal merevisi totalnya menjadi 37 dan Italia melaporkan satu infeksi lebih lanjut.

Pejabat kesehatan senior Madrid mengatakan pada hari Senin bahwa ibukota Spanyol telah mencatat 30 kasus yang dikonfirmasi sejauh ini. Enrique Ruiz Escudero mengatakan pihak berwenang sedang menyelidiki kemungkinan hubungan antara acara Gay Pride baru-baru ini di Kepulauan Canary, yang menarik sekitar 80.000 orang, dan kasus-kasus di sauna Madrid.

Heymann memimpin pertemuan mendesak kelompok penasihat WHO tentang ancaman penyakit menular pada hari Jumat untuk menilai epidemi yang sedang berlangsung dan mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa cacar monyet mungkin telah bermutasi menjadi bentuk yang lebih menular.

Cacar monyet biasanya menyebabkan demam, menggigil, ruam, dan luka di wajah atau alat kelamin. Ini dapat menyebar melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi atau pakaian atau seprai mereka, tetapi penularan seksual belum didokumentasikan. Kebanyakan orang sembuh dari penyakit dalam beberapa minggu tanpa memerlukan rawat inap. Vaksin cacar, penyakit terkait, juga efektif dalam mencegah cacar monyet dan beberapa obat antivirus sedang dikembangkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Perlu Vaksinasi Cacar Monyet Massal, WHO Ingatkan Jaga Kebersihan dan Perilaku Seksual

Tak Perlu Vaksinasi Cacar Monyet Massal, WHO Ingatkan Jaga Kebersihan dan Perilaku Seksual

Jogja | Selasa, 24 Mei 2022 | 11:31 WIB

WHO: Tidak Perlu Vaksinasi Cacar Monyet Secara Massal

WHO: Tidak Perlu Vaksinasi Cacar Monyet Secara Massal

News | Selasa, 24 Mei 2022 | 11:14 WIB

Bukan Vaksin Massal, WHO Sarankan Jaga Kebersihan dan Perilaku Seksual Aman Untuk Cegah Cacar Monyet

Bukan Vaksin Massal, WHO Sarankan Jaga Kebersihan dan Perilaku Seksual Aman Untuk Cegah Cacar Monyet

Health | Selasa, 24 Mei 2022 | 11:30 WIB

Terkini

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB