facebook

Inilah Masalah Kesehatan yang Bisa Mengganggu Penyerapan Vitamin D Dalam Tubuh

Vania Rossa | Lilis Varwati
Inilah Masalah Kesehatan yang Bisa Mengganggu Penyerapan Vitamin D Dalam Tubuh
Ilustrasi Vitamin D (Elements Envato)

Penyerapan vitamin D di dalam tubuh bisa terhambat akibat gangguan pada organ tertentu.

Suara.com - Vitamin D termasuk nutrisi penting bagi tubuh untuk menjaga imunitas juga menguatkan tulang. Selain dari sumber makanan, vitamin D bisa juga didapat dari paparan sinar matahari maupun suplemen.

Tetapi, penyerapan vitamin D di dalam tubuh bisa terhambat akibat gangguan pada organ tertentu. Health Practitioner Klikdokter dr. Devia Irine Putri mengatakan bahwa penyerapan vitamin D tergantung dari fungsi ginjal dan hati.

"Misalnya ada masalah dari organ hati atau organ ginjal, yang punya penyakit maag, itu juga biasanya mengganggu penyerapan dari vitamin D," kata dokter Devia dalam webinar bersama Kalbe Farma, Selasa (24/5/2022).

Ia menyarankan agar pengidap maag lebih dulu makan sebelum mengonsumsi suplemen vitamin D. Sedangkan dari faktor makanan tidak ada yang spesifik dapat mempengaruhi proses penyerapan vitamin D.

Baca Juga: 6 Fakta Dwarfisme, Masalah Kesehatan yang Menghambat Pertumbuhan

Menurut dokter Devia, suplemen vitamin D bisa dikonsumski kapan saja, baik pagi, siang, maupun malam. Konsumsinya pun boleh saja diikuti dengan suplemen lain juga obat-obatan.

"Disesuaikan saja dengan kegiatan. Enggak ada masalah apapun, bisa dikombinasikan dengan vitamin apapun ataupun obat-obatan yang biasa dikonsumsi," ujarnya.

Meski ada banyak makanan yang mengandung sumber vitamin D, dokter Devia mengatakan bahwa seseorang bisa saja masih mengalami kekurangan vitamin D. Oleh sebab itu, apabila tidak sempat berjemur untuk mendapat sumber vitamin D, dokter Devia menyarankan untuk konsumsi suplemen tambahan.

"Terpapar sinar matahari di luar bisa mencukupi kebutuhan vitamin D. Tapi perlu dipastikan ada masalah lain gak. Misalnya, autoimun, obesitas, sedang hamil, menyusui. Kondisi itu jadi tetap butuh tambahan selain dari sinar matahari. Tapi kalau enggak ada faktor risiko apa pun, berjemur saja sudah cukup," paparnya.

Baca Juga: Peningkatan Penggunaan Media Sosial di Kalangan Remaja dan Dampaknya pada Kesehatan Mental Mereka

Komentar