Peserta BPJS Kesehatan Bisa Deteksi Dini Penyakit Jantung Gratis, Begini Caranya

Rabu, 01 Juni 2022 | 08:16 WIB
Peserta BPJS Kesehatan Bisa Deteksi Dini Penyakit Jantung Gratis, Begini Caranya
Ilustrasi cek kesehatan

Suara.com - Kementerian Kesehatan memastikan masyarkat yang memiliki Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN berupa BPJS, bisa melakukan pemeriksaan deteksi dini penyakit jantung secara gratis.

Tes itu bisa dilakukan di Pos Binaan Terpadu (Posbindu) yang dikoordinasikan melalui RT/RW setempat.

Kepala Sub Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Kementerian Kesehatan dr. Theresia Sandra Diah Ratih mengatakan, tes gratis merupakan salah satu program pemerintah untuk mengurangi jumlah kasus penyakit jantung dan kematian akibat penyakit tersebut.

"Tren penyakit jantung di Indonesia semakin tahun, semakin meningkat, karena pengidap diabetes, obesitas, dan hipertensi juga meningkat," kata dr. Sandra dalam webinar 'Berdamai dengan Gagal Jantung', Selasa (31/5/2022).

Penyakit jantung termasuk salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) yang jarang disadari oleh masyarakat Indonesia.

Dokter Sandra menyebut, hanya 3 dari 10 pengidap PTM di Indonesia yang terdeteksi penyakitnya. Selebihnya, tidak menyadari telah sakit karena PTM tidak ada gejala dan tanda sampai terjadi komplikasi dalam tubuh.

"Dari 10 orang hanya tiga yang sadar. Dari tiga orang itu pun hanya satu orang yang mau berobat teratur. Lainnya berpikir mau minum obat ataupun tidak, tetap sakit, jadi memilih tidak minum obat," ungkapnya.

Oleh sebab itu, Kemenkes mengampanyekan program untuk cek kesehatan rutin sebagai upaya deteksi dini penyakit tidak menular. Pada tes kesehatan itu umumnya akan diperiksa tekanan darah, gula darah, serta berat badan dan tinggi badan.

Dokter Sandra menyampaikan bahwa deteksi dini itu juga untuk mencari orang-orang yang memiliki faktor risiko kardiovaskuler karena mengidap hipertensi, diabetes, juga obesitas.

Baca Juga: Lansia Perlu Mengonsumsi Nutrisi Tepat untuk Kesehatan Jantung, Terutama Buah Zaitun

"Masalah penyakit jantung di Indonesia penyebab utamanya adalah tekanan darah tinggi, kebiasaan merokok, dan gula darah yang tinggi juga obesitas. Kondisi ini diketahui bahwa hipertensi, diabetes, dan obesitas menduduki lima besar faktor risiko yang menyebabkan beban penyakit jantung," tuturnya.

Dokter Sandra mengatakan bahwa deteksi dini penyakit jantung tersebut bisa dilakukan mulai usia 15 tahun ke atas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI