Psikoterapis Sebut 3 Gangguan Mental yang Rawan Tidak Terdiagnosis

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 05 Juni 2022 | 12:46 WIB
Psikoterapis Sebut 3 Gangguan Mental yang Rawan Tidak Terdiagnosis
Ilustrasi gangguan mental. [Shutterstock]

Suara.com - Ahli memperkirakan satu dari empat orang dewasa menderita gangguan kesehatan mental di beberapa waktu hidup mereka. Meski prevalensinya tinggi, masih banyak gangguan mental yang tidak terdiagnosis.

Ada beberapa penyebab, termasuk orang yang tidak menyadari bahwa mereka menderita masalah kesehatan mental atau tidak mau jujur dengan kondisi mereka ketika memeriksakan diri.

"Gangguan kesehatan mental seringkali tidak terdiagnosis karena gejalanya dapat disembunyikan. Misalnya, seseorang yang sedang berjuang melawan depresi mungkin tidak mengungkapkan perasaan sedih atau putus asanya," jelas psikoterapis Chandni Tugnait, dikutip Hindustan Times.

Ilustrasi wanita yang mengalami depresi (pixabay)
Ilustrasi wanita yang mengalami depresi (pixabay)

Tugnait mengatakan ada tiga gangguan kesehatan mental paling umum yang seringnya tidak terdiagnosis, yakni:

1. Depresi

Depresi termasuk gangguan kesehatan mental yang umum, tetapi sering disalahpahami. Gejalanya dapat mencakup perasaan sedih, putus asa, dan tidak berharga untuk waktu yang lama. Beberapa orang mungkin juga mengalami perubahan pola tidur, nafsu makan, dan tingkat energi.

Jika ada seseorang merasa rendah diri lebih dari dua minggu, kemungkinan ini indikasi masalah yang lebih serius.

2. Kecemasan

Gejala kecemasan dapat mencakup kekhawatiran terus-menerus, menghindari situasi atau aktivitas tertentu, dan gejala fisik seperti berkeringat dan detak jantung berdebar kencang.

Seperti depresi, kecemasan dapat berkisar dari ringan hingga parah, dan jika tidak ditangani dapat membahayakan setiap aspek kehidupan seseorang.

3. Bipolar

Gangguan bipolar merupakan penyakit mental yang menyebabkan perubahan suasana hati secara ekstrem. Orang dengan gangguan bipolar mungkin mengalami periode kesenangan berlebih (mania), diikuti oleh periode kesedihan yang parah (depresi).

Gangguan bipolar sering tidak terdiagnosis karena gejalanya dapat disalahartikan sebagai gangguan kesehatan mental lainnya atau hanya dikaitkan dengan "mengalami hari yang buruk".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Tanda Teman Alami Masalah Kesehatan Mental dan Butuh Konseling ke Psikolog!

Kenali Tanda Teman Alami Masalah Kesehatan Mental dan Butuh Konseling ke Psikolog!

Lifestyle | Sabtu, 04 Juni 2022 | 20:05 WIB

Ditembak di Depan Umum, Jawaban Cewek Ini Bikin Sang Pria Kena Mental

Ditembak di Depan Umum, Jawaban Cewek Ini Bikin Sang Pria Kena Mental

Hits | Sabtu, 04 Juni 2022 | 20:09 WIB

Psikolog Ungkap Literasi Kesehatan Mental di Indonesia Masih Rendah

Psikolog Ungkap Literasi Kesehatan Mental di Indonesia Masih Rendah

Surakarta | Minggu, 05 Juni 2022 | 06:05 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB