Mengenal Leukemia, Jenis Kanker yang Tidak Ada Stadiumnya

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 07 Juni 2022 | 11:08 WIB
Mengenal Leukemia, Jenis Kanker yang Tidak Ada Stadiumnya
Ilustrasi leukemia alias kanker darah. (Dok. Envato)

Suara.com - Salah satu fakta menarik leukemia atau kanker darah adalah bahwa jenis kanker ini ternyata tidak memiliki tahapan seperti stadium 1, 2, 3, 4 atau stadium akhir. Hal ini karena kanker ini bukanlah kanker padat seperti tumor, tapi bentuknya berupa cairan.

Hal ini diungkap oleh dr. Dewi Anggraeni, Sp.A (K) dari Rumah Sakit Umum Persahabatan (RSUP), bahwa banyak dokter menyebut leukemia dengan tumor cair.

"Jadi kalau leukemia itu kan kanker darah. Jadi kita menilainya bukan berdasarkan stadium, kalau stadium itu kan hanya untuk tumor yang padat sifatnya. Kalau leukemia, kita sebut tumor cair karena kanker darah," ujar dr. Dewi dalam acara diskusi bersama Radio Kesehatan, Selasa (7/6/2022).

Sehingga menurut dia, alih-alih menilai kondisi seberapa parah leukemia dengan stadium, maka dokter akan menentukan jenis leukemia berdasarkan tipe leukemia dengan melihat gambaran sel hasil pemeriksaan dengan mikrosopis.

"Jadi kalau microbalstik ada 3 tipe, sementara mieloblastik ada 7 tipe. Semakin tinggi tiketnya, maka akan semakin jelek. Tapi tentunya didukung oleh faktor-faktor yang lain juga," papar dr. Dewi.

Lantaran kankernya berbentuk cair dan bisa mengalir ke seluruh tubuh, maka leukemia juga bisa menyebabkan berbagai komplikasi yang perlu diwaspadai, karena bisa mengenai dan merusak berbagai organ vital.

"Iya, tentunya sifat kanker tidak menetap, akan beredar ke seluruh tubuh akan timbulnya gangguan ke berbagai organ. Kalau pada leukemia akut sendiri, yang kita takutkan terjadi pendarahan, khususnya di organ vital seperti otak dan paru," jelasnya.

Risiko lain adalah infeksi berat seperti sepsis juga perlu diperhatikan, karena kondisi ini membuat penderita bisa datang di kemudian hari dengan jenis kanker darah lain, setelah ia dinyatakan sembuh atau remisi dari leukemia.

"Karena pada saat kemoterapi tidak hanya mengenai sel kanker tetapi biasanya sel normal akan ikut terkena, bukan tidak mungkin menyebabkan kanker baru," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dostarlimab, Obat yang Digadang-gadang Bisa Sembuhkan Kanker Anus

Dostarlimab, Obat yang Digadang-gadang Bisa Sembuhkan Kanker Anus

Health | Selasa, 07 Juni 2022 | 10:12 WIB

5 Artis Indonesia Penyintas Kanker Payudara, Artis Senior Rima Melati Sembuh Setelah dari Belanda

5 Artis Indonesia Penyintas Kanker Payudara, Artis Senior Rima Melati Sembuh Setelah dari Belanda

Entertainment | Selasa, 07 Juni 2022 | 07:00 WIB

Ternyata Tak Hanya Wanita, 4 Artis Indonesia Penyintas Kanker Payudara

Ternyata Tak Hanya Wanita, 4 Artis Indonesia Penyintas Kanker Payudara

Banten | Selasa, 07 Juni 2022 | 10:05 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB