ASI Tidak Keluar, Apa yang Harus Dilakukan?

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Jum'at, 10 Juni 2022 | 07:27 WIB
ASI Tidak Keluar, Apa yang Harus Dilakukan?
Ilustrasi gambar asi tidak keluar. (freepik)

Suara.com - Ketika pasokan ASI rendah atau bahkan tidak keluar, dalam banyak kasus, ini bersifat sementara karena ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan pasokan ASI Anda. Lantas, apa penyebab ASI tidak keluar dan apa yang harus dilakukan? Begini penjelasannya.

Diketahui, jumlah ASI yang dapat dihasilkan seorang wanita setelah melahirkan tergantung pada berbagai faktor. Melansir dari sejumlah sumber, berikut ini faktor penyebab ASI tidak keluar.

Penyebab ASI Tidak Keluar

1. Stres atau cemas

Stres adalah penyebab utama pasokan ASI terhenti, khususnya pada beberapa minggu pertama usai melahirkan. Stres terjadi bisa karena kurang tidur menyesuaikan dengan jadwal bayi dan peningkatan kadar hormon tertentu seperti kortisol.

Jika Anda atau orang yang Anda kasihi  mengalami gejala stres, kecemasan, atau depresi pasca melahirkan, penting untuk menghubungi penyedia layanan kesehatan Anda dan mendapatkan perawatan yang memadai.

2. Melengkapi dengan formula

Setelah bayi Anda lahir, payudara beroperasi berdasarkan penawaran dan permintaan. Pemberian ASI eksklusif mendorong permintaan yang lebih tinggi, sehingga payudara menghasilkan lebih banyak ASI. 

Ilustrasi ibu menyusui. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi ibu menyusui. (Sumber: Shutterstock)

Namun, suplementasi dengan susu formula untuk beberapa kali menyusui setiap hari (seperti saat bayi berada di tempat penitipan anak) atau mengeluarkan ASI hanya ketika bayi ingin menyusu memberi tahu tubuh Anda bahwa ia tidak perlu memproduksi ASI lebih banyak. Akibatnya, pasokan ASI akan mulai berkurang, bahkan tidak keluar.

Baca Juga: Ibu Hamil dan Menyusui di Medan Tuntungan Dapat Makanan Tambahan

3. Makan atau minum terlalu sedikit

Mungkin Anda tergoda untuk berdiet setelah melahirkan untuk menurunkan berat badan. Namun menurunkan berat badan saat menyusui hanya akan membuat ASI tidak keluat. Jadi, pastikan untuk makan cukup untuk mengisi 500 kalori yang dibakar saat menyusui setiap hari. 

Selain itu, hidrasi yang cukup penting juga agar produksi ASI tidak berkurang. Jumlah cairan yang dimasukkan ke tubuh dapat memengaruhi seberapa banyak ASI dihasilkan.

4. Sakit

Flu dan pilek tidak akan mengurangi suplai ASI Anda. Namun, gejala terkait seperti kelelahan, diare, muntah, atau nafsu makan menurun pasti bisa. Mintalah bantuan di rumah ketika Anda sakit sehingga Anda dapat terus membuat ASI yang cukup untuk menyusui. Dan pastikan Anda mendapatkan vaksin COVID-19 yang sudah terbukti aman dan efektif untuk pasien hamil dan menyusui.

Apa Yang Harus Dilakukan saat ASI Tidak Keluar?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI