Pesta BBQ Bisa Sebabkan Masalah Kesehatan Mata, Ini Alasannya

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 14 Juni 2022 | 07:15 WIB
Pesta BBQ Bisa Sebabkan Masalah Kesehatan Mata, Ini Alasannya
BBQ. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Ahli telah memperingatkan bahwa BBQ atau barbekyu bisa membahayakan kesehatan mata Anda. Padahal, metode memasak ini cukup populer untuk momen berkumpul keluarga atau teman-teman.

Bukan berarti Anda sepenuhnya mesti menghindari kebiasaan BBQ, ahli hanya menyarankan Anda untuk memastikan daging yang dimasak harus benar-benar matang.

Memastikan daging yang dimasak dengan cara BBQ matang dilakukan untuk menghindari risiko kesehatan mata. Daging yang masih mentah dan kurang matang juga bisa menyebabkan sakit perut, mual, diare dan lainnya.

Namun, hanya sedikit orang yang menyadari bahwa keracunan makanan bisa menyebabkan kehilangan penglihatan.

"BBQ adalah kegiatan masak memasak yang cukup populer selama musim panas, tetapi Anda harus lebih perhatian terhadap tingkat kematangannya ketika mengolah daging," kata Giles Edmonds, direktur layanan klinis Specsavers, dikutip dari The Sun.

Ilustrasi BBQ (Unsplash @ryanalimon)
Ilustrasi BBQ (Unsplash @ryanalimon)

Giles Edmonds mengatakan, makan daging mentah atau setengah matang bisa menyebabkan toksoplasmosis. Penyakit ini berkaitan dengan parasit toksoplasma yang ditularkan ke hewan ternak sebelum dikonsumsi manusia.

Jika daging tidak dimasak dengan benar, itu bisa membuat parasit toksoplasma ini tidak mati dan akan termakan.

NHS mengatakan toksoplasmosis tergolong umum terjadi dan biasanya tidak berbahaya. Bahkan, beberapa orang bisa tidak menyadari dirinya telah terinfeksi.

Penyakit ini bisa menyebabkan gejala seperti dlu, yakni demam, kelelahan, rasa sakit pada tubuh dan sakit tenggorokan.

Kondisi ini biasanya akan lebih baik dengan sendirinya dalam waktu 6 minggu, tetapi beberapa orang bisa mengalami masalah yang lebih serius.

Penyakit mata akibat infeksi toksoplasma disebut ocular toxoplasmosis. Kondisi ini bisa menyebabkan seseorang sakit mata, peka terhadap cahaya, penglihatan kabur dan mata berair.

Namun, para peneliti dari Flinders University, Australia, telah menemukan bahwa hal itu dapat meningkatkan risiko kehilangan penglihatan melalui jaringan parut retina.

"Jaringan parut retina sering disebabkan oleh peradangan dan kadang-kadang dapat menyebabkan ablasi retina," kata Edmonds.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Rekomendasi Makanan untuk Meningkatkan Kesehatan Matamu

7 Rekomendasi Makanan untuk Meningkatkan Kesehatan Matamu

Your Say | Minggu, 05 Juni 2022 | 17:30 WIB

Gejala dan Penyebab Toksoplasma, Benarkah Kucing Jadi Biangnya?

Gejala dan Penyebab Toksoplasma, Benarkah Kucing Jadi Biangnya?

Health | Kamis, 02 Juni 2022 | 16:37 WIB

Ragam Manfaat Buah Jambu Biji untuk Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Bisa Mengurangi Stres

Ragam Manfaat Buah Jambu Biji untuk Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Bisa Mengurangi Stres

Your Say | Minggu, 15 Mei 2022 | 18:46 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB