Hadapi Musim Pancaroba, Masyarakat Ramai Beli Larutan Penyegar Hingga Vitamin C

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 15 Juni 2022 | 14:30 WIB
Hadapi Musim Pancaroba, Masyarakat Ramai Beli Larutan Penyegar Hingga Vitamin C
Ilustrasi Kulit Cantik dengan Vitamin C (freepik)

Suara.com - Sebagai negara dengan iklim tropis, Indonesia mengalami masa pancaroba atau peralihan musim sebanyak dua kali dalam setahun. Masa-masa ini biasa terjadi pada bulan September-November sebagai masa peralihan dari musim kemarau menuju musim penghujan, dan pada bulan Maret-April selama pergantian musim penghujan menuju musim kemarau. 

“Selain identik dengan pergantian cuaca esktrem, masa pancaroba juga dikenal sebagai masa-masa rentan munculnya beberapa jenis penyakit karena imunitas yang menurun akibat pergantian cuaca tersebut. Salah satu penyakit yang sering muncul adalah panas dalam.” kata Eileen Kamtawijoyo, Chief Operating Officer Populix dalam keterangannya, Rabu, (15/6/2022). 

Hal ini terlihat juga dari survei Populix bulan Maret lalu yang mencatat kenaikan pembelian larutan penyegar panas dalam sebesar 8 persen dibandingkan bulan Januari. Selain itu, sebagai upaya masyarakat dalam menjaga daya tahan tubuh, di periode yang sama, kami juga mencatat kenaikan pembelian multivitamin dan vitamin C masing-masing sebesar 11 persen. 

vitamin C dan D sangat dibutuhkan tubuh pada masa pancaroba saat pandemi ini
vitamin C dan D sangat dibutuhkan tubuh pada masa pancaroba saat pandemi ini

Berdasarkan Monthly Data Tracking Populix selama bulan Januari hingga Maret 2022, Populix mencatat 78 persen responden membeli larutan penyegar panas dalam setidaknya satu kali dalam sebulan pada bulan Januari-Maret, dengan 30 persen di antaranya membeli setidaknya satu kali dalam seminggu. 

Di antara responden tersebut, 43 persen responden mengatakan membeli larutan penyegar panas dalam di minimarket, 38 persen responden membeli di warung dan 11 persen membeli di supermarket. Hal ini menunjukkan bahwa responden membutuhkan produk tersebut dikonsumsi secara cepat sehingga mereka membelinya dari lokasi terdekat. Sementara itu, terkait dengan anggaran yang dikeluarkan untuk membeli larutan penyegar panas dalam, 92 persen responden menyediakan anggaran kurang dari Rp 100 ribu dalam sebulan.

Untuk mempersiapkan diri menghadapi masa pancaroba, masyarakat Indonesia juga terlihat semakin rutin mengonsumsi multivitamin dan vitamin C guna meningkatkan imun tubuh. Data Populix menemukan adanya kenaikan pembelian sebesar 11 persen pada kategori multivitamin dan vitamin C di bulan Maret dibandingkan Januari 2022.

Survei juga menunjukkan bahwa 90 persen responden membeli multivitamin dan vitamin C setidaknya satu kali dalam sebulan. Adapun terkait dengan anggaran yang disediakan, 75 persen responden dan 62 persen responden menghabiskan kurang dari Rp 100 ribu untuk membeli vitamin C dan multivitamin dalam sebulan. Namun, terdapat juga 31 persen responden yang menyediakan anggaran lebih, yaitu sebesar Rp 100 ribu-Rp 250 ribu untuk membeli multivitamin. 

Beberapa brand multivitamin yang paling banyak dipilih oleh masyarakat Indonesia adalah Imboost dan Enervon-C yang sama-sama menduduki peringkat pertama dengan 33 persen responden yang memilih kedua brand tersebut. Selanjutnya, 31 persen responden memilih CDR, 20 persen responden memilih Hemaviton, dan 17 persen responden memilih Redoxon.

Sebagai produk yang rutin dikonsumsi untuk meningkatkan imun tubuh, mayoritas responden masih mencari produk multivitamin dan vitamin C di minimarket dan apotek. Secara lebih detail, terdapat 32 persen responden membeli multivitamin di minimarket, 19 persen responden membelinya di apotek dan 16 persen responden bertransaksi menggunakan e-commerce. DI sisi lain, 37 persen responden membeli vitamin C di minimarket, 17 persen responden membeli di apotek dan 14 persen responden membelinya di supermarket.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Musim Pancaroba, Sri Sultan Minta Warga Jogja Waspadai Pohon Tumbang

Musim Pancaroba, Sri Sultan Minta Warga Jogja Waspadai Pohon Tumbang

Jogja | Senin, 13 Juni 2022 | 23:21 WIB

Covid-19 di Indonesia Melandai, Penjualan Masker dan Vitamin Ikut Turun

Covid-19 di Indonesia Melandai, Penjualan Masker dan Vitamin Ikut Turun

Health | Selasa, 07 Juni 2022 | 13:05 WIB

Ahli Kecantikan Ungkap Manfaat Besar Vitamin C di Dalam Serum Wajah, Apa Saja?

Ahli Kecantikan Ungkap Manfaat Besar Vitamin C di Dalam Serum Wajah, Apa Saja?

Health | Minggu, 05 Juni 2022 | 15:24 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB