Seberapa Sering Anda Buang AIr Kecil? Hati-Hati Gejala Kanker

Jum'at, 17 Juni 2022 | 15:19 WIB
Seberapa Sering Anda Buang AIr Kecil? Hati-Hati Gejala Kanker
Ilustrasi Buang Air Kecil. (pixabay)

Suara.com - Gejala kanker bisa bervariasi dan tidak jelas, tetapi tanda peringatan yang paling umum termasuk penurunan berat badan yang tidak jelas, pembengkakan dan benjolan tidak biasa pada tubuh.

Tapi, ada beberapa gejala kanker lainnya yang perlu diwaspadai. Menurut beberapa badan kesehatan, sering buang air kecil bisa menandakan kanker stadium awal.

Misalnya, kanker paru-paru dan kanker prostat yang paling sering menyerang pria. Kondisi ini mempengaruhi sekitar 52.3000 orang baru di Inggris setiap tahun.

Penyakit ini dimulai di area kecil kelenjar prostat, yang merupakan bagian dari sistem reproduksi pria. Karena lokasinya di bawah kandung kemih, uretra (yang membawa urin keluar dari tubuh) sering terkena tumor.

Pada gilirannya, kondisi ini bisa menyebabkan perubahan penampilan dan frekuensi buang air kecil. Yayasan Perawatan Urologi menyatakan bahwa pada tahap awal, kanker prostat tidak memiliki gejala.

Saat gejalanya mulai terjadi, kondisi ini bisa seperti pembesaran prostat atau hiperplasia prostat jinak.

Menurut National Institute of Digestive and Kidney Diseases, gejala hiperplasia prostat jinak termasuk buang air kecil sebanayak 8 kali atau lebih dalam sehari.

Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

Meskipun perubahan frekuensi buang air kecil ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, seperti diet dan gaya hidup.

Ahli urologi, Petr Holy, dari Men's Health Clinic di Kingston, mengatakan frekuensi buang air kecil yang lebih sering bahkan ketika Anda baru saja kencing, itu bisa menjadi tanda bahaya dari kanker.

Baca Juga: Urutan Mutasi Varian Virus Corona Mewabah di Indonesia, Delta hingga Kappa

"Semua pria harus mewaspadai perubahan ini dan mencari saran ahli," kata Petr dikutip dari Express.

Rasa urgensi untuk buang air kecil sering kali berasal dari urin yang bocor, yang dikenal sebagai urge incontinence.

Jenis inkontinensia lain yang biasa terlihat pada pasien adalah inkontinensia stres, yang terjadi ketika tubuh mengejan atau bersin.

Dorongan ini mungkin lebih terasa di malam hari, yang dikenal sebagai nokturia dan cukup mengganggu aktivitas.

Ketika nokturia merupakan gejala kanker, perubahan warna urin dapat melompat ke mata. Namun, campuran darah dan urine juga bisa menyebabkan perubahan warna urin menjadi merah muda, cerah dan coklat tua.

Semua gejala itu cenderung terjadi saat kanker sudah sampai stadium lanjut dari kondisi ini, ketika darah menyusup ke urin melalui uretra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI