Cara Merawat Retainer Gigi dan Risiko Masalah Kesehatan jika Tidak Rajin Dibersihkan

Risna Halidi | Suara.com

Selasa, 21 Juni 2022 | 15:44 WIB
Cara Merawat Retainer Gigi dan Risiko Masalah Kesehatan jika Tidak Rajin Dibersihkan
Ilustrasi retainer gigi (Elements Envato)

Suara.com - Merawat retainer gigi merupakan hal yang mudah namun butuh ketelatenan. Nah sama seperti menyikat gigi, membersihkan retainer setiap hari juga merupakan hal yang sangat penting.

Apalagi retainer hampir setiap saat menempel di gigi dan menyebabkan alat tersebut berisiko terpapar bakteri, plak bahkan karang gigi.

Dikutip dari laman Healthline, berikut cara membersihkan retainer yang berbentuk plastik bening agar tetap terawat dengan baik.

Pertama, selalu bersihkan retainer segera setelah dikeluarkan dari mulut dan saat masih basah. Tindakan ini dilakukan guna mencegah kotoran mengeras dan lebih sulit dibersihkan.

Kedua, selalu sikat retainer dengan air hangat setelah makan. Atau lebih baik lagi, segera sikat gigi sesaat setelah makan dan sebelum menggunakan retainer lagi.

Ilustrasi retainer gigi (Elements Envato)
Ilustrasi retainer gigi (Elements Envato)

Ketiga, untuk proses pembersihan yang lebih dalam, campurkan air hangat dengan sabun cuci piring ringan (pasta gigi bersifat abrasif dan dapat menggores permukaan retainer). Lalu gunakan sikat gigi yang lembut untuk menggosok plak dan kotoran yang menempel.

Keempat, jika ada kotoran yang membandel pada retainer yang sulit sekali dibersihkan, bawa ke dokter gigi atau ortodontis. Mereka memiliki solusi khusus yang bisa menghilangkan kotoran membandel.

Selain mengikuti langkah-langkah di atas, penting juga untuk merawat retainer dengan mengikuti tips berikut;

  • Jangan simpan dekat sumber panas
  • Jangan simpan dekat bahan kimia
  • Atur waktu rendaman
  • Bersihkan kasing
  • Dijaga dengan baik
  • Ganti jika dibutuhkan

Ingat, retainer bisa terus menampung bakteri, plak, dan karang gigi. Seiring waktu, hal itu mungkin akan menyebabkan bau atau terasa aneh di mulut.

Lebih penting lagi, retainer dapat menampung bakteri berbahaya seperti Streptococcus, termasuk S. sanguinis, S. mitis, dan S. salivarius, selain Lactobacillus dan Veillonella.

Retainer yang kotor juga berisiko ditempeli Candida albicans, ragi merugikan yang biasanya ditemukan di dalam mulut, tetapi dapat menumpuk di retainer dan menyebabkan infeksi.

Streptococcus dan Candida mungkin bukan ancaman besar jika seseorang memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik. Namun, jika sistem kekebalan tubuh sedang terganggu, maka Anda harus berhati-hati.

Beri tahu dokter jika gusi mengalani kemerahan, bengkak, atau gejala lain yang mengkhawatirkan setelah menggunakan retainer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh! 63,25 Persen Jemaah Haji Indonesia Memiliki Risiko Tinggi Alami Masalah Kesehatan

Waduh! 63,25 Persen Jemaah Haji Indonesia Memiliki Risiko Tinggi Alami Masalah Kesehatan

Health | Minggu, 19 Juni 2022 | 18:43 WIB

Kondisi Kaki Bisa Gambarkan Masalah Kesehatan, Ini 4 Tandanya!

Kondisi Kaki Bisa Gambarkan Masalah Kesehatan, Ini 4 Tandanya!

Health | Jum'at, 17 Juni 2022 | 20:15 WIB

Hati-Hati, 5 Masalah Rambut Ini Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan!

Hati-Hati, 5 Masalah Rambut Ini Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan!

Health | Jum'at, 17 Juni 2022 | 16:14 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB