Simak 5 Hal yang Bisa Mendukung Lansia Tetap Bahagia

Risna Halidi | Suara.com

Sabtu, 25 Juni 2022 | 22:30 WIB
Simak 5 Hal yang Bisa Mendukung Lansia Tetap Bahagia
Ilustrasi lansia. (Unsplash.com/ Artem Labunsky)

Suara.com - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021, jumlah lanjut usia atau lansia di Indonesia kini telah mencapai 29,3 juta jiwa atau 10,82 persen dari total penduduk Indonesia.

Pada tahun 2030, Indonesia bahkan diperkirakan akan mengalami lonjakan ageing population yang dapat berdampak pada kenaikan angka malnutrisi serta menurunkan kualitas hidup lansia (silver tsunami effect).

Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (PB Pergemi) Profesor Siti Setiati mengatakan, sebanyak 34,71 persen lansia tinggal bersama keluarga tiga generasi. Namun nilai ini menurun sebesar enam persen dari tahun sebelumnya.

Padahal, lanjut Siti, berinteraksi dengan keluarga merupakan salah satu kunci penting dalam meningkatkan kualitas hidup lansia.

"Mereka memiliki kesempatan lebih merasakan keterlibatan sosial yang menghadirkan rasa bahagia. Kondisi ini dapat menurunkan risiko lansia merasa kesepian atau diabaikan," kata Profesor Siti Setiati, dalam acara Nestlé BOOST Optimum, Jumat (24/6/2022).

Dalam acara tersebut, dikenalkan pula Gerakan 4 Sehat 5 Bahagia yang dapat dilakukan keluarga dan lansia dalam mendukung kehidupan sehari-harinya. Apa saja? Berikut rangkumannya.

1. Selalu Penuhi Kebutuhan Gizi
Bukan hanya anak, kelompok lanjut usia atau lansia juga perlu memenuhi kebutuhan gizi harian termasuk protein. Protein adalah nutrisi dengan fungsi utama memperbaiki jaringan sel agar bisa bekerja dengan baik.

Protein dibagi menjadi dua yaitu protein hewani seperti susu, daging ayam, daging sapi, telur, ikan dan udang. Sementara protein nabati bisa ditemukan pada kacang-kacangan termasuk produk seperti tahu dan tempe.

2. Tetap Aktif
Penelitian membuktikan bahwa suplementasi gizi oral ditambah dengan latihan fisik dapat meningkatkan fungsi, status gizi dan kualitas hidup para lansia. Untuk itu, lansia sangat disarankan tetap aktif melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki.

3. Istirahat Cukup
Penting bagi keluarga yang memiliki lansia untuk memberikan kesempatan kepada mereka meluangkan waktu mendapat istirahat yang cukup dan berkualitas setiap hari.

4. Pola Makan sehat
Keluarga harus membantu lansia menjaga pola makan yang sehat, seperti memastikan menu makanan yang dikonsumsi sehari-hari mengandung serat pangan, vitamin dan mineral yang tepat.

5. Dukungan
Keluarga juga harus memberikan dukungan agar lansia tetap bahagia, salah satunya dengan menyemangati mereka dan menghidupkan kembali mimpi-mimpi mereka yang tertunda, termasuk mencoba aktivitas baru atau menekuni hobi secara rutin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Lansia Dengan Penyakit Jantung Tak Boleh Booster Vaksin Covid-19 AstraZeneca?

Benarkah Lansia Dengan Penyakit Jantung Tak Boleh Booster Vaksin Covid-19 AstraZeneca?

Health | Sabtu, 25 Juni 2022 | 19:05 WIB

Ini Olahraga Tepat untuk Kakek Nenek, Durasi dan Jenis Kegiatan yang Disarankan

Ini Olahraga Tepat untuk Kakek Nenek, Durasi dan Jenis Kegiatan yang Disarankan

Health | Sabtu, 25 Juni 2022 | 13:10 WIB

Masalah Gizi pada Lansia, Salah Satu Pemicunya Adalah Kesepian!

Masalah Gizi pada Lansia, Salah Satu Pemicunya Adalah Kesepian!

Health | Jum'at, 24 Juni 2022 | 22:28 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB