Bisa Bikin Pembekuan Darah, Ini Bahaya Pakai Celana Jeans Ketat Terlalu Sering

Bimo Aria Fundrika | Fajar Ramadhan | Suara.com

Senin, 27 Juni 2022 | 14:05 WIB
Bisa Bikin Pembekuan Darah, Ini Bahaya Pakai Celana Jeans Ketat Terlalu Sering
Ilustrasi jeans ketat. (Shutterstock)

Suara.com - Memakai celana jeans ketat, banyak digemari masyarakat khususnya generasi muda. Jeans sendiri juga mudah dipadukan dengan berbagai jenis pakaian dengan berbagai warna.

Tidak hanya itu, memakai celana jeans ketat juga dinilai keren karena akan memperlihatkan bentuk postur tubuh. Hal ini yang membuat banyak orang menyukai memakai jeans yang ketat.

Namun, meskipun tampak baik ketika dipakai, jeans ketat juga bisa memberikan dampak yang buruk bagi tubuh. Bentuknya yang ketat, sering kali menekan bagian tubuh sehingga menganggu sistem kerja tubuh.

Melansir laman Grazia, berikut beberapa hal yang mungkin terjadi jika sering memakai celana jeans ketat.

1. Vulvodinia

Ilustrasi jins ketat dan sepatu hak tinggi bikin perempuan terlihat seksi. (Shutterstock)
Ilustrasi jins ketat dan sepatu hak tinggi bikin perempuan terlihat seksi. (Shutterstock)

Vulvodinia merupakan kondisi munculnya rasa nyeri dan sakit serta ketidaknyamanan pada bagian vulva (alat kelamin bagian luar untuk perempuan). Dalam sebuah jurnal penelitian, diketahui memakai celana jeans ketat dapat menyebabkan vulvodinia.

Tidak hanya itu, jeans yang ketat dapat membuat iritasi pada bagian vagina, munculnya infeksi jamur, dan vaginosis bakteri. Celana jeans juga dapat membatasi aliran udara dan darah pada bagian tubuh bagian bawah. 

2. Menyebabkan Kerusakan Otot Permanen

Berdasarkan studi oleh Journal of Neurology, Neurosurgery and Psychiatry, ditemukan bahwa jongkok dengan jeans yang ketat dalam waktu lama dapat menyebabkan kondisi sindrom kompartemen. 

Kondisi itu terjadi ketika suplai darah terputus ke bagian tubuh tertentu. Hal tersebut juga bisa memunculkan adanya pembengkakan di daerah darah otot dan pembuluh darah.

3. Infertilitas

Pada pria, menggunakan celana jeans yang ketat dapat menyebabkan infertilitas (kemandulan). Oleh karena itu, celana jeans dapat memengaruhi kesehatan reproduksi seseorang. Tidak hanya itu, menggunakan celana jeans ketat dalam membuat infeksi saluran kemih, kanker, bahkan beberapa penyakit lainnya.

4. Masalah Sendi dan Sakit Punggung

Celana yang ketat nyatanya akan membuat tubuh sulit untuk bergerak. Sama halnya dengan menggunakan jeans yang ketat, itu dapat menyebabkan masalah pada bagian tulang belakang dan panggul. 

Tidak hanya itu celana ketat juga dapat meningkatkan stres dan memengaruhi punggung bawah seseorang baik pria maupun wanita. Hal ini yang menyebabkan celana jeans ketat memengaruhi postur tubuh seseorang menjadi tidak baik. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setiap Golongan Darah Punya Risiko Kesehatan Masing-Masing, Yuk Kenali Lebih Dini

Setiap Golongan Darah Punya Risiko Kesehatan Masing-Masing, Yuk Kenali Lebih Dini

Health | Senin, 27 Juni 2022 | 12:47 WIB

3 Penyakit yang Biasa Menyertai Kehamilan dan Cara Menanganinya

3 Penyakit yang Biasa Menyertai Kehamilan dan Cara Menanganinya

Your Say | Kamis, 23 Juni 2022 | 13:31 WIB

Bikin Tubuh Terlihat Lebih Pendek, Hindari Model Celana Seperti Ini

Bikin Tubuh Terlihat Lebih Pendek, Hindari Model Celana Seperti Ini

Lifestyle | Kamis, 16 Juni 2022 | 10:01 WIB

Terkini

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Health | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

Health | Rabu, 22 April 2026 | 06:40 WIB

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB