Menpan RB Tjahjo Kumolo Sakit Infeksi Paru-Paru, ini Penyebab dan Gejalanya

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Selasa, 28 Juni 2022 | 10:56 WIB
Menpan RB Tjahjo Kumolo Sakit Infeksi Paru-Paru, ini Penyebab dan Gejalanya
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo (dok. istimewa)

Suara.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo dikabarkan mengalami sakit. Tjahjo Kumolo hingga kini masih menjalani perawatan intensif atas penyakit infeksi paru-paru yang dialaminya.

Presiden Joko Widodo menunjuk Menteri Koordinasi Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD untuk sementara menggantikan Tjahjo Kumolo sebagai Menpan RB.

Di samping itu, berbicara mengenai penyakit infeksi paru-paru sendiri sering terjadi pada banyak orang. Pada beberapa orang kondisi ini bisa menjadi parah dan berbahaya tergantung dengan jenis infeksi yang dialaminya.

Penyebab

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo (foto: antara)
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo (foto: antara)

Melansir laman Healthline, infeksi paru-paru yang sering menyerang yaitu bronkitis, pneumonia, dan bronkiolitis. Ketiga jenis tersebut disebabkan oleh virus dan bakteri yang menyerang pari-paru.

Untuk mikroorganisme yang menyerang bronkitis di antaranya sebagai berikut.

  • Virus influenza atau virus pernapasan syncytial (RSV).
  • Bakteri seperti Mycoplasma pneumoniae, Chlamydia pneumoniae, dan Bordetella pertussis.

Untuk mikroorganisme penyebab pneumonia di antarannya sebagai berikut.

  • Bakteri Streptococcus pneumoniae (paling umum), Haemophilus influenzae, dan Mycoplasma pneumoniae.
  • Virus influenza atau RSV.

Selain itu, untuk infeksi paru-paru jamur lebih sering terjadi pada orang yang mengalami imunosupresi, baik dari jenis kanker tertentu atau HIV atau dari minum obat imunosupresif.

Gejala

baca juga

Gejala yang ditimbulkan dari seseorang yang mengalami infeksi paru-paru di antaranya sebagai berikut.

1. Batuk dengan lendir kental

Infeksi paru-paru dapat ditandai adanya batuk dengan lendir kental. Lendir itu sendiri dihasilkan karena peradangan pada saluran udara dan paru-paru. Pada beberapa kasus, lendir yang dihasilkan juga dapat mengeluarkan darah.

Lendir kental yang keluar itu sendiri biasanya memiliki warna yang berbeda seperti, jernih, putih, hijau, dan abu-abu kekuning-kuningan. 

2. Nyeri dada 

Dada yang nyeri dapat menjadi tanda seseorang mengalami infeksi paru-paru.  Biasanya muncul rasa nyeri tajam yang menusuk pada bagian dada. Hal ini juga semakin terasa terutama saat batu dan menarik napas dalam-dalam. 

3. Demam

Paru-paru yang terinfeksi dapat menyebabkan seseorang menjadi demam. Bahkan pada situasi yang buruk, suhu orang tersebut bisa mencaai 40,5 derajat celsius.

Demam tinggi itu juga diikuti dengan gejala lain seperti berkeringat, panas dingin, nyeri otot, dehidrasi, sakit kepala, dan kondisi fisik yang lemah.

4. Sakit pada bagian tubuh

Gejala seseorang mengalami infeksi paru-paru juga dapat dirasakan dengan munculnya rasa sakit pada bagian tubuh seperti otot dan punggung. Hal ini akan membuat otot-otot pada tubuh terasa nyeri dan sakit. 

5. Hidung meler

Sama halnya dengan flu, salah satu gejala infeksi paru-paru yaitu hidung meler seperti sedang pilek. Biasanya, hal ini juga diikuti bersin serta rasa tidak nyaman.

6. Sesak napas

Sesak napas juga menjadi tanda adanya indikasi infeksi paru-paru. Seseorang biasanya akan merasa kesulitan untuk bernapas.

7. Kelelahan

Seseorang yang mengalami infeksi paru-paru biasanya mudah lelah saat beraktivitas. Hal tersebut akan membuatnya menjadi lesu dan lelah karena infeksi pada paru-parunya.

8. Mengi

Gejala infeksi paru-paru lainnya yaitu mengi. Kondisi mengi terjadi karena saluran udara yang mengalami penyempitan dan meradang. Hal ini akan membuat seseorang sulit untuk mengeluarkan napas atau dikenal dengan nama bengek. 

9. Kulit dan bibir yang biru

Seseorang yang mengalami infeksi paru-paru biasanya memiliki bibir dan kuku yang membiru. Hal tersebut terjadi karena orang tersebut kekurangan oksigen dalam dirinya akibat paru-paru yang terinfeksi virus dan bakteri. 

10. Suara berderak paru-paru

Munculnya suara derak seperti suatu benda yang patah pada paru-paru dapat menjadi tanda adanya infeksi. Biasanya dokter mendengar suara-suara tersebut dengan menggunakan stetoskop di paru-paru orang yang terinfeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Tjahjo Kumolo Dirawat Karena Infeksi Paru-Paru, JK Turut Mendoakan: Beliau, Orang yang Baik

Menteri Tjahjo Kumolo Dirawat Karena Infeksi Paru-Paru, JK Turut Mendoakan: Beliau, Orang yang Baik

Sumsel | Senin, 27 Juni 2022 | 10:05 WIB

Menpan RB Tjahjo Kumolo Dikabarkan Sakit Infeksi Paru-paru, Jusuf Kalla Doakan Lekas Sembuh

Menpan RB Tjahjo Kumolo Dikabarkan Sakit Infeksi Paru-paru, Jusuf Kalla Doakan Lekas Sembuh

News | Senin, 27 Juni 2022 | 09:42 WIB

Puan dan Megawati Pantau Terus Perkembangan Kondisi Kesehatan Tjahjo Kumolo

Puan dan Megawati Pantau Terus Perkembangan Kondisi Kesehatan Tjahjo Kumolo

News | Sabtu, 25 Juni 2022 | 14:25 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB