facebook

Bayi 18 Bulan Meninggal karena Ibunya Hanya Memberi Makan Buah dan Sayuran

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah
Bayi 18 Bulan Meninggal karena Ibunya Hanya Memberi Makan Buah dan Sayuran
Ilustrasi bayi minum susu pakai dot. (Unsplash.com/Nathan Dumlao)

Sang ibu merupakan seorang vegan sehingga ia juga membuat anaknya memiliki gaya hidup dan pola makan yang sama.

Suara.com - Seorang ibu bernama Sheila O'Leary dinyatakan bersalah karena dinilai telah membunuh bayi laki-lakinya, Ezra, dengan memaksa untuk hanya makan buah serta sayuran mentah demi menerapkan pola makan vegan.

Ezra ditemukan tidak bernapas di rumahnya di Cape Coral, Florida. Di usianya yang masih 18 bulan, ia hanya memiliki berat 7 kilogram. Padahal, rerata berat yang disarankan untuk bayi laki-laki usia tersebut adalah 10,9 kilogram, lapor Daily Star.

Selama penyelidikan, perempuan 35 tahun itu mengatakan bahwa seluruh anggota keluarga adalah vegan dan hanya makan buah serta sayuran mentah. Ia juga tidak memberi ASI kepada Ezra selama satu minggu sebelum kematiannya.

Ilustrasi bayi. (Pexels)
Ilustrasi bayi. (Pexels)

Hasil autopsi menjelaskan bahwa bayi tersebut meninggal karena komplikasi akibat kekurangan gizi.

Baca Juga: Perusahaan Ini Bikin Burger Vegan Rasa Daging Manusia, Teksturnya Dibuat Semirip Mungkin

"Dia membuat pilihan yang dapat membunuh anaknya. Harga dirinya membuat Ezra kehilangan nyawanya," kata kepala Unit Korban Khusus di Kantor Kejaksaan Negara Bagian Florida, Francine Donnorummo.

Tidak hanya Ezra, ketiga anak lainnya yang berusia 3, 5, dan 11 tahun, juga mengalami kekurangan gizi. Kulit mereka tampak berubah warna dan gigi anak-anak ini pun menghitam.

Menurut UNICEF, malnutrisi atau kekurangan gizi dapat menyebabkan kerusakan permanen pada pertumbuhan, perkembangan, dan kesejahteraan anak.

Sheila pun akan dijatuhi hukuman setelah dinyatakan bersalah oleh juri atas pembunuhan tingkat pertama dan pelecehan pada anak.

Sementara itu, ayah Ezra, Ryan Patrick O'Leary (33) juga telah didakwa atas tuduhan serupa dan masih menunggu persidangan.

Baca Juga: JYP Entertaiment Umumkan Rilis Kosmetik Vegan di Jepang, Siap Mencobanya?

Komentar