5 Pantangan Haid, Hindari Konsumsi Banyak Kopi hingga Tidur Larut Malam

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Minggu, 03 Juli 2022 | 16:15 WIB
5 Pantangan Haid, Hindari Konsumsi Banyak Kopi hingga Tidur Larut Malam
Ada pantangan saat haid. Apa saja kira-kira? Ilustrasi Pembalut Menstruasi (Pixabay)

Suara.com - Haid atau tamu bulanan kerap membuat banyak wanita enggan melakukan berbagai hal karena kondisi tubuh yang sedang tidak nyaman, seperti lemas, lelah, pusing, kram perut, hingga bad mood.

Nyatanya, ada berbagai hal yang menjadi pantangan saat haid. Sebab, ini bisa mengganggu kesehatan dan membuatmu merasa lebih buruk. Apa saja kira-kira pantangan haid? Berikut daftarnya.

1. Mengonsumsi Makanan Asin dan Olahan Susu

Bagi yang mengidam makanan asin di waktu haid, ada baiknya kamu tidak terlalu memenuhi keinginan itu. Sebab, jenis asupan seperti ini mempengaruhi retensi air dan membuat perut kembung serta kram yang cukup parah di area tersebut.

Sama halnya dengan makanan asin, mengonsumsi olahan susu saat haid bukanlah ide yang bagus. Perubahan hormon serta perut yang penuh dengan gas di waktu ini sudah cukup membuatmu tidak nyaman, apalagi harus diperparah oleh hasil pencernaan produk olahan susu. 

2. Tidak Mengganti Pembalut Lebih dari 4 Jam

Aktivitas yang padat mungkin membuatmu lupa atau malas untuk mengganti pembalut. Namun, pada dua hingga tiga hari pertama, pastikan rutin mengganti pembalut setiap tiga sampai empat jam.

Tak hanya menghindari 'bocor', penggantian secara rutin ini juga akan membantumu terjauh dari aroma tidak sedap serta perkembangan bakteri yang dapat berujung infeksi.

3. Tidur Larut Malam atau Begadang

Tidur menjadi aktivitas penting yang dibutuhkan tubuh, terlebih saat kamu sedang haid. Waktunya yang sedikit akan meningkatkan hormon kortisol yang berdampak pada gangguan keseimbangan dan memperburuk kondisi tubuh. Maka, pastikan tidak tidur larut malam bahkan begadang.

4. Terlalu Sering Minum Kopi

Apabila kamu termasuk pencandu kopi, cobalah untuk menguranginya saat sedang menstruasi. Pastikan melakukannya dalam waktu beberapa hari dan jangan terlalu bergantung pada kenikmatan yang diperoleh dari olahan biji kopi tersebut.

Pasalnya, kandungan kafein yang terdapat di dalam kopi dapat mempersempit pembuluh darah serta memperburuk rasa tidak nyaman dari menstruasi itu sendiri, seperti kram perut serta kembung.

5. Berhubungan Intim

Meski tidak dilarang, namun berhubungan intim saat sedang menstruasi juga tidak dianjurkan, mengingat hal tersebut mampu meningkatkan risiko penularan penyakit menular seksual seperti HIV. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Amalan Idul Adha Bagi yang Haid, Mendatangkan Pahala yang Berlimpah

3 Amalan Idul Adha Bagi yang Haid, Mendatangkan Pahala yang Berlimpah

News | Minggu, 03 Juli 2022 | 12:09 WIB

Berhubungan Seks Saat Menstruasi, Ini Manfaat dan Efek Sampingnya

Berhubungan Seks Saat Menstruasi, Ini Manfaat dan Efek Sampingnya

Lifestyle | Kamis, 30 Juni 2022 | 16:22 WIB

Selain dari Test Pack, Berikut Tanda Kehamilan Awal yang Dipicu oleh Peningkatan Hormon

Selain dari Test Pack, Berikut Tanda Kehamilan Awal yang Dipicu oleh Peningkatan Hormon

Health | Senin, 27 Juni 2022 | 15:58 WIB

Bagaimana Jika Jemaah Berhalangan Umrah Wajib karena Haid atau Sakit? Ini Solusinya

Bagaimana Jika Jemaah Berhalangan Umrah Wajib karena Haid atau Sakit? Ini Solusinya

News | Minggu, 26 Juni 2022 | 13:37 WIB

Perut Sakit saat Haid? Ini 5 Penyebabnya

Perut Sakit saat Haid? Ini 5 Penyebabnya

Health | Sabtu, 25 Juni 2022 | 08:27 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB