Psikolog Buktikan Fenomena 'Marah ketika Lapar' Itu Nyata, Begini Penjelasannya

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 12 Juli 2022 | 15:12 WIB
Psikolog Buktikan Fenomena 'Marah ketika Lapar' Itu Nyata, Begini Penjelasannya
Ilustrasi kelaparan [shutterstock]

Suara.com - Para peneliti baru-baru ini mengonfirmasi fenomena 'hangry' atau gabungan dari 'hungry' dan 'angry', kondisi ketika seseorang menjadi murung atau kesal tiap kali kelaparan.

Dalam salah satu studi pertama yang mengeksplorasi bagaimana rasa lapar memengaruhi emosi, psikolog menemukan bahwa semakin lama orang-orang merasa lapar, maka mereka akan semakin marah atau 'hangry'.

Studi ini muncul setelah psikolog sosial di Universitas Anglia Ruskin, Viren Swami, diberi tahu bahwa ia selalu 'hangry' oleh orang di sekitarnya. Ia pun merasa tertantang untuk membuktikan apakah fenomena tersebut nyata.

Bekerja sama dengan peneliti di Austria dan Malaysia, Swami merekrut 64 orang dewasa berusia 18 hingga 60 tahun.

Dia dan rekannya merekam emosi dan perasaan lapar peserta studi sebanyak lima kali sehari selama tiga minggu. Di sini, para peserta diminta untuk memantau perasaan sendiri saat menjalani rutinitas harian.

Ilustrasi kesal kepada gebetan.(freepik)
Ilustrasi kelaparan.(freepik)

Dari pantauan tersebut, para psikolog menggambarkan bagaimana lapar dikaitkan dengan perasaan marah atau lekas marah yang lebih kuat serta senang yang lebih rendah.

"Ternyata hangry itu nyata. Sering kali, kita menyadari apa yang kita rasakan tetapi tidak memahami penyebabnya," kata Swami, dilansir The Guardian.

Menurutnya, orang-orang akan lebih bisa mengatasi suatu perasaan atau emosi bila sudah diberi label.

Peneliti memiliki sejumlah hipotesis mengapa lapar memengaruhi emosi. Salah satunya didasarkan pada penelitian yang menunjukkan bahwa rendahnya kadar gula darah meningkatkan tindakan impulsif, kemarahan, dan agresi.

baca juga

Terlepas dari mekanismenya, Swami percaya penelitian ini mengangkat poin serius, seperti anak-anak yang kelaparan di sekolah cenderung tidak belajar secara efektif dan cenderung rewel.

"Sangat penting untuk dapat mengidentifikasi emosi seperti hangry sehingga kita dapat mengurangi efek negatifnya," tandas Swami.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilu di Idul Adha, Suami Pulang Kampung Tak Pamit, Tinggalkan Anak Lapar Tanpa Uang dan Makanan

Pilu di Idul Adha, Suami Pulang Kampung Tak Pamit, Tinggalkan Anak Lapar Tanpa Uang dan Makanan

News | Senin, 11 Juli 2022 | 16:37 WIB

Kenapa Sih Orang Jadi Galak Kalau Lapar? Ternyata Ini Sebabnya

Kenapa Sih Orang Jadi Galak Kalau Lapar? Ternyata Ini Sebabnya

Health | Senin, 11 Juli 2022 | 09:43 WIB

Bangun Tengah Malam Karena Lapar, Camilan Apa yang Sebaiknya Dipilih?

Bangun Tengah Malam Karena Lapar, Camilan Apa yang Sebaiknya Dipilih?

Lifestyle | Kamis, 16 Juni 2022 | 17:26 WIB

Terkini

10,8 Juta Keluarga Minta Bansos Baru, 4 Juta Warga yang Sempat Luput Kini Dapat Bantuan

10,8 Juta Keluarga Minta Bansos Baru, 4 Juta Warga yang Sempat Luput Kini Dapat Bantuan

News | Senin, 14 September 2026 | 14:54 WIB

Sempat Nyaris Rp17.400, Rupiah Kini Tertekan Gegara Perang AS-Iran

Sempat Nyaris Rp17.400, Rupiah Kini Tertekan Gegara Perang AS-Iran

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:52 WIB

DPR: Aset Sekolah hingga Pesantren Hasil Korupsi Tetap Dirampas Negara!

DPR: Aset Sekolah hingga Pesantren Hasil Korupsi Tetap Dirampas Negara!

News | Senin, 14 September 2026 | 14:50 WIB

5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!

5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:50 WIB

KPK Periksa Kepala BPK Riau Terkait Kasus Suap Pengondisian Hasil Audit

KPK Periksa Kepala BPK Riau Terkait Kasus Suap Pengondisian Hasil Audit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 14:49 WIB

Tipe Sunscreen yang Cocok untuk Cuaca Panas Indonesia, Lengkap dengan 4 Rekomendasi Produknya!

Tipe Sunscreen yang Cocok untuk Cuaca Panas Indonesia, Lengkap dengan 4 Rekomendasi Produknya!

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:47 WIB

Mulai 2027, Gaji PPPK Daerah Bakal Diambil Alih Pemerintah Pusat

Mulai 2027, Gaji PPPK Daerah Bakal Diambil Alih Pemerintah Pusat

News | Senin, 14 September 2026 | 14:46 WIB

Bisnis Pialang Makin Ketat, Kepercayaan Trader Jadi Tantangan

Bisnis Pialang Makin Ketat, Kepercayaan Trader Jadi Tantangan

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:45 WIB

Purbaya Klaim Belanja Pemerintah Pusat ke Daerah Naik Rp 85 T di 2027 Meski TKD Dipotong

Purbaya Klaim Belanja Pemerintah Pusat ke Daerah Naik Rp 85 T di 2027 Meski TKD Dipotong

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:41 WIB

Razia Moral Selamatkan Keluarga, Puluhan Kaum LGBT Ditangkap di Turki

Razia Moral Selamatkan Keluarga, Puluhan Kaum LGBT Ditangkap di Turki

News | Senin, 14 September 2026 | 14:41 WIB

×