Pakai Alat Masak Aluminium Bisa Tingkatkan Risiko Alzheimer, Ini Sebabnya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 13 Juli 2022 | 20:51 WIB
Pakai Alat Masak Aluminium Bisa Tingkatkan Risiko Alzheimer, Ini Sebabnya!
Ilustrasi peralatan masak, alat masak aluminium (Elements Envato)

Suara.com - Anda mungkin pernah mengolah makanan menggunakan wadah aluminium untuk digoreng, direbus, dan lainnya. Tapi, penggunaan alat masak aluminium untuk makanan ini justru tidak sehat.

Peneliti makanan dari MS University, Vadodara, telah menemukan bahwa memasak makanan dalam wadah aluminium dapat meningkatkan risiko penyakit Alzheimer.

Dilansir dari Times of India, mengolah makanan menggunakan alat masak aluminium bisa membuat Anda mengonsumsi sejumlah besar partikel mikroskopis aluminium dengan makanan kita.

Selain Alzheimer, hal ini juga dapat menyebabkan osteoporosis, gagal ginjal, dan banyak masalah kesehatan lainnya.

Para peneliti di departemen makanan dan nutrisi MSU menemukan korelasi antara peralatan masak aluminium dan penyakit Alzheimer, yang merupakan gangguan neurologis yang menyebabkan otak menyusut dan sel-sel otak mati.

Penelitian dilakukan untuk mempelajari pengaruh penggunaan alat masak aluminium dalam berbagai macam metode masak oleh orang berusia 60 tahun ke atas dan hubungannya dengan penyakit Alzheimer.

Ilustrasi alat masak aluminium. (Pixabay)
Ilustrasi alat masak aluminium. (Pixabay)

Penelitian ini melibatkan 90 pasien, yang mana dibagi menjadi 3 kelompok meliputi penyakit Alzheimer ringan, sedang dan berat.

Bila Anda menggunakan wadah aluminium untuk mempersiapkan makanan, kandungan aluminium dari wadah mulai meleleh pada suhu tinggi.

Hal ini membuat kandungan logam pada aluminium mengontaminasi makanan yang dikonsumsi dan merusak saluran pencernaan.

baca juga

Para peneliti juga menemukan bahwa tingkat keparahan Alzheimer lebih tinggi pada mereka yang sering menggunakan wadah aluminium untuk mengolah makanannya, dibandingkan menggunakan aluminium foil untuk mengemas makanan atau memanggang.

Menurut Agency for Toxic Substances and Disease Registry (ATSDR), AS, orang menyerap 0,01 hingga 5 persen aluminium yang mereka gunakan untuk memasak makanannya.

Sebuah tinjauan September 2017 di jurnal medis Jerman Deutsches rzteblatt International menemukan bahwa orang yang memiliki dua kali tingkat aluminium yang dapat diterima dalam darah secara biologis mengalami penurunan kinerja dalam tes perhatian, pembelajaran, dan memori.

Tapi, tingkat ini hanya ditemukan pada pekerja di industri aluminium dan tidak ada hubungan yang jelas antara hasil dengan Alzheimer.

Peneliti merekomendasikan untuk tidak menggunakan peralatan masak aluminium dan menggantinya dengan stainless steel atau peralatan masak kaca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Negara Penghasil Bauksit, Kenapa Masih Impor Aluminium?

Indonesia Negara Penghasil Bauksit, Kenapa Masih Impor Aluminium?

Bisnis | Senin, 07 Februari 2022 | 10:52 WIB

Cara Bersihkan Talenan Kayu dengan Cuka dan Lemon

Cara Bersihkan Talenan Kayu dengan Cuka dan Lemon

Bekaci | Jum'at, 10 September 2021 | 08:05 WIB

Cara Bersihkan Talenan Kayu dengan Bahan Alami, Mulai dari Cuka hingga Lemon

Cara Bersihkan Talenan Kayu dengan Bahan Alami, Mulai dari Cuka hingga Lemon

Lifestyle | Kamis, 09 September 2021 | 16:06 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×