Ramai Video Kecelakaan Truk Dibagikan di Media Sosial, Apa Dampak Psikologis yang Muncul Jika Melihatnya?

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Selasa, 19 Juli 2022 | 18:36 WIB
Ramai Video Kecelakaan Truk Dibagikan di Media Sosial, Apa Dampak Psikologis yang Muncul Jika Melihatnya?
Truk Pertamina yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Raya Alternatif Transyogi Cibubur, Kota Bekasi, Senin (18/7/2022). (Suara.com/Danan Arya)

Suara.com - Kecelakaan truk Pertamina di Jalan Alternatif Cibubur, Bekasi, Jawa Barat Senin (18/7/2022) kemarin memakan banyak korban jiwa. Diduga kecelakaan tersebut terjadi akibat turunan dan lampu merah yang membingungkan.

Selain itu, truk Pertamina yang dikendarai tersebut juga diduga mengalami rem blong. Hal tersebut yang membuat truk menabrak pengendara motor hingga menewaskan beberapa orang itu.

Kecelakaan tersebut juga menjadi ramai perbincangan masyarakat. Bahkan, beredar juga berbagai video pasca kecelakaan yang menunjukkan korban tewas dan luka-luka.

Video yang cukup sadis tersebut sendiri, tersebar luas di berbagai media sosial. Padahal, video seperti itu sendiri dapat berpotensi menimbulkan trauma bagi orang-orang yang melihatnya.

Truk tangki bahan bakar minyak penyebab kecelakaan maut di Jalan Alternatif Transyogi Cibubur, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat, kemarin sore. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah).
Truk tangki bahan bakar minyak penyebab kecelakaan maut di Jalan Alternatif Transyogi Cibubur, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat, kemarin sore. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah).

Namun, bagaimana dampak yang ditimbulkan dari melihat konten sadis bagi psikologis seseorang?

Melansir laman PsychologyToday, seorang Psikolog asal Florida, Stephanie A. Sarkis Ph.D. mengungkapkan, menonton video sadis seperti kecelakaan, kekerasan, atau penembakan sendiri rupanya berpotensi membuat seseorang mengalami depresi, kecemasan, dan gangguan stres pasca-trauma (PTSD).

Hal tersebut karena menonton tayangan yang cukup sadis sendiri akan membuat diri sendiri memiliki ketakutan akan mengalami hal serupa. Dalam sebuah studi oleh Pfefferbaum, et al. (2014), menonton bencana, khususnya terorisme, dapat meningkatkan kasus PTSD, depresi, kecemasan, stres yang dirasakan, dan bahkan penggunaan narkoba.

Oleh karena itu, sebenarnya menonton tayangan yang sadis sendiri memberikan dampak psikologi yang buruk. Lebih parahkan, kasus trauma akan hal yang ditontonya itu sendiri juga bisa dialami secara lama.

Meskipun, kejadian yang terjadi sudah cukup lama. Namun, karena menonton tayangan yang membuatnya mengalami trauma akan terus membuat orang tersebut kepikiran dalam jangka waktu yang panjang.

Untuk itu, ketika ada tayangan yang sadis, baik video kecelakaan, pengeboman, pembunuhan, bencana alam, dan lain-lain diusahakan agar dihindari.

Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan agar dapat terhindar dari PTSD ketika melihat tayangan yang sadis, di antaranya sebagai berikut.

  1. Berhenti melihat tayang tersebut dapat membantu agar efek psikologis yang diberikan tidak parah.
  2. Filter ponsel pada berita atau tayangan yang menampilkan video sadis baik melalui aplikasi pesan maupun media sosial.
  3. Perhatikan perbedaan mengenai pemberitaan atau pelaporan peristiwa dengan video perisitiwa. Jika hanya sebuah pemberitaan, hal tersebut masih bisa dilihat. Namun, ketika berupa video, usahakan untuk tidak melihatnya.
  4. Terbiasa menjadi sukarelawan dapat membantu. Efek traumatis dari hal-hal yang sadis sendiri bisa dikurangi dengan menjadi sukarelawan, misalnya terhadap penanganan suatu bencana, atau hal lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Kecelakaan Maut Innova Anggota DPR di Tol Paspro Diduga Akibat Microsleep

Kecelakaan Maut Innova Anggota DPR di Tol Paspro Diduga Akibat Microsleep

Video | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:50 WIB

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:42 WIB

Profil Gus Hilman: Anggota DPR RI Usia 25 Tahun yang Lolos dari Maut di Tol Paspro saat Naik Innova

Profil Gus Hilman: Anggota DPR RI Usia 25 Tahun yang Lolos dari Maut di Tol Paspro saat Naik Innova

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:31 WIB

Laka Maut Innova Anggota DPR RI di Tol Paspro, Petaka Microsleep dan Bahaya Laten 'Underride Crash'

Laka Maut Innova Anggota DPR RI di Tol Paspro, Petaka Microsleep dan Bahaya Laten 'Underride Crash'

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:07 WIB

Ulasan Film A Family: Hadirkan Drama Psikologis tentang Trauma Anak-Anak

Ulasan Film A Family: Hadirkan Drama Psikologis tentang Trauma Anak-Anak

Your Say | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:00 WIB

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:33 WIB

Alur Komunikasi Petugas PK Dinilai 'Lemot', Nyawa Melayang di Perlintasan Bekasi Timur

Alur Komunikasi Petugas PK Dinilai 'Lemot', Nyawa Melayang di Perlintasan Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

Polisi Tetapkan Tersangka Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Ini Sosoknya

Polisi Tetapkan Tersangka Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Ini Sosoknya

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:34 WIB

KNKT Ungkap Fakta Baru Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

KNKT Ungkap Fakta Baru Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:46 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB