Ilmuwan Mencoba Cari Tahu Penyebab Kegagalan yang Sering Terjadi pada Program Bayi Tabung, Begini Kesimpulannya

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Rabu, 27 Juli 2022 | 10:30 WIB
Ilmuwan Mencoba Cari Tahu Penyebab Kegagalan yang Sering Terjadi pada Program Bayi Tabung, Begini Kesimpulannya
Ilustrasi bayi tabung [shutterstock]

Suara.com - Fertilisasi in vitro (IVF) atau bayi tabung merupakan satu dari beberapa progam kehamilan yang cukup sering gagal. Namun, bukan berarti tidak ada peluang untuk berhasil.

Tergantung pada usia seseorang, antara 4 hingga 50 persen telur yang dibuahi secara artifisial benar-benar tertanam dan membuatnya lahir.

"Banyak wanita yang menjalani program kesuburan memerlukan beberapa siklus IVF untuk hamil, dan beberapa tidak pernah hamil sama sekali. Tidak hanya ini sangat mahal, ini juga melelahkan secara emosional," kata spesialis kesuburan dari Columbia University Jenna Turocy, dikutip dari Science Alert.

Di laboratorium, sebagian besar telur yang dibuahi berhenti berkembang setelah beberapa hari, dan sekitar 60 persen memiliki jumlah kromosom yang tidak normal.

Kelainan kromosom tersebut merupakan penyebab utama kegagalan perkembangan embrio manusia, tetapi asal mula kesalahan genetik awal ini belum bisa dipahami secara baik.

Ilustrasi ibu hamil. (Pexels)
Ilustrasi ibu hamil. (Pexels)

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa masalah tersebut bisa terjadi sejak awal perkembangan.

Peneliti dalam studi ini berpikir bahwa beberapa kelainan kromosom mungkin timbul di tahap pertama pembelahan sel, ketika sel masih menduplikasi materi genetiknya.

Di laboratorium, peneliti menemukan embrio manusia yang ditanam di cawan petri sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan DNA secara spontan, bahkan sebelum sel membelah dengan benar.

Situs genetik yang tidak terbelah dengan benar dapat menyebabkan kromosom rusak atau terfragmentasi.

baca juga

Dalam beberapa kasus, kesalahan replikasi berdampak pada mekanisme yang menarik kromosom terpisah, mengarah ke jumlah kromosom yang salah di setiap sel yang dihasilkan.

Pembelahan sel selanjutnya meneruskan kesalahan tersebut. Bila kesalahan berakhir di sel yang cukup, pada akhirnya dapat menyebabkan kematian embrio.

Namun, peneliti belum yakin apa yang memicu kerusakan DNA spontan, tetapi menurut peneliti ada hubungannya dengan hambatan di sekitar DNA.

Pemutusan spontan pada untai ganda, misalnya, dapat memperlambat atau menghambat pembelahan sel, yang mengakibatkan kelainan kromosom.

Namun, para peneliti tidak bisa memastikan apakah perubahan tersebut ada pada sel telur atau sperma sebelum pembuahan, atau, muncul setelahnya.

Jika para peneliti dapat mengetahui tanda-tanda kerusakan DNA mana yang harus diwaspadai pada embrio awal, maka IVF suatu hari nanti bisa menjadi jauh lebih efisien.

Bila sel tidak menggandakan DNA-nya dengan benar pada tahap pertama pembelahan sel, maka mungkin tidak layak untuk ditanamkan.

Peneliti berharap suatu hari nanti, mereka dapat membuat proses IVF menjadi tidak terlalu memilukan bagi calon orangtua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cetak Rekor MURI Edukasi Fertilitas, Morula Indonesia Buktikan Bayi Tabung Dalam Negeri Tak Kalah Keren

Cetak Rekor MURI Edukasi Fertilitas, Morula Indonesia Buktikan Bayi Tabung Dalam Negeri Tak Kalah Keren

Health | Kamis, 14 Juli 2022 | 16:06 WIB

Tak Kunjung Hamil Sampai Gagal Bayi Tabung, Perempuan Sarankan Suami Nikah Lagi, Tujuh Tahun Kemudian Dapat Jackpot

Tak Kunjung Hamil Sampai Gagal Bayi Tabung, Perempuan Sarankan Suami Nikah Lagi, Tujuh Tahun Kemudian Dapat Jackpot

News | Rabu, 06 Juli 2022 | 17:46 WIB

Jangan Anggap Remeh, Studi Ini Menyebut Anak Hasil Program Bayi Tabung Ternyata Lebih Pintar

Jangan Anggap Remeh, Studi Ini Menyebut Anak Hasil Program Bayi Tabung Ternyata Lebih Pintar

Health | Rabu, 29 Juni 2022 | 15:02 WIB

Terkini

Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat

Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 06:00 WIB

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

×