Pelanggaran Pekan Menyusui Dunia 2022: Oknum Nakes Promosikan Sufor dan MPASI Pabrikan

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 03 Agustus 2022 | 16:51 WIB
Pelanggaran Pekan Menyusui Dunia 2022: Oknum Nakes Promosikan Sufor dan MPASI Pabrikan
Ilustrasi menyusui. (Elements Envato)

Suara.com - Pekan Menyusui Dunia 2022 berlangsung sejak 1 hingga 7 Agustus, bertujuan untuk mengkampanyekan pentingnya air susu ibu atau ASI eksklusif untuk anak. Sayangnya, masih saja ditemukan anjuran konsumsi susu formula dan MPASI pabrikan.

Hal ini diungkap Health Team Leader Wahana Visi Indonesia, dr. Maria J Adrijanti, yang menemukan pelanggaran Kode Internasional Pemasaran Pengganti ASI oleh beberapa oknum di Indonesia.

“Ada orang tua yang melapor dirinya mendapat anjuran memberikan sufor ke anaknya dari oknum, tanpa melalui proses pemeriksaan lebih lanjut dan konseling. Kami juga mendapat laporan ada oknum berpengaruh yang mempromosikan MPASI pabrikan dengan merek spesifik di dalam sebuah webinar peningkatan kapasitas kader,” ungkap dr. Maria melalui keterangan yang diterima suara.com, Rabu (3/8/2022).

Dibanding makanan pendamping ASI atau MPASI pabrikan, orang tua sangat disarankan membuat sendiri MPASI agar nutrisi dan kandungannya benar-benar terjaga.

Seperti diketahui, MPASI harus tinggi protein, lemak tak jenuh, karbohidrat kompleks dan sebagainya.

Sedangkan pemberian susu formula pada bayi yang baru dilahirkan sangat tidak disarankan, terlebih jika tidak ada indikasi khusus seperti ibu tidak bisa menyusui karena penyakit, dan masalah medis lainnya.

Sehingga, menurut dr. Maria, promosi sufor dan MPASI pabrikan hanya akan mencederai kebijakan pemerintah, dan bisa menghambat upaya promosi pemberian ASI eksklusif dan lanjut menyusui sampai anak berusia dua tahun, yang selama ini dilakukan.

Bahkan adapun oknum promosi sufor itu dilakukan tenaga kesehatan (nakes) itu sendiri, yang mirisnya nasihat orang tersebut kerap sangat didengar masyarakat.

Padahal jika asupan ASI berhenti di bayi usia kurang dari 6 bulan, bisa berisiko mengganggu tumbuh kembang bayi, meningkatkan risiko malnutrisi termasuk stunting, hingga menyebabkan kematian.

“Kami mengajak masyarakat untuk mengutamakan pemberian ASI eksklusif dan lanjut menyusui sampai dua tahun atau lebih. Pemberian susu formula pada bayi hanya jika ada indikasi medis tertentu seperti yang diamanatkan dalam PP nomor 33 tahun 2012 tentang Pemberian ASI eksklusif,” tutup dr. Maria.

Adapun pada 2021, pemberian ASI eksklusif bayi berusia kurang dari 6 bulan di Indonesia masih sebesar 69 persen. Meski sudah melampaui target 2021 yang sebesar 45 persen, tapi tetap ada beberapa daerah dengan cakupan ASI eksklusif rendah.

Sebagian besar wilayah, masih memiliki persentase ASI eksklusif di bawah rata-rata nasional, seperti Papua dengan 11,9 persen, Papua Barat dengan 21,4 persen, dan Sulawesi Barat dengan 27,8 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Tips Menyusui Bayi dengan Mudah dan Nyaman Bagi Ibu

6 Tips Menyusui Bayi dengan Mudah dan Nyaman Bagi Ibu

Health | Rabu, 03 Agustus 2022 | 15:10 WIB

Apa Bahaya Retinol untuk Ibu Hamil dan Janin? Ini Penjelasannya

Apa Bahaya Retinol untuk Ibu Hamil dan Janin? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 03 Agustus 2022 | 14:39 WIB

Pekan Menyusui Dunia 2022, AIMI Akan Gelar Pawai Payung Menyusui

Pekan Menyusui Dunia 2022, AIMI Akan Gelar Pawai Payung Menyusui

Lifestyle | Rabu, 03 Agustus 2022 | 08:07 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB