Pekan Raya ASI 2022, 56 Persen Ibu Menyusui Masih Merasa Tidak Bahagia!

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 16:42 WIB
Pekan Raya ASI 2022, 56 Persen Ibu Menyusui Masih Merasa Tidak Bahagia!
Ilustrasi Ibu Menyusui. (Pixabay.com)

Suara.com - Dalam rangka pekan menyusui dunia 2022, penelitian menemukan 74 persen ibu menyusui mengaku proses memberikan ASI itu sesuatu yang wajib dan harus dilakukan. Sayangnya, masih banyak orang yang kurang peduli dengan perasaan bahagia ibu menyusui.

Penelitian yang dilakukan oleh Ray Wagiu Basrowi bersama timnya menemukan bahwa hanya 44 persen ibu menyusui yang merasa bahagia dengan proses memberikan ASI.

Artinya, ada 56 persen ibu menyusui yang tidak bahagia dengan proses memberikan ASI. Sedangkan, Ray mengatakan aspek psikologis ibu menyusui juga perlu diperhatikan.

"Jadi, mereka (ibu menyusui) melakukan itu hanya untuk memenuhi kewajiban saja, tetapi tidak merasa bahagia," kata Ray dalam acara Pekan Raya ASI 2022 dengan tema 'Hasil Penelitian Terbaru tentang Ibu Menyusui'.

Salah satu faktor yang membuat ibu menyusui tidak bahagia adalah mereka kehilangan dukungan yang diharapkan.

acara Pekan Raya ASI 2022 dengan tema 'Hasil Penelitian Terbaru tentang Ibu Menyusui'.
acara Pekan Raya ASI 2022 dengan tema 'Hasil Penelitian Terbaru tentang Ibu Menyusui'.

Adapun bentuk dukungan yang diharapkan ibu menyusui, antara lain:

  1. Sebanyak 89 persen ibu menyusui butuh dukungan psikologis
  2. Sebanyak 72 persen ibu menyusui butuh dukungan informasi
  3. Sebanyak 68 persen ibu menyusui butuh dukungan layanan kesehatan
  4. Sebanyak 54 persen ibu menyusui butuh dukungan materiil, termasuk makanan bergizi

"Dukungan psikologis itu tidak hanya sekadar memotivasi, tetapi juga menjaga dan menemani. Ternyata, ibu-ibu itu perlu untuk mendapatkan teman, untuk didampingi dalam proses memberikan ASI," jelasnya.

Sebanyak 90 persen ibu menyusui membutuhkan dukungan ini datang dari suaminya. Menurut Ray, suami adalah aktor utama yang wajib mendukung ibu menyusui.

Selain suami, ada pula beberapa orang yang perlu mendukung ibu menyusui, antara lain:

baca juga
  1. Dukungan dari ibu kandung berperan sebesar 59 persen
  2. Dukungan dari tenaga kesehatan berperan sebesar 52 persen
  3. Dukungan dari ibu mertua berperan sebesar 50 persen
  4. Dukungan dari kakak atau adik kandung berperan sebesar 37 persen
  5. Dukungan dari bapak kandung berperan sebesar 34 persen
  6. Dukungan dari bapak mertua berperan sebesar 30 persen

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ASI Merupakan Imunisasi Pertama Bagi Bayi

ASI Merupakan Imunisasi Pertama Bagi Bayi

Sumbar | Sabtu, 06 Agustus 2022 | 13:19 WIB

2 Hari Pertama Setelah Bayi Lahir Penentu Kesuksesan ASI Eksklusif

2 Hari Pertama Setelah Bayi Lahir Penentu Kesuksesan ASI Eksklusif

Health | Sabtu, 06 Agustus 2022 | 11:00 WIB

Pekan ASI Se-Dunia, LKC Dompet Dhuafa Gelar Konseling Gratis Hingga Demo Masak Menu Gizi Seimbang

Pekan ASI Se-Dunia, LKC Dompet Dhuafa Gelar Konseling Gratis Hingga Demo Masak Menu Gizi Seimbang

Press Release | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 15:08 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB