Apa Itu Virus Langya? Ketahui Gejalanya Mulai dari Demam hingga Nyeri Otot

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:26 WIB
Apa Itu Virus Langya? Ketahui Gejalanya Mulai dari Demam hingga Nyeri Otot
Apa itu Virus Langya - Ilustrasi Virus (pixabay.com)

Suara.com - China baru-baru ini dibuat geger dengan kemunculan virus baru yang telah menginfeksi 35 orang di Provinsi Shandong dan Henan. Virus baru itu bernama Langya. Sebanyak 26 kasus hanya terinfeksi virus Langya tanpa infeksi penyerta lainnya.

Untuk pertama kalinya virus baru itu terungkap dalam studi ilmuwan dari China, Singapura dan Australia. Studi itu pun telah diterbitkan dalam New England Journal of Medicine (NEJM). Lantas apa itu virus Langya yang muncul di China? Yuk simak penjelasannya berikut ini.

Apa Itu Virus Langya?

Virus langka ini dikenal dengan nama Langya henipavirus (LayV). Langya termasuk dalam keluarga Henipavirus, dengan dua spesies telah diidentifikasi sebelumnya, yakni virus Hendra dan virus Nipah. Virus Langya sering menyebabkan penyakit parah dan fatal pada manusia, tapi hingga kini tidak ada vaksin atau perawatan untuk penderitanya.

Sementara itu menurut laporan Global Times, jenis Henipavirus ditemukan dalam sampel usap tenggorokan dari pasien demam di China timur dengan riwayat kontak dengan hewan dalam beberapa waktu terakhir.

Henipavirus ini dikaitkan dengan beberapa kasus demam dan orang yang terinfeksi memiliki gejala termasuk demam, kelelahan, batuk, anoreksia, mialgiadan mual.

Henipavirus merupakan salah satu penyebab zoonosis penting yang muncul di kawasan Asia-Pasifik. Tercatat bahwa virus Hendra (HeV) dan virus Nipah (NiV) dari genus ini menginfeksi manusia dengan kelelawar buah sebagai inang alami kedua virus tersebut.

Gejala Virus Langya

Penderita virus Langya akan memperlihatkan sejumlah gejala demam, kelelahan, batuk-batuk, anoreksia, nyeri otot hingga mual. Virus dalam kelompok ini memiliki  tingkat kematian dari 40 hingga 70 persen, yang lebih tinggi dibanding Covid-19. Parahnya lagi hingga kini belum ada vaksin untuk virus langya ini.

Dugaan Sumber Penularan Virus Langya

Pusat pencegahan dan pengendalian penyakit (CDC) Taiwan menyebut mereka akan meluncurkan metode tes asam nukleat untuk mengidentifikasi virus Langya.Dirjen CDC Taiwan Chuang Jen-hsiang mengatakan sejauh ini belum ditemukan penularan dari orang ke orang. 

Sementara itu survei serologi menemukan 2 persen kambing dan 5 persen anjing positif terinfeksi. Hasil tes terhadap 25 spesies hewan liar menunjukkan bahwa kemungkinan tikus menjadi inang alami virus Langya. Terlebih, virus Langya ini ditemukan pada 27 persen tikus yang diteliti.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemimpin Kuomintang Kunjungi China, Otoritas Taiwan Berang

Pemimpin Kuomintang Kunjungi China, Otoritas Taiwan Berang

News | Kamis, 11 Agustus 2022 | 13:25 WIB

China Hentikan Latihan Militer di Sekitar Taiwan

China Hentikan Latihan Militer di Sekitar Taiwan

Sulsel | Kamis, 11 Agustus 2022 | 10:50 WIB

Mengenal Langya, Virus Baru dan Langka yang Sudah Menginfeksi 35 Orang di China

Mengenal Langya, Virus Baru dan Langka yang Sudah Menginfeksi 35 Orang di China

Health | Kamis, 11 Agustus 2022 | 10:25 WIB

Pelosi Hadapi Sanksi Usai China Hentikan Latihan Militer di Dekat Taiwan

Pelosi Hadapi Sanksi Usai China Hentikan Latihan Militer di Dekat Taiwan

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2022 | 09:37 WIB

Dihantam Badai Mulan, Operasional Kereta Api dan Feri di Pulau Hainan China Ditangguhkan

Dihantam Badai Mulan, Operasional Kereta Api dan Feri di Pulau Hainan China Ditangguhkan

News | Kamis, 11 Agustus 2022 | 08:23 WIB

Terkini

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB