Cacar Monyet Bisa Picu Gejala Ruam Kulit, Begini Cara Menanganinya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 20:01 WIB
Cacar Monyet Bisa Picu Gejala Ruam Kulit, Begini Cara Menanganinya!
Ilustrasi Cacar Monyet (Shutterstock)

Suara.com - Saat ini virus cacar monyet menyebar dengan cepat ke berbagai negara. Gejala umum infeksi cacar monyet adalah demam, ruam dan lesi bersama dengan kondisi lain seperti sakit kepala hebat, sakit punggung, nyeri otot dan kekurangan energi. 

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ruam kulit akibat cacar monyet biasanya dimulai dalam 1-3 hari setelah munculnya demam. Ruam terlihat di wajah, telapak tangan, telapak kaki, dan alat kelamin.  

Ruam akibat cacar monyet juga dapat terlihat pada konjungtiva dan kornea mata. Munculnya ruam cacar monyet ini juga melalui beberapa tahap, antara lain tahap makula, papula, vesikel hingga pustula. 

Banyaknya jumlah lesi yang muncul akibat cacar monyet dapat bervariasi pada setiap orang. 

Tapi dilansir dari Times of India, Anda harus tahu bahwa cacar monyet paling menular ketika mulai muncul ruam kulit. 

Cacar monyet. [Sam Panthaky/AFP]
Cacar monyet. [Sam Panthaky/AFP]

Para ahli telah memperingagkan pasien berisiko sangat menular ketika berada di tahap lesi dan ruam aktif pada kulit.  

Periode ini bisa berlangsung hingga 2 minggu juga dan bisa lebih dari itu dalam beberapa kasus. 

"Seseorang dianggap menular dari awal manifestasi klinis pertama sampai semua lesi kulit mengering. Ini bisa memakan waktu hingga 3 minggu," kata Dr Maharshi Desai, spesialis perawatan kritis senior, Apollo Hospitals, Ahmedabad. 

Cara merawat ruam cacar monyet 

Ruam dan lesi bisa sangat menyakitkan dan gatal tergantung pada lokasinya, sehingga orang harus sangat berhati-hati.  

Pasien hanya boleh menggunakan obat yang direkomendasikan dokter untuk menenangkan lesi. Selain itu, pasien harus menjaga kebersihan yang ketat sampai lesi benar-benar terlepas dari kulit aktif normal. 

"Pasien harus diisolasi secara ketat selama tahap itu. Lesi kulit biasanya akan sembuh sendiri," katanya. 

Dr Desai juga menyarankan bahwa staf perawatan kesehatan harus memakai perlengkapan APD. Hindari penggunaan steroid topikal atau sistemik untuk lesi kulit. 

Pada kulit yang teriritasi, seseorang dapat menggunakan pembersih atau pelembab yang lembut. Pasien juha bisa konsumsi parasetamol untuk menghilangkan rasa sakit dan jangan memencet lesi. 

Dr. Rajinder Kumar Singal, Direktur Senior & HOD-Internal Medicine, BLK-Max Super Specialty Hospital mengatakan, pasien cacar monyet harus menahan diri untuk tidak menggaruk kulit mereka dan merawat ruam mereka dengan mencuci tangan sebelum dan sesudah bersentuhan dengan lesi serta menjaga kulit yang terbuka tetap kering. 

Dr Singal menyarankan untuk menjauh dari hewan yang mungkin terinfeksi virus, terutama hewan mati di daerah di mana cacar monyet mewabah. 

Seseorang juga harus mencuci tangan dengan sabun dan air serta menggunakan alat pelindung seperti masker, kacamata pengaman atau kacamata, dan sarung tangan jika harus kontak dengan hewan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Salah Kaprah, Ketahui Setiap Tahapan Gejala Cacar Monyet!

Jangan Salah Kaprah, Ketahui Setiap Tahapan Gejala Cacar Monyet!

Health | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 16:00 WIB

Terdeteksi di Limbah Kota New York, Penyebaran Virus Polio Mulai Marak di Amerika

Terdeteksi di Limbah Kota New York, Penyebaran Virus Polio Mulai Marak di Amerika

| Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:46 WIB

Benarkah Efektivitas Kondom Cegah Penularan Cacar Monyet? Ini Kata Dokter Boyke

Benarkah Efektivitas Kondom Cegah Penularan Cacar Monyet? Ini Kata Dokter Boyke

Video | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 08:00 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB