Ngeri, Penelitian di Perancis Perkuat Dugaan Cacar Monyet Bisa Menular Meski Tanpa Gejala

Risna Halidi | Suara.com

Selasa, 23 Agustus 2022 | 02:05 WIB
Ngeri, Penelitian di Perancis Perkuat Dugaan Cacar Monyet Bisa Menular Meski Tanpa Gejala
Ilustrasi penyakit cacar monyet atau monkeypox. (Pixabay)

Suara.com - Cacar monyet bisa menular meski tidak memiliki gejala. Hal itu semakin diperkuat melalui sebuah penelitian yang dilakukan di Perancis.

Sebelumnya, pejabat Organisasi Kesehatan Dunia WHO Dr. Rosamund Lewis mengatakan, belum jelas apakah orang dapat menyebarkan penyakit tersebut meski tanpa gejala.

"Saat ini, kami tidak khawatir tentang pandemi global. Tapi, kami khawatir individu dapat tertular melalui paparan berisiko tinggi jika mereka tidak memiliki informasi yang dibutuhkan untuk melindungi diri sendiri," katanya, dikutip dari Fox beberapa waktu lalu.

Sementara itu, penelitian terbaru dilakukan dj Prancis terhadap 200 lelaki yang berhubungan seks dengan lelaki atau homoseksual.

Peneliti mengumpulkan swab anorektal atau swab pada anus, yang dilakukan secara rutin untuk mendeteksi cacar monyet.

Hasiknya membuat peneliti terkejut, di mana 13 dari 200 lelaki tanpa gejala cacar monyet dinyatakan positif melalui tes PCR.

Fenomena ini membuat pertanyaan besar dari para peneliti tentang kemungkinan cacar monyet tetap bisa menularkan, meski pasien tidak memiliki gejala.

Sementara itu di tempat terpisah, Direktur Rumah Sakit Pendidikan Universitas Delta Niger bernama Ogoina mengatakan ada pasien yang berhubungan seks namun tidak memiliki bisul atau ruam di tubuh, serta demam maupun lemas.

"Tapi setelah hubungan seksual dia melihat ruam genital. Lima hari kemudian, pasangan seksualnya juga melihat ruam genital," ujar Ogoina, mengutip Insider.

Selain itu, hingga kini belum diketahui apakah virus monkeypox penyebab cacar monyet bisa menular melalui cairan tubuh seperti air mani.

Tapi beberapa penelitian tetap menunjukan virus monkeypox bisa terdeteksi di air mani pada beberapa orang yang teinfeksi.

"Bukan hal yang aneh untuk melihat partikel virus dalam cairan tubuh, tapi bukan berarti mereka bisa untuk bereplikasi, dan bisa menularkan pada orang lain. Tapi saya rasa itu pertanda kita perlu mencaritahu lebih dalam," timpal Ogoina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Pertama Cacar Monyet di Indonesia, Kang Yana Imbau Masyarakat Berperilaku Hidup Bersih

Kasus Pertama Cacar Monyet di Indonesia, Kang Yana Imbau Masyarakat Berperilaku Hidup Bersih

| Senin, 22 Agustus 2022 | 21:08 WIB

Wagub Riza Ungkap Pasien Cacar Monyet Pertama di Indonesia: Tinggal di Kosan, Laki-Laki, Baru dari Eropa Barat

Wagub Riza Ungkap Pasien Cacar Monyet Pertama di Indonesia: Tinggal di Kosan, Laki-Laki, Baru dari Eropa Barat

Jakarta | Senin, 22 Agustus 2022 | 19:08 WIB

Temuan Kasus Pertama Cacar Monyet di Indonesia, Dinkes DKI Imbau Warga Tak Panik

Temuan Kasus Pertama Cacar Monyet di Indonesia, Dinkes DKI Imbau Warga Tak Panik

News | Senin, 22 Agustus 2022 | 17:46 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB