Seorang Anak Nyaris Meninggal Usai Dikasih Ibuprofen Saat Cacar Air

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 29 Agustus 2022 | 15:35 WIB
Seorang Anak Nyaris Meninggal Usai Dikasih Ibuprofen Saat Cacar Air
perbedaan gejala cacar monyet dan cacar air (freepik)

Suara.com - Seorang ibu telah memposting gambar mengejutkan putranya Tommy ke media sosial sebagai peringatan: jangan pernah memberi anak ibuprofen untuk meredakan gejala cacar air.

Ibu Inggris Verity melakukannya, dan konsekuensinya mengerikan dan hampir mematikan. Dia bilang dia membawa Tommy ke rumah sakit ketika suhu tubuhnya melonjak dan tidak bisa menahan makanan atau cairan.

"Seorang perawat laki-laki mengatakan kepada saya untuk membantu dengan suhu dia bisa mengonsumsi ibuprofen dan calpol bersama-sama," katanya kepada pengikut Facebook-nya.

“Saya mempertanyakan ini dan dia memberi tahu saya bahwa itu adalah 'kisah istri lama' dan Anda tidak boleh percaya semua yang Anda lihat di Google. Dia juga mengatakan 'sepanjang waktunya bekerja di rumah sakit dia tidak pernah melihat ibuprofen bereaksi terhadap cacar air.'”

Ilustrasi obat-obatan (Unsplash/Roberto Sorin)
Ilustrasi obat-obatan (Unsplash/Roberto Sorin)

"Beberapa jam berlalu sementara kami menunggu dokter memberi kami izin 24 jam dan saya melihat tanda di perut Tommy," katanya. “Saya menunjukkan kepada perawat dan dia mengatakan kepada saya bahwa itu bukan apa-apa, dan mungkin saja cacar air lagi. Kami meninggalkan rumah sakit dan kembali ke rumah.”

Verity mengatakan pada pukul 6 pagi keesokan harinya, Tommy telah mengalami memar di perutnya, tetapi pada pukul 8 pagi, memar ini menjadi hitam."

“Saya menelepon dokter saya yang segera menemui kami. Dia mengkonfirmasi dia terinfeksi dan menggambar di sekitar tanda untuk melihat apakah itu menyebar. Itu benar, dan pada jam 4 sore. seluruh perutnya bengkak, hitam dan biru.”

Dia kemudian diberi antibiotik dan cairan intensif, dan dokter memberi tahu Verity bahwa Tommy tidak boleh diberi ibuprofen.

"Jika dia mendapat satu dosis lagi, itu bisa berakibat fatal," dia memperingatkan.

CPR Kids membagikan postingan Verity, dan mengatakan bahwa meskipun reaksi seperti itu jarang terjadi, itu tidak bisa dianggap enteng, dan dapat mengakibatkan infeksi jaringan lunak nekrosis seperti yang dialami Tommy.

Organisasi itu menyebutnya “kondisi serius yang mengancam jiwa yang membutuhkan perawatan segera agar tidak merusak kulit, otot, dan jaringan lunak lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Gejala, Kenali Perbedaan Cacar Monyet dan Cacar Pada Umumnya

Beda Gejala, Kenali Perbedaan Cacar Monyet dan Cacar Pada Umumnya

| Selasa, 23 Agustus 2022 | 14:35 WIB

Kasus Cacar Monyet Dikonfirmasi Kemenkes Masuk ke Indonesia, Ketahui Perbedaannya dengan Cacar Air

Kasus Cacar Monyet Dikonfirmasi Kemenkes Masuk ke Indonesia, Ketahui Perbedaannya dengan Cacar Air

Health | Minggu, 21 Agustus 2022 | 15:43 WIB

Kedua Virus Umum Ini Diklaim Menyebabkan Penyakit Alzheimer, Apa Saja?

Kedua Virus Umum Ini Diklaim Menyebabkan Penyakit Alzheimer, Apa Saja?

Health | Kamis, 18 Agustus 2022 | 20:57 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB