Anak Suka Menangis saat Perjalanan Panjang Naik Mobil? Psikolog Ungkap Penyebabnya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 30 Agustus 2022 | 14:33 WIB
Anak Suka Menangis saat Perjalanan Panjang Naik Mobil? Psikolog Ungkap Penyebabnya!
Ilustrasi bayi menangis (istockphoto.com)

Suara.com - Seorang psikolog mengungkapkan penyebab anak-anak suka menangis saat perjalanan panjang naik mobil. Hal ini pastinya membuat orangtua panik dan kebingungan.

Untungnya, ada cara mencegah anak-anak menangis saat perjalanan panjang naik mobil. Ruth Ogden, seorang pembaca dan profesor psikologi eksperimental, Liverpool John Moores University, memberikan wawasan rinci tentang otak anak selama perjalanan panjang.

"Salah satu bahwa pengalaman kita itu berubah seiring bertambahnya usia, sering kali mengakibatkan sensasi waktu berlalu lebih cepat seiring bertambahnya usia," kata Ruth dikutip dari The Sun.

Menurutnya, waktu dianggap berlalu lebih cepat seiring bertambahnya usia. Karena, durasi waktu apapun menjadi proporsi yang lebih kecil dari kehidupan kita dengan seiring bertambahnya usia.

Ilustrasi perjalanan [Shutterstock].
Ilustrasi perjalanan [Shutterstock].

Misalnya di usia 7 tahun, waktu satu tahun itu 14,30 persen dari keseluruh dunia. Pada usia 70 tahun ini, waktu satu tahun berasa 1,43 persen drai keseluruhan hidup.

Karena itu, perjalanan panjang naik mobil selama 5 jam mungkin akan terasa lebih lama bagi anak usia 5 tahun daripada orang dewasa usia 50 tahun.

Selain itu, anak-anak tidak memiliki pemahaman geografi, seperti orang dewasa. Karena itu, mereka tidak bisa menggunakan faktor geografi sebagai penanda waktu.

Contohnya dalam perjalanan dari Manchester ke Devon, orang dewasa bisa menggunakan letak geografis Birmingham atau London sebagai patokan bahwa perjalanannya sudah setengah jalan.

"Tidak adanya pemahaman mengenai hal ini membuat anak-anak sering bertanya ke orang dewasa berapa lama waktu yang tersisa untuk perjalanannya," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Monkeypox Bisa Menyebar Walau Orang yang Terinfeksi Tidak Menunjukkan Gejala

Virus Monkeypox Bisa Menyebar Walau Orang yang Terinfeksi Tidak Menunjukkan Gejala

Health | Senin, 29 Agustus 2022 | 20:20 WIB

Ketua Satgas Cacar Monyet IDI: Meski Baru Bergejala Demam, Droplet Pasien Tetap Menularkan Virus

Ketua Satgas Cacar Monyet IDI: Meski Baru Bergejala Demam, Droplet Pasien Tetap Menularkan Virus

Health | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 13:16 WIB

Pemkot Surakarta Minta Masyarakat Waspada Keberadaan Virus Cacar Monyet, Usia 40 Tahun ke Atas Rentan Tertular

Pemkot Surakarta Minta Masyarakat Waspada Keberadaan Virus Cacar Monyet, Usia 40 Tahun ke Atas Rentan Tertular

Surakarta | Kamis, 25 Agustus 2022 | 08:17 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB