Produk Susu Dapat Menyebabkan Jerawat, tetapi Itu Bukan Satu-satunya Penyebab, lho!

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Jum'at, 02 September 2022 | 07:30 WIB
Produk Susu Dapat Menyebabkan Jerawat, tetapi Itu Bukan Satu-satunya Penyebab, lho!
Ilustrasi jerawat (pixabay)

Suara.com - Banyak orang percaya bahwa produk susu, seperti cokelat, dapat menyebabkan jerawat. Tapi benarkah demikian?

Profesor dermatologi dan direktur program di Tulane University School of Medicine, New Orleans, Andrea Murina, mengatakan bahwa ada kemungkinan bahwa susu dapat menyebabkan jerawat.

"Produk susu memiliki komponen hormonal dan bioaktif yang dapat menyebabkan pori-pori tersumbat, sifat berminyak, dan jerawat," kata Murina, dikutip dari Live Science.

Selain itu, minum susu atau whey protein dapat meningkatkan kadar faktor pertumbuhan seperti insulin.

"Kami sekarang memiliki beberapa penelitian yang menghubungkan peningkatan asupan susu dengan lebih banyak jerawat," imbuhnya.

ilustrasi susu (Pixabay/Couleur)
ilustrasi susu (Pixabay/Couleur)

Sebuah studi di Journal of American Acedemy of Dermatology menemukan bahwa wanita yang minum dua gelas atau lebih susu skim sehari berisiko 44 persen lebih tinggi terkena jerawat.

Studi lain di Dermatology Online Journal menunjukkan bahwa anak perempuan berusia 9 hingga 15 tahun yang minum banyak susu sapi cenderung berjerawat daripada teman sebaya lainnya.

Berdasarkan bukti dan para ahli juga cenderung setuju bahwa susu merupakan salah satu makanan yang berisiko tinggi mengiritasi kulit, terutama pada orang-orang yang sudah menderita jerawat.

Namun, sebenarnya ada banyak elemen yang dapat memengaruhi jerawat, seperti dari lingkungan atau makanan lain.

baca juga

"Junk food, atau makanan dengan nilai infeks glikemik tinggi dan lemak tinggi, juga menyebabkan peradangan pada kulit," sambung Murina.

Makanan tersebut juga dapat meningkatkan insulin yang menghasilkan lebih banyak jerawat. Jadi, susu bukanlah satu-satunya makanan yang harus diperhatikan.

Hormon dan kondisi medis lain juga dapat menyebabkan peradangan kulit dan jerawat, seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS), ketidakseimbangan hormon dan fluktuasi dalam siklus menstruasi.

Studi dari Universitas Stanford tahun 2003 menemukan bahwa keparahan jerawat berkolerasi tinggi dengan tingkat stres.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resep Es Kopi Susu Gula Aren Ala Coffee Shop, Mudah Dan Simpel

Resep Es Kopi Susu Gula Aren Ala Coffee Shop, Mudah Dan Simpel

Mamagini | Kamis, 01 September 2022 | 12:06 WIB

Kelompok Vegan Militan Berencana Sabotase Pengiriman Susu ke Supermarket Inggris, Berpotensi Picu Lonjakan Harga

Kelompok Vegan Militan Berencana Sabotase Pengiriman Susu ke Supermarket Inggris, Berpotensi Picu Lonjakan Harga

Lifestyle | Kamis, 01 September 2022 | 12:10 WIB

Susu Sapi Bisa Menurunkan Kesuburan Pria, Berikut Penjelasannya

Susu Sapi Bisa Menurunkan Kesuburan Pria, Berikut Penjelasannya

Poptren | Rabu, 31 Agustus 2022 | 08:30 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB