Tingkatkan Kepercayaan Diri Anak, Orang Tua Bisa Lakukan 4 Tips Berikut

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Selasa, 20 September 2022 | 04:05 WIB
Tingkatkan Kepercayaan Diri Anak, Orang Tua Bisa Lakukan 4 Tips Berikut
Ilustrasi anak percaya diri. (freepik)

Suara.com - Dalam mengasuh anak, ada banyak hal yang penting untuk para orang tua perhatikan. Hal ini karena pola asuh orang tua, akan sangat berpengaruh pada anak ke depannya, termasuk bagaimana mereka kepribadian hingga perilakunya.

Salah satu yang juga sangat berpengaruh dari pola asuh orang tua yaitu kepercayaan diri anak. Rasa percaya diri pada anak tersebut, terbentuk karena temperamen yang bergantung pada gaya serta kepribadiannya.

Melansir News18, dalam penelitian berjudul Tahapan Perkembangan Perkembangan Sosial Emosional Pada Anak mengungkapkan, perbedaan temperamen menjadi alasan mengapa seorang anak percaya diri, ekstrovert, ceria, dan terbuka atau tertutup, pendiam, dan kurang dalam keterampilan sosial.

Ilustrasi anak dan orang tua (Freepik.com/jcomp)
Ilustrasi anak dan orang tua (Freepik.com/jcomp)

Semua hal tersebut kembali lagi dengan bagaimana cara orang tua bersikap kepada anaknya. Berikut terdapat beberapa tips yang penting dilakukan orang tua untuk mendorong tingkat kepercayaan diri anak.

Cintai anak tanpa syarat

Mencintai anak tanpa syarat, akan sangat bagus untuk membentuk kepercayaan diri anak. Ketika anak masih muda, ia akan selalu ingat ucapan dan perilaku orang tua. Jika orang tua memarahi atau meneriaki yang memengaruhi harga diri anak, itu akan juga berpengaruh pada tingkat kepercayaan dirinya.

Oleh sebab itu, orang tua harus bisa menunjukkan rasa cintanya. Bahkan, meskipun ingin memberi masukkan kepada anak, harus diucapkan dengan cara yang baik sehingga tidak memengaruhi rasa percaya dirinya.

Menghargai anak-anak

Anak biasanya membutuhkan pengakuan dari orang tuanya, terutama jika ia berhasil melakukan suatu hal. Peran penting orang tua dalam hal ini yaitu memberikan apresiasi penghargaan serta pujian kepada anak. Itu akan membuat anak merasa jika apa yang dilakukannya berhasil membanggakan orang tuanya.

baca juga

Meski demikian, orang tua juga tetap harus memiliki sikap tegas jika anak melakukan sesuatu yang buruk. Namun, ketika anak melakukan sesuatu yang membanggakan, penting mengapresiasi usahanya.

Dorong anak untuk gigih

Banyak anak yang memiliki kemampuan tetapi tidak percaya diri. Hal ini akan menjadi momen penting orang tua mendorong anaknya untuk gigih dalam mencapai kesuksesannya. Orang tua dapat menanamkan jika mereka harus bisa bekerja keras untuk mencapai kesuksesan.

Jelaskan juga kepada anak jika kegagalan bukanlah suatu hal yang bisa merusak kepercayaan diri. Justru dari kegagalan tersebut ada pelajaran yang bisa dijadikan fase untuk bangkit kembali.

Jangan terlalu kasar dalam kritik

Kritik pada dasarnya hal yang baik untuk seseorang bisa menjadi lebih baik. Namun, kritik tersebut tidak bisa disampaikan terlalu kasar kepada anak. Hal ini karena kritik yang kasar akan memengaruhi kepercayaan diri anak tersebut.

Oleh sebab itu, orang tua harus tahu cara komunikasi yang baik untuk memberikan kritik anaknya. Jadi meskipun telah memberikan kritik, itu tidak akan memengaruhi kepercayaan diri anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengakhiri Warisan Luka dalam Pola Asuh Anak Perempuan

Mengakhiri Warisan Luka dalam Pola Asuh Anak Perempuan

Your Say | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:00 WIB

Halo Tante dan Om! Cara Komunitas Ini Mengubah Pola Asuh Kaku Menjadi Lebih Inklusif

Halo Tante dan Om! Cara Komunitas Ini Mengubah Pola Asuh Kaku Menjadi Lebih Inklusif

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:17 WIB

Kenapa Istirahat Laki-laki Dianggap Kebutuhan, Tapi Bagi Perempuan Itu Kemewahan?

Kenapa Istirahat Laki-laki Dianggap Kebutuhan, Tapi Bagi Perempuan Itu Kemewahan?

Your Say | Senin, 25 Mei 2026 | 15:21 WIB

Vincent Verhaag Pakai Pola Asuh Anak 7-7-7, Apa Itu?

Vincent Verhaag Pakai Pola Asuh Anak 7-7-7, Apa Itu?

Entertainment | Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:50 WIB

Nilai Kondisi Pola Asuh Anak Sedang Rapuh, Menteri PPPA Sebut Kekuatan Keluarga Jadi Pondasi Negara

Nilai Kondisi Pola Asuh Anak Sedang Rapuh, Menteri PPPA Sebut Kekuatan Keluarga Jadi Pondasi Negara

News | Senin, 16 Februari 2026 | 14:35 WIB

5 Rahasia Pola Asuh Gen Alpha: Mulai dari Kebiasaan Pagi

5 Rahasia Pola Asuh Gen Alpha: Mulai dari Kebiasaan Pagi

Your Say | Kamis, 12 Februari 2026 | 10:37 WIB

Membangun Kepercayaan Diri Sebagai Reduksi Rasa Takut

Membangun Kepercayaan Diri Sebagai Reduksi Rasa Takut

Your Say | Jum'at, 26 Desember 2025 | 08:47 WIB

Keterlibatan Ayah dalam Pola Asuh Anak Pengaruhi Nasib Negara, Seserius Itu?

Keterlibatan Ayah dalam Pola Asuh Anak Pengaruhi Nasib Negara, Seserius Itu?

Your Say | Selasa, 09 Desember 2025 | 12:31 WIB

Akar Masalah Bullying: Sering Diabaikan, Lingkungan, dan Psikologi Keluarga

Akar Masalah Bullying: Sering Diabaikan, Lingkungan, dan Psikologi Keluarga

Your Say | Senin, 08 Desember 2025 | 14:10 WIB

Keluarga dan Pola Asuh Berkontribusi pada Perilaku Bullying, Benarkah?

Keluarga dan Pola Asuh Berkontribusi pada Perilaku Bullying, Benarkah?

Your Say | Jum'at, 05 Desember 2025 | 11:15 WIB

Terkini

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

×