Kejar Target Turunkan Angka Stunting, Dokter di Layanan Primer Perlu Perkuat Deteksi Dini

M. Reza Sulaiman

Sabtu, 24 September 2022 | 22:55 WIB
Kejar Target Turunkan Angka Stunting, Dokter di Layanan Primer Perlu Perkuat Deteksi Dini
Kegiatan bakti sosial eradikasi stunting di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam rangka Dies Natalis ke-72 FKUI. (Dok. FKUI)

Suara.com - Stunting alias anak lahir pendek dan kerdil memiliki dampak buruk bagi tumbuh kembang anak. Penelitian menyebut anak yang lahir stunting memiliki tinggi badan yang lebih pendek serta lingkar kepala yang lebih kecil.

Jika tidak ditangani, stunting bisa menurunkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia di masa depan. Karena itulah, peran dokter dan tenaga kesehatan layanan primer untuk melakukan deteksi dini semakin penting.

"Target pemerintah untuk menurunkan angka Stunting menjadi 14 persen di tahun 2024 harus dibantu oleh seluruh lapisan masyarakat," tutur dr. Gita Pratama, Sp.OG(K), M.RepSc, ketua Panitia Dies Natalis ke-72 Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) tahun 2022, dalam keterangan yang diterima Suara.com.

Kegiatan bakti sosial eradikasi stunting di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam rangka Dies Natalis ke-72 FKUI. (Dok. FKUI)
Kegiatan bakti sosial eradikasi stunting di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam rangka Dies Natalis ke-72 FKUI. (Dok. FKUI)

Inilah yang membuat dalam rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-72 FKUI, panitia yang merupakan alumni fakultas kedokteran yang tergabung dalam ILUNI FKUI 1997 melakukan kegiatan bakti sosial eradikasi stunting di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan provinsi dengan angka stunting yang tinggi. Karena itu ILUNI FKUI 1997 memilih berkegiatan di provinsi ini dengan tujuan agar dokter dan tenaga kesehatan bekerja lebih banyak di hulu menurunkan risiko dan dengan sendirinya akan menurunkan jumlah kasus baru stunting.

Kegiatan bakti sosial ini merupakan rangkaian aktivitas yang dimulai secara daring pada tanggal 22–28 Juli 2022 dengan melatih dokter dan tenaga kesehatan mengenai faktor-faktor risiko stunting untuk dapat mencegah stunting, yang didukung oleh Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI).

Kegiatan pelatihan ini lalu dilanjutkan secara luring di provinsi Nusa Tenggara Timur. Kedatangan panitia diawali dengan pertemuan dengan perwakilan dari Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi NTT dan perwakilan dari Kelompok Kerja (Pokja) Penanganan dan Pencegahan Stunting NTT di kantor Gubernur NTT.

Dalam pertemuan tersebut Panitia mendapatkan penjelasan tentang permasalahan stunting yang ada di NTT dan kendala-kendala yang dihadapi pemerintah setempat dalam penanganan stunting. Panitia juga menjelaskan program pelatihan yang akan dilaksanakan di NTT.

"Bakti sosial yang kami lakukan berupa penyegaran dan pelatihan bagi para tenaga medis, khususnya para dokter di layanan primer dalam deteksi dini perkembangan janin selama kehamilan dan deteksi dini Stunting pada anak. Modul yang telah disusun oleh para dokter ILUNI FKUI 1997 akan diberikan secara daring berupa materi tertulis dan video sedangkan pelatihan akan diberikan secara luring. Modul ini merupakan modul awal yang akan terus kami perbarui dan kembangkan sesuai kebutuhan," terang dr Gita lagi.

baca juga

Pelatihan pencegahan stunting secara luring kemudian diselenggarakan di Kabupaten Timor Tengah Selatan pada tanggal 1 Agustus 2022 di Kota Soe untuk lebih meningkatkan keterampilan peserta pelatihan melakukan pemeriksaan skrining ultrasonografi risiko stunting pada ibu hamil dan skrining anthropometri oleh dokter dan tenaga kesehatan.

Pada tanggal 2 Agustus 2022, kegiatan berlangsung di posyandu dan puskesmas Kecamatan Kolbano, terdiri dari skrining USG, anthropometri bayi dan balita, diakhiri dengan pemberian sembako.

Dalam kesempatan ini ILUNI FKUI 1997 menyerahkan bantuan pemeriksaan alat-alat anthropometri dan laptop kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan, yang merupakan upaya digitalisasi pemeriksaan dimana pengembangan sistem ini adalah kerjasama DoctorTool dan Klinik Satelit UI Makara.

"Pengukuran tinggi dan berat badan yang akurat serta pengenalan dini risiko stunting adalah kunci keberhasilan menurunkan stunting, yaitu dengan mencegah kasus baru terjadi sampai tahun 2024. Karena itu pengukuran akurat secara digital sangat penting. Dengan fasilitas telemedicine, pengukuran tersebut dapat diobservasi real time dari jauh agar segera dapat diberikan umpan balik," ujar dr. Trevino A. Pakasi, FS, MS, Ph.D, Sp.DLP, FISPH, FISCM, Sp.KKLP, ketua seksi pengabdian masyarakat Panitia Dies Natalis FKUI ke-72.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

15.722 Gempa Susulan Terjadi Usai Flores Diguncang M7,7, BMKG Ungkap Kondisi Terkini

15.722 Gempa Susulan Terjadi Usai Flores Diguncang M7,7, BMKG Ungkap Kondisi Terkini

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:23 WIB

Pulihkan Dampak Gempa NTT, Operasional Dapur Umum dan Donasi Pangan Sasar Warga Flores

Pulihkan Dampak Gempa NTT, Operasional Dapur Umum dan Donasi Pangan Sasar Warga Flores

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 07:15 WIB

Pramono Targetkan Stunting di Jakarta Turun Jadi 14 Persen dalam Dua Tahun

Pramono Targetkan Stunting di Jakarta Turun Jadi 14 Persen dalam Dua Tahun

News | Jum'at, 11 September 2026 | 13:28 WIB

Cegah Stunting dari Desa, Gunungkidul Perkuat Nutrisi hingga Sanitasi untuk Anak

Cegah Stunting dari Desa, Gunungkidul Perkuat Nutrisi hingga Sanitasi untuk Anak

Health | Jum'at, 11 September 2026 | 11:51 WIB

1.931 Sekolah di Flores Kembali Aktif Pascagempa

1.931 Sekolah di Flores Kembali Aktif Pascagempa

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 08:00 WIB

Gunung Ili Lewotolok Erupsi Lagi, Kementerian Bahlil Minta Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km

Gunung Ili Lewotolok Erupsi Lagi, Kementerian Bahlil Minta Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 11:57 WIB

Strategi Inalum Maksimalkan SDM, Karyawan Turun Langsung Sesuai Keahlian

Strategi Inalum Maksimalkan SDM, Karyawan Turun Langsung Sesuai Keahlian

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 08:50 WIB

Gunung Ile Lewotolok Erupsi 2 Kali Dalam 34 Menit, Kolom Abu Tembus 600 Meter!

Gunung Ile Lewotolok Erupsi 2 Kali Dalam 34 Menit, Kolom Abu Tembus 600 Meter!

News | Senin, 07 September 2026 | 08:28 WIB

Gunung Ile Lewotolok Erupsi 1.873 Kali dalam 5 Hari, Letusan Masih Terjadi hingga Minggu Malam

Gunung Ile Lewotolok Erupsi 1.873 Kali dalam 5 Hari, Letusan Masih Terjadi hingga Minggu Malam

News | Minggu, 06 September 2026 | 21:13 WIB

Sekjen PKS: Walau Masih Trauma, Warga NTT Malah Sambut Kami dengan Gembira

Sekjen PKS: Walau Masih Trauma, Warga NTT Malah Sambut Kami dengan Gembira

News | Minggu, 06 September 2026 | 09:07 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×