Heboh Obat Sirup Ditarik BPOM, Ini 4 Cara Meredakan Demam pada Anak Tanpa Obat

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 13:00 WIB
Heboh Obat Sirup Ditarik BPOM, Ini 4 Cara Meredakan Demam pada Anak Tanpa Obat
Ilustrasi anak demam, panas, sakit, meredakan demam anak tanpa obat (Photo by Gustavo Fring/pexels)

Suara.com - Demam pada anak merupakan salah satu hal yang ditakutkan oleh banyak orang tua. Padahal baru-baru ini BPOM memutuskan menarik beberapa sirup obat demam dari pasaran. Lantas bagaimana cara meredakan demam pada anak tanpa obat?

Orang tua pasti bingung ketika anaknya demam dan tidak dapat memberikan obat sirup. Terlebih, setelah Kemenkes memberi seruan agar obat sirup untuk sementara tidak diberikan kepada pasien khususnya anak-anak, demi mencegah gangguan ginjal akut. 

Maka tak heran jika upaya menurunkan demam dilakukan dengan berbagai cara selain obat-obatan. Menyusul banyaknya kabar beredar mengenai obat dengan kandungan berbahaya, Anda sebaiknya tahu cara meredakan demam pada anak tanpa obat, namun tetap efektif.

Beberapa tips ini sendiri mengacu pada salah satu artikel yang dirilis pada situs dinkes.kalbarprov.go.id sehingga dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Simak beberapa cara efektifnya di bawah ini!

1. Banyak Cairan

Cara pertama adalah dengan mengkonsumsi banyak cairan. Tubuh yang mengalami demam membutuhkan asupan cairan yang tidak sedikit, sehingga konsumsi cairannya harus terpenuhi setiap saat.

Beberapa cairan yang disarankan untuk dikonsumsi anak-anak ketika demam selain air putih adalah kaldu ayam hangat, just buah encer, serta popsicle buatan sendiri yang berasal dari buah yang dibekukan.

Cara ini efektif untuk menurunkan panas serta menghindarkan anak dari risiko dehidrasi.

2. Membuat Anak dalam Keadaan Sejuk

Cara kedua yang bisa digunakan adalah menyejukkan tubuh anak. Cara ini tercantum dalam Healthline, dan bisa digunakan untuk membantu meredakan demam yang diderita si anak. Jelas, dengan catatan bahwa si anak tidak menggigil.

Beberapa cara yang bisa digunakan adalah menggunakan pakaian yang tidak terlalu tebal, kemudian tidak menggunakan selimut berlapis, lap tubuh dengan air hangat, serta menyalakan kipas agar sirkulasi udara di sekitar anak menjadi lancar.

Dengan begini tubuh anak dapat ‘bernafas’ dengan baik, dan ia mendapatkan asupan oksigen yang lancar pula.

3. Istirahat Penuh

Salah satu tips dan cara paling ampuh untuk  menurunkan demam anak adalah dengan membuat anak beristirahat secara penuh. Istirahat membantu tubuh anak untuk melakukan regenerasi dan pemulihan, sehingga demam yang dialami juga lekas reda.

Jika tidak bisa tidur dengan nyenyak, setidaknya temani anak untuk berada di tempat tidur dan bacakan cerita untuk membuatnya tenang dan mengistirahatkan tubuhnya sejenak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polri Nyatakan Siap Bantu Tarik Obat Sirup yang Mengandung Bahan Berbahaya dari Peredaran

Polri Nyatakan Siap Bantu Tarik Obat Sirup yang Mengandung Bahan Berbahaya dari Peredaran

News | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 12:51 WIB

Obat Penurun Panas Cair Sudah Tak Diedarkan di Apotek hingga Minimarket Kawasan Jaksel

Obat Penurun Panas Cair Sudah Tak Diedarkan di Apotek hingga Minimarket Kawasan Jaksel

News | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 12:48 WIB

3 Profil Produsen Obat Sirup yang Ditarik BPOM, Salah Satunya Sudah Berdiri Sejak 1949

3 Profil Produsen Obat Sirup yang Ditarik BPOM, Salah Satunya Sudah Berdiri Sejak 1949

News | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 11:23 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB