Sulit Dapat Vaksin Covid-19 Booster? Ternyata Stoknya Tinggal 1 Juta Dosis!

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 13:10 WIB
Sulit Dapat Vaksin Covid-19 Booster? Ternyata Stoknya Tinggal 1 Juta Dosis!
Ilustrasi Vaksinasi Booster (sehatnegeriku.kemkes.go.id)

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengakui jika stok vaksin Covid-19 di Indonesia menipis dan sangat terbatas, hingga hanya tersisa 1 juta dosis.

Plt Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes, Prima Yosephine mengatakan vaksin di pemerintah pusat sudah tidak tersisa dan sudah disebar ke berbagai daerah.

"Mungkin untuk stok vaksin itu 1 jutaan dosis kali ya, itu sudah di daerah, tidak ada di pusat. Semua vaksin sudah kita kirim ke daerah, jadi ada di daerah," ujar Prima kepada suara.com, di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut Prima, saat ini pemerintah pusat belum kembali menerima kiriman vaksin dari luar negeri, dan juga masih menunggu produksi vaksin dalam negeri selesai.

Vaksin Nusantara yang dikembangkan oleh mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto makin dikenal publik. Tak tanggung-tanggung, vaksin tersebut diulas oleh jurnal Internasional. (pixabay/ilustrasi vaksin)
Vaksin Nusantara yang dikembangkan oleh mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto makin dikenal publik. Tak tanggung-tanggung, vaksin tersebut diulas oleh jurnal Internasional. (pixabay/ilustrasi vaksin)

"Tapi memang vaksinnya masih luar semua. Ini kan vaksin yang sudah datang dari kemarin kemarin, ada yang hibah dari luar, ada yang sebagian kita pengadaan, ada COVAX bantuan WHO," ungkap Yosephine.

Kondisi ini juga yang membuat masyarakat Indonesia kesulitan mengakses vaksin Covid-19, termasuk untuk booster sebagai syarat perjalanan dalam dan luar negeri.

Sehingga tidak seperti sebelumnya yang bisa langsung menerima suntikan saat datang ke Puskesmas. Saat ini sebagian besar masyarakat perlu mendaftar agar vaksin tidak terbuang karena stoknya yang menipis dan terbatas.

"Tapi sebetulnya tidak semua Puskesmas kosong ya, hanya saja memang tidak seperti yang dulu gitu lah, banjir," sambung Prima.

Hasilnya kini Kemenkes hanya bisa memetakan daerah dengan kebutuhan vaksinasi Covid-19 tinggi, atau daerah yang cakupan vaksinasi Covid-19-nya masih rendah.

baca juga

"Saat ini yang kami lakukan adalah memetakan, provinsi mana nih yang masih banyak vaksin nya tapi lajunya nggak terlalu kencang? Itu akan kita akan minta untuk di realokasikan ke provinsi lain seperti itu sih sekarang," tutup Prima. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Tuntas Gagal Ginjal Akut, Kemenkes Luncurkan E-Katalog Obat dan Vaksin Tahun 2023

Belum Tuntas Gagal Ginjal Akut, Kemenkes Luncurkan E-Katalog Obat dan Vaksin Tahun 2023

Serang | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 12:45 WIB

Target 2030 Eliminasi Penyakit, Menkes Ungkap Vaksin TBC Siap Uji Klinis Tahap Ketiga

Target 2030 Eliminasi Penyakit, Menkes Ungkap Vaksin TBC Siap Uji Klinis Tahap Ketiga

Jogja | Kamis, 20 Oktober 2022 | 18:52 WIB

Tim Satuan Tugas COVID-19 Melaporkan 171,71 juta Orang Menerima Vaksin Kedua

Tim Satuan Tugas COVID-19 Melaporkan 171,71 juta Orang Menerima Vaksin Kedua

Surabaya | Rabu, 19 Oktober 2022 | 18:37 WIB

Terkini

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

OKX Catat Cadangan Kripto US$29,4 Miliar di Laporan ke-48

OKX Catat Cadangan Kripto US$29,4 Miliar di Laporan ke-48

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta

Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Raffi Ahmad Lepas Tangan dari Deklarasi Mahasiswa Bayaran di Bundaran HI, Ini Pengakuannya

Raffi Ahmad Lepas Tangan dari Deklarasi Mahasiswa Bayaran di Bundaran HI, Ini Pengakuannya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah

Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:02 WIB

HP Android Lemot? Ini Cara Mengatasinya Tanpa Perlu Menghapus Semua Data

HP Android Lemot? Ini Cara Mengatasinya Tanpa Perlu Menghapus Semua Data

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Sosok Ini Disebut Sari yang Berikan Almamater UBSI di Acara Bersama Raffi Ahmad

Sosok Ini Disebut Sari yang Berikan Almamater UBSI di Acara Bersama Raffi Ahmad

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

×