Kementerian Kesehatan resmi meluncurkan Katalog Elektronik Sektoral Kesehatan obat dan vaksin 2023, Rabu (19/10) di Jakarta.
E-Katalog Obat dan Vaksin tersebut merupakan Transformasi Kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, kata Sekretaris Jenderal Kemenkes RI, Kunta Wibawa Dasa Nugraha.
Menurutnya, ini salah satu upaya dalam menjaga ketersediaan obat dan vaksin secara praktis dan tepat guna. Selain transparan dalam pengelolaan peredaran obat maupun iklim usaha, juga mendorong mutu produk serta harga.
"Adanya e-katalog obat mewujudkan pertumbuhan akan kinerja mitra pelaku usaha dalam negeri," kata Kunta Wibawa Dasa Nugraha.
Kemenkes mengharapkan produk farmasi dalam negeri bisa jadi prioritas, baik pengadaan jasa dan barang. Selain itu sambung Kunta, ada kemandirian industri alat kesehatan, termasuk alkes produksi UMKM dapat bersaing di pasar dalam negeri.
Sekjend Kemenkes RI, Kunta Wibawa Dasa Nugraha berharap terkait peluncuran e-katalog obat dan vaksin, dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi alkes di Indonesia.
Selain itu juga miliki kemampuan dalam pendistribusian, "Kedepan Indonesia dapat mandiri dan tidak lagi mengantung alat kesehatan impor," ucapnya. [*]