Bisa Bikin Benjol dan Lukai Mata, Pemerhati Anjurkan Mainan Latto-latto Hanya untuk Anak Usia 8 Tahun ke Atas

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 10 Januari 2023 | 09:56 WIB
Bisa Bikin Benjol dan Lukai Mata, Pemerhati Anjurkan Mainan Latto-latto Hanya untuk Anak Usia 8 Tahun ke Atas
Game Latto Latto. (screenshot/Google Play Store)

Suara.com - Permainan latto-latto yang tengah jadi tren telah menimbulkan korban pada anak-anak. Di media sosial beredar video tentang seorang anak berinisial AN kelas 2 SD di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, mengalami luka pada mata akibat bermain latto-latto bersama teman-temannya.

Anak tersebut alami luka pada mata akibat terkena sepihan bola latto-latto yang pecah saat sedang bermain.

Untuk menghindari kejadian serupa terjadi lagi, Pemerhati Anak Retno Listyarti mengingatkan agar orang tua tetap mengawasi anak saat sedang bermain latto-latto. Walaupun sedang menjadi tren, tidak semua anak juga bisa ikut memainkannya.

"Batas usia anak bermain latto-latto, yaitu minimal 8 tahun. Karena anak usia 8 tahun ke atas telah memiliki kemampuan kognitif untuk menangkap aturan saat bermain lato-lato, baik dilakukan secara sendiri maupun bersama temannya," saran Retno melalui keterangan tertulisnya, Selasa (10/1/2023).

Potret Artis Main Latto-Latto (TikTok/@inpersa16)
Potret Artis Main Latto-Latto (TikTok/@inpersa16)

Mantan komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) itu juga menyarankan kepada para orang tua agar memiliki aturan main latto-latto agar anak tidak kelelahan fisiknya, terutama bagian tangan dan kaki.

"Para orangtua harus memastikan tali latto-latto kuat dan tidak mudah putus, karena ketika talinya putus saat dimainkan akan berpotensi mengenai benda atau manusia di sekitar anak yang sedang bermain," sarannya.

latto-latto yang dimainkan anak juga harus dipastikan terbuat dari bahan yang aman dan tidak mudah pecah meski dibenturkan berkali-kali. Hal tersebut penting agar anak-anak terhindar dari serpihan bola latto-latto ketika pecah yang berpotensi mengenai wajah, terutama mata.

Ilustrasi latto-latto permainan anak-anak (Pexels)
Ilustrasi latto-latto permainan anak-anak (Pexels)

Lato-lato pertama kali populer di Amerika Serikat sekitar akhir tahun 60-an atau awal 70-an, banyak yang menamai lato-lato dengan berbagai sebutan seperti clackers, click-clacks, knockers, atau Ker-Bangers.

Bentuk lato-lato seperti senjata yang digunakan suku di Amerika Selatan bernama Bolas. Sejak kemunculannya lato-lato dianggap sangat mengganggu bagi orang tua.

Tentu saja hal tersebut tidak berlaku bagi anak-anak yang justru semakin senang ketika dua bandulan bola itu beradu semakin kencang yang menimbulkan kebisingan yang sangat mengganggu.

Tidak sampai di situ, ternyata permainan lato-lato ini sempat dilarang dan ditarik peredarannya oleh Food and Drug Administration (FDA) di tahun 1966. Alasannya karena sempat terjadi kasus di mana ada retakan lato-lato yang pecah dan mengenai anak-anak yang sedang memainkannya.

FDA sendiri sebetulnya adalah lembaga yang mengatur mengenai obat dan makanan, namun ia memiliki kewenangan untuk melindungi orang-orang dari permainan bahaya yang mengandung bahan kimia, mudah terbakar maupun radioaktivitas.

Tiga tahun kemudian kewenangan mengenai bahaya permainan diawasi langsung di bawah naungan Child Protection and Toy Safety.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Soal Kebablasan Bermain Lato-lato di Sembarang Tempat, KPAI: Tak Sepenuhnya Salah Anak

Heboh Soal Kebablasan Bermain Lato-lato di Sembarang Tempat, KPAI: Tak Sepenuhnya Salah Anak

Jawa Tengah | Selasa, 10 Januari 2023 | 08:36 WIB

Sudah Ada Korban, Wakil Wali Kota Cilegon Minta Latto-latto di Sekolah Diawasi

Sudah Ada Korban, Wakil Wali Kota Cilegon Minta Latto-latto di Sekolah Diawasi

Video | Senin, 09 Januari 2023 | 21:45 WIB

Jokowi Kena Demam Lato-Lato Juga, Mainnya Santai Banget Sambil Gandeng Cucu

Jokowi Kena Demam Lato-Lato Juga, Mainnya Santai Banget Sambil Gandeng Cucu

Lifestyle | Selasa, 10 Januari 2023 | 07:41 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB