Dokter Urologi Sebut Remaja Bunuh Bocah Untuk Jual Ginjal Tak Masuk Akal, Kenapa?

Bimo Aria Fundrika | Fajar Ramadhan | Suara.com

Kamis, 12 Januari 2023 | 15:18 WIB
Dokter Urologi Sebut Remaja Bunuh Bocah Untuk Jual Ginjal Tak Masuk Akal, Kenapa?
Ilustrasi kekerasan terhadap anak (Shutterstock)

Suara.com - Kasus pembunuhan terhadap bocah 11 tahun di Makassar, Sulawesi Selatan oleh dua remaja hingga kini masih menjadi sorotan. Berdasarkan informasi, motif pelaku melakukan pembunuhan bocah 11 tahun tersebut karena terobsesi untuk menjual ginjal korban.

Menanggapi masalah tersebut Ketua Asri Urology Center (AUC), Dr dr Nur Rasyid SpU (K) mengatakan, kondisi ini terjadi karena masih minimnya kemampuan baca masyarakat Indonesia. Pasalnya, untuk menjual ginjal sendiri bukanlah sembarangan.

Berdasarkan penjelasan dr. Nur, untuk menyumbangkan ginjal, ini membutuhkan proses agar bisa cocok dengan sosok yang didonorkan. Oleh sebab itu, mendonorkan ginjal dengan membunuh lalu menjualnya tidak masuk akal. Hal ini karena melakukannya tidak boleh sembarangan.

Ilustrasi kekerasan terhadap anak (Pixabay/Geralt)
Ilustrasi kekerasan terhadap anak (Pixabay/Geralt)

“Untuk disumbangankan, ginjal harus cocok dulu, selain itu tidak akan ada rumah sakit yang pake ginjal gak jelas, kalaupun cocok, ini juga harus dikerjakan ahlinya dan tidak boleh sembarangan,” jelas dr. Nur Rasyid konferensi pers Launching Transplantasi Ginjal Siloam Hospitals Asri, Jakarta, Kamis (12/1/2023).

Calon pendonor juga harus memenuhi persyaratan tersendiri. Mereka nantinya akan diperiksa terlebih dahulu. Kalau seandainya ginjalnya sesuai, ini baru diperbolehkan untuk mendonorkan ginjalnya.

“Kalau donor nanti akan diperiksa, kalau sesuai baru boleh,” sambung dr. Nur Rasyid.

Tidak hanya itu, dr. Nur Rasyid menjelaskan, mendonorkan ginjal karena adanya komersialisasi alias menjualnya juga pasti akan ditolak. Apalagi, pada 2019, 70 persen calon pendonor ditolak rumah sakit karena adanya komersialisasi.

Pihak advokasi juga hingga saat ini sudah mengetahui berbagai sukarelawan yang mau mendonorkan ginjalnya karena alasan komersialisasi.

Sependapat dengan dr. Nur Rasyid, Ketua Tim Transplantasi Ginjal Siloam Hospitals Asri, Prof Dr dr Endang Susalit SpPD KGEH mengatakan, membunuh seseorang untuk menjual ginjalnya juga akan sia-sia. Pasalnya, jika akan berguna didonorkan dengan transplantasi hidup.

Artinya, proses pendonoran itu terjadi ketika pendonor masih hidup. Kalaupun pendonor sudah meninggal, ginjal harus segera ditransplantasikan. Kalau terlalu lama, hal ini akan sulit nantinya.

“Pendonor itu sejauh ini hidup, kalau jenazah bisa tapi waktunya gak lama, waktunya harus cepat seperti 6 jam gitu. Cuma itu juga harus sudah tahu cocok atau enggaknya dulu. Makannya enggak bisa sembarangan,” jelas Prof Endang.

Sebagai pengingat, peristiwa pembunuhan yang dilakukan dua remaja terhadap seorang bocah berusia 11 tahun ini berawal karena AR yang berusia 17 tahun dan MF berusia 14 tahun tergiur situs jual organ di internet.

Keduanya lantas mengajak korban dan membunuh korban dengan mencekiknya. Namun, AR dan MF tidak tahu di mana letak ginjal korban. Selain itu, situs jual organ yang ditemukan juga telah hilang. Keduanya lalu membuang jasad korban yang masih kecil itu ke Waduk Nipa-Nipa, kecamatan Moncong Loe, Kabupaten maros, Sulawesi Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Remaja Bunuh Bocah untuk Jual Ginjal, Psikolog Ungkap Sebab Anak Bisa Jadi Kejam

Heboh Remaja Bunuh Bocah untuk Jual Ginjal, Psikolog Ungkap Sebab Anak Bisa Jadi Kejam

Lifestyle | Kamis, 12 Januari 2023 | 15:10 WIB

Heboh 2 Remaja Bunuh Bocah 11 Tahun untuk Dijual Ginjalnya, Kak Seto Angkat Bicara

Heboh 2 Remaja Bunuh Bocah 11 Tahun untuk Dijual Ginjalnya, Kak Seto Angkat Bicara

Lifestyle | Rabu, 11 Januari 2023 | 19:45 WIB

Seorang Ibu Nekat Jual Ginjal di Tepi Jalan Demi Bayar Hutang Anak yang Terjerat Judi Online

Seorang Ibu Nekat Jual Ginjal di Tepi Jalan Demi Bayar Hutang Anak yang Terjerat Judi Online

| Kamis, 24 November 2022 | 15:13 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB