Ketahui Bahaya Kepala Bayi Terbentur Lantai, Jangan Diremehkan!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Suara.com

Minggu, 19 Februari 2023 | 15:14 WIB
Ketahui Bahaya Kepala Bayi Terbentur Lantai, Jangan Diremehkan!
Ilustrasi bayi yang merasa tidak nyaman dengan keadaan matanya (Freepik/rawpixel.com)

Suara.com - Bahaya kepala bayi terbentur lantai perlu Anda pahami baik-baik agar lebih hati-hati demi menghindari hal buruk. Apa saja bahayanya?

Merangkum situs resmi John Hopkins Medicine, cedera kepala adalah salah satu penyebab paling umum dari kecacatan dan kematian pada anak-anak. 

Cedera kepala adalah istilah luas yang menggambarkan serangkaian cedera yang terjadi di kulit kepala, tengkorak, otak, dan jaringan di bawahnya serta pembuluh darah di kepala anak. 

Ilustrasi bayi menangis (Pexels.com/Antoni Shkraba)
Ilustrasi bayi menangis (Pexels.com/Antoni Shkraba)

Kondisi ini juga biasa disebut cedera otak atau cedera otak traumatis (TBI), tergantung pada tingkat trauma kepala. Beberapa bahaya kepala bayi terbentur lantai adalah gegar otak, memar dan patah tulang.

1. Gegar Otak

Gegar otak adalah cedera pada area kepala yang dapat menyebabkan hilangnya kesadaran atau kewaspadaan secara instan selama beberapa menit hingga beberapa jam setelah peristiwa traumatis. 

Beberapa gegar otak bersifat ringan dan singkat sehingga bagi orang awam, gegar otak mungkin tidak disadari.

2. Memar

Memar adalah memar pada otak. Luka memar menyebabkan pendarahan dan pembengkakan di dalam otak di sekitar area kepala yang terbentur atau terkadang di sisi berlawanan dari kepala karena otak mengenai tengkorak.

3. Patah Tulang Tengkorak

Fraktur tengkorak adalah patah tulang tengkorak yang terbagi dalam empat jenis, yaitu:

Fraktur tengkorak linier 

Patah tulang ini membuat penderita tak bisa menggerakkan tulangnya. Dalam banyak kasus, anak-anak ini dapat diobservasi di unit gawat darurat atau rumah sakit dalam waktu singkat untuk kasus ini. Biasanya penderita fraktur tengkorak linier dapat melanjutkan aktivitas normal dalam beberapa hari.

Patah tulang tengkorak yang tertekan

Jenis fraktur ini dapat terlihat dengan atau tanpa luka di kulit kepala di mana sebagian tengkorak benar-benar tenggelam karena trauma. Jika bagian dalam tengkorak ditekan ke otak, fraktur tengkorak jenis ini memerlukan intervensi bedah untuk memperbaiki bentuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Penyebab Anak Diabetes, Orang Tua Tak Boleh Lengah

7 Penyebab Anak Diabetes, Orang Tua Tak Boleh Lengah

Lifestyle | Minggu, 19 Februari 2023 | 11:52 WIB

Ini Ciri-ciri Peserta BPJS Kesehatan yang Tidak Bisa Naik Kelas

Ini Ciri-ciri Peserta BPJS Kesehatan yang Tidak Bisa Naik Kelas

News | Rabu, 15 Februari 2023 | 11:08 WIB

Kisah-kisah Ajaib di Gempa Turki, Selamatnya Bayi Baru Lahir hingga Janji Gadis Suriah Demi Adik

Kisah-kisah Ajaib di Gempa Turki, Selamatnya Bayi Baru Lahir hingga Janji Gadis Suriah Demi Adik

News | Minggu, 12 Februari 2023 | 14:51 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB