Cegah Kematian karena Gangguan Ginjal Akut, IDAI Minta Orang Tua Catat dan Simpan Obat yang Dipakai untuk Anak

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Selasa, 21 Maret 2023 | 21:46 WIB
Cegah Kematian karena Gangguan Ginjal Akut, IDAI Minta Orang Tua Catat dan Simpan Obat yang Dipakai untuk Anak
Ilustrasi Obat Sirup (Freepik.com/user18526052)

Suara.com - Dokter Piprim mengingatkan para orang tua untuk selalu mencatat dan menyimpan obat-obatan yang diberikan kepada anak. Selain itu, belajar dari kasus gangguan ginjal akut, jumlah urine atau air pipis anak harus sering diperhatikan.

"Lihat diapersnya, kalau lebih sedikit dari kemarin atau bahkan kering sama sekali, segera berobat, dibawa ketenaga kesehatan yang kompetensi, ke dokter anak supaya dilakukan penyelidikan dengan seksama," sarannya.

Dari seluruh kasus GGA di Indonesia, tercatat bahwa hampir 200 anak meninggal dunia setelah didiagnosis alami gangguan ginjal. Tetapi, karena saat ini dokter anak sudah tahu cara penanganan dan obatnya, dokter Piprim menegaskan bahwa risiko kematian bisa dicegah.

Ilustrasi obat sirup (Dok. Element Envato)
Ilustrasi obat sirup (Dok. Element Envato)

"Kalau masalah itu cepat dideteksi, cepat dibawa ke rumah sakit, biasanya kesembuhannya juga sangat baik," ujarnya.

Bila orang tua masih ragu untuk memberikan obat sirup kepada anak saat demam, dokter Piprim menyarankan lakukan alternatif rumahan. Yakni, dengan mengkmpres tubuh anak pada beberapa bagian tertentu.

"Memang ada upaya non obat juga bisa, yaitu dengan kompres hangat di daerah ketiak, lipat paha. Jadi memang kalau demam tidak serta-merta perlu langsung obat. Kita bisa dengan cara kompres dulu. Selain (obat) sirup, juga obat bisa dimasukkan lewat anus. Tapi namanya obat sirup itu memang jadi pilihan, favorit, gak hanya di Indonesia luar negeri pun juga sama," tutur dokter Piprim.

Sebelumnya diberitakan, kasus gangguan ginjal akut (GGA) pada anak yang disebabkan zat kimia berbahaya pada obat sirup telah mulai mereda di Indonesia. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga mencatat tak ada lagi kasus GGA di seluruh wilayah saat ini.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga telah merilis sejumlah obat demam sirup yang dipastikan aman dikonsumsi. Ketua IDAI dr. Piprim Basarah Yanuarsa, Sp.A., juga memastikan bahwa orang tua tak perlu ragu lagi memakai obat demam sirup berdasarkan rekomendasi BPOM.  

"Sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Badan POM bahwa mereka sudah melakukan serangkaian pemeriksaan dengan ketat terhadap berbagai obat sirup. Jadi kalau yang sudah dirilis dan sudah dinyatakan aman oleh Badan POM, kita bisa dengan aman mengonsumsi obat sirup tadi, enggak usah ada keraguan lagi," kata dokter Piprim ditemui usai acara dialog interaktif kesehatan di Jakarta, Selasa (21/3/2023). 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Kasus Baru Polio di Purwakarta, Ketua IDAI Beri Solusi Paling Murah dan Gampang Untuk Pencegahan: Vaksin!

Ada Kasus Baru Polio di Purwakarta, Ketua IDAI Beri Solusi Paling Murah dan Gampang Untuk Pencegahan: Vaksin!

Health | Selasa, 21 Maret 2023 | 19:29 WIB

Takut Masa Depan? Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Berikan Tips Atasi Rasa Khawatir

Takut Masa Depan? Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Berikan Tips Atasi Rasa Khawatir

Soreang | Selasa, 21 Maret 2023 | 17:15 WIB

IDAI Minta Orang Tua Tak Perlu Ragu Lagi Pakai Obat Sirup, Sudah Pasti Aman dari Gangguan Ginjal Akut?

IDAI Minta Orang Tua Tak Perlu Ragu Lagi Pakai Obat Sirup, Sudah Pasti Aman dari Gangguan Ginjal Akut?

Health | Selasa, 21 Maret 2023 | 15:09 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×