Apa itu Imposter Syndrome? Gangguan Psikologis Mia Khalifa, Mantan Artis Film Dewasa

Rifan Aditya

Kamis, 08 Juni 2023 | 16:11 WIB
Apa itu Imposter Syndrome? Gangguan Psikologis Mia Khalifa, Mantan Artis Film Dewasa
Unggahan Mia Khalifa tentang imposter syndrome saat jadi dosen tamu di Oxford Unversity. (Instagram/@miakhalifa)

Suara.com - Publik dibuat penasaran dengan pengakuan Mia Khalifa yang mengalami gangguan psikologis Imposter Syndrome. Apa itu Imposter Syndrome?

Terlepas dari keingin tahuan tentang apa itu Imposter Syndrome, publik tambah heboh lantaran pengakuan tersebut disampaikan oleh mantan artis film dewasa dalam kelas kuliah di Oxford University.

Mia Khalifa dikabarkan hadir sebagai dosen tamu di Oxford University baru-baru ini. Ia bercerita kepada para mahasiswa bahwa Imposter Syndrome itu benar adanya dan bintang film panas ini sendiri menderita gangguan tersebut.

Mia membagikan pengalaman barunya itu di akun Instagram-nya, @miakhalifa, pada 5 Mei 2023.

"Kemarin berbicara kepada mahasiswa Oxford merupakan salah satu pengalaman hidup, yang mana aku sepenuhnya sadar betapa beruntungnya aku dalam menjalani hidup. Aku terinspirasi oleh hasrat kalian untuk menanamkan perubahan pada dunia," kata perempuan asal Lebanon itu.

Mengenal Apa itu Imposter Syndrome

Imposter Syndrome adalah fenomena psikologis di mana seseorang merasa tidak layak atau tidak kompeten meskipun memiliki prestasi yang signifikan. Hal ini bisa dirasakan oleh siapa saja, terlepas dari keahlian, pengalaman, atau kesuksesan yang mereka miliki.

Dikutip dari tulisan Clance & Imes (1978), Imposter Syndrome didefinisikan sebagai kecenderungan internal seseorang untuk meremehkan atau meragukan kemampuan dirinya sendiri, bahkan ketika ada bukti sebaliknya.

Orang yang mengalami imposter syndrome cenderung merasa seperti penipu atau "imposter" dalam lingkungan mereka, berpikir bahwa mereka tidak sebaik atau sekompeten yang orang lain anggap mereka. Hal ini sering kali menyebabkan perasaan cemas, stres, dan ketidakmampuan untuk mengakui dan merayakan pencapaian mereka.

baca juga

Penyebab Imposter Syndrome

Imposter Syndrome dapat dipicu oleh sejumlah faktor yang meliputi:

  1. Standar yang tidak realistis
    Menetapkan standar yang terlalu tinggi untuk diri sendiri, yang sulit untuk dicapai bahkan jika orang tersebut telah mencapai banyak hal.
  2. Perbandingan sosial
    Membandingkan diri dengan orang lain yang dianggap lebih sukses atau kompeten, sering kali melupakan prestasi mereka sendiri.
  3. Pengalaman masa kecil
    Pengalaman negatif, seperti penghakiman berlebihan, kritik yang tidak konstruktif, atau kurangnya pujian, dapat menyebabkan keraguan diri yang berkelanjutan.
  4. Ketakutan akan kegagalan
    Rasa takut akan kegagalan dan ketidaksempurnaan bisa membuat seseorang meragukan diri sendiri bahkan saat mereka mencapai kesuksesan.

Dampak Imposter Syndrome

Imposter Syndrome dapat memiliki dampak yang signifikan pada kehidupan seseorang, seperti:

  • Rasa cemas dan stres yang berlebihan.
  • Penurunan kepercayaan diri dan motivasi.
  • Menghindari tantangan baru karena takut gagal.
  • Perasaan ketidakpuasan dan tidak puas dengan pencapaian.
  • Gangguan emosional seperti depresi dan kecemasan.

Strategi Mengatasi Imposter Syndrome

Melansir dari artikel Bravata dkk (2019) di Journal of General Internal Medicine, ada beberapa strategi yang dapat membantu mengatasi imposter syndrome:

  1. Mengakui dan menerima perasaan.
    Sadari bahwa banyak orang mengalami keraguan diri dan perasaan tidak layak. Mengakui dan menerima perasaan tersebut adalah langkah pertama untuk mengatasinya.
  2. Menghargai pencapaian.
    Catat dan akui setiap pencapaian yang telah Anda capai, baik yang besar maupun yang kecil. Ingatkan diri sendiri bahwa Anda pantas mendapatkan penghargaan.
  3. Berbagi pengalaman
    Bicarakan tentang perasaan dan pengalaman Anda dengan orang lain. Seringkali, berbagi cerita dengan orang lain yang mengalami hal serupa dapat memberikan perspektif baru dan dukungan.
  4. Membangun jaringan dukungan
    Temukan kelompok atau komunitas yang mendukung dan dapat memberikan dukungan emosional dan inspirasi dalam mengatasi imposter syndrome.
  5. Mengubah pola pikir
    Tantang pola pikir negatif dan kritis tentang diri sendiri. Berlatih untuk menggantinya dengan pikiran yang lebih positif dan konstruktif.
  6. Mencari bantuan profesional
    Jika imposter syndrome berdampak signifikan pada kesejahteraan mental dan kehidupan sehari-hari Anda, tidak ada salahnya mencari bantuan dari profesional seperti psikolog atau konselor.

Demikian penjelasan lengkap tentang apa itu imposter syndrome yang diderita oleh Mia Khalifa, mantan artis film dewasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bintang Film Mantap-Mantap Mia Khalifa Diundang Jadi Dosen Tamu di Oxford University, Netizen: Belajar Langsung dari Sumbernya

Bintang Film Mantap-Mantap Mia Khalifa Diundang Jadi Dosen Tamu di Oxford University, Netizen: Belajar Langsung dari Sumbernya

Garut | Selasa, 06 Juni 2023 | 11:19 WIB

Geger! Oxford University Undang Mia Khalifa Jadi Dosen Tamu, Ngajarin Apa?

Geger! Oxford University Undang Mia Khalifa Jadi Dosen Tamu, Ngajarin Apa?

Soreang | Rabu, 31 Mei 2023 | 10:30 WIB

Apa Itu Sindrom Imposter? Gangguan yang Bikin Gigi Hadid Tidak Percaya Diri

Apa Itu Sindrom Imposter? Gangguan yang Bikin Gigi Hadid Tidak Percaya Diri

Lifestyle | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 07:30 WIB

Ustaz Yusuf Mansur Bongkar 'Dalang' Kegaduhan Wirda Mansur Lulusan Oxford, Ternyata Direktur Paytren

Ustaz Yusuf Mansur Bongkar 'Dalang' Kegaduhan Wirda Mansur Lulusan Oxford, Ternyata Direktur Paytren

Entertainment | Sabtu, 05 Maret 2022 | 13:42 WIB

Terkini

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

×