Putri Ariani Tampil Memukau di America's Got Talent Meski Alami Retinopathy of Prematurity, Kondisi Apa Itu?

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 09 Juni 2023 | 12:59 WIB
Putri Ariani Tampil Memukau di America's Got Talent Meski Alami Retinopathy of Prematurity, Kondisi Apa Itu?
Putri Ariani. [Instagram]

Suara.com - Penampilan memukau Putri Ariani di America's Got Talent 2023 juga jadi perbincangan di Tanah Air. Bakat bernyanyi dan bermain musik remaja 17 tahun itu memang telah curi perhatian sejak ia kecil meski ia lahir dengan gangguan penglihatan.

Sebelum berangkat ke Amerika Serikat, Putri Ariani juga telah memenangkan kompetisi yang sama di tanah air, Indonesia Got Talent 2014. Ketika itu usia Putri baru 8 tahun.

Setelah 9 tahun berlalu, bakat Putri rupanya makin terasah. Sampai-sampai ia mampu mendapatkan Golden Buzzer dari Simon Cowell, salah satu juri di America's Got Talent.

Dibalik bakatnya yang memukau, Putri diketahui memiliki keterbatasan fisik. Ia mengalami Retinopathy of Prematurity (ROP) yang menyebabkan matanya tidak bisa melihat sejak bayi.

Pada tayangan video dikanal YouTube Indonesia's Got Talent, ayah Putri Ariani pernah mengungkapkan kalau sang anak lahir saat usianya baru 6 bulan 18 hari di dalam kandungan. Ibu dari Putri mengalami plasenta previa selama kehamilan. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian atau seluruh plasenta menutupi mulut rahim, akibatnya janin perlu dilahirkan segera agar selamat.

Namun, lantaran lahir belum cukup umur, kondisi retina Putri belum terbentuk sempurna dan kuat. Pada usia baru 3 bulan, Putri didiagnosa alami kebutaan.

Kondisi retinopati prematuritas itu sebagian besar memang terjadi pada bayi yang lahir kurang dari 2 bulan atau lebih secara prematur. Atau juga memiliki berat badan rendah saat lahir.

Dikutip dari situs Cleveland Clinic, kondisi itu bisa jadi tidak parah, tidak membahayakan penglihatan, dan bisa hilang tanpa memerlukan pengobatan. Namun, pada beberapa bayi, retinopati prematuritas akan berkembang sangat cepat dan dapat menyebabkan kehilangan penglihatan hingga kebutaan.

Tidak ada cara untuk memprediksi bayi mana yang akan mengembangkan bentuk retinopati prematuritas lebih parah. Itu sebabnya sangat penting bagi semua bayi yang lahir pada usia 28 minggu atau lebih awal maupun beratnya kurang dari 1.500 gram saat lahir harus jalani pemeriksaan mata. Perkembangan matanya perlu dipantau selama 4 sampai 6 minggu setelah kelahiran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kini Ada di America's Got Talent, Dulu Putri Ariani Sering Sengaja Dibuat Kalah Saat Lomba, Irfan Hakim: Waktu Kecil...

Kini Ada di America's Got Talent, Dulu Putri Ariani Sering Sengaja Dibuat Kalah Saat Lomba, Irfan Hakim: Waktu Kecil...

| Jum'at, 09 Juni 2023 | 12:52 WIB

Lantunan Ayat Suci Al Quran Putri Ariani sebelum Dapatkan Golden Buzzer Simon Cowell, Pukau Warganet

Lantunan Ayat Suci Al Quran Putri Ariani sebelum Dapatkan Golden Buzzer Simon Cowell, Pukau Warganet

| Jum'at, 09 Juni 2023 | 12:45 WIB

Apa Itu Golden Buzzer yang Diraih Putri Ariani di Americas Got Talent? Simak Penjelasannya

Apa Itu Golden Buzzer yang Diraih Putri Ariani di Americas Got Talent? Simak Penjelasannya

| Jum'at, 09 Juni 2023 | 12:20 WIB

Terkini

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB