Jangan Dilarang, Anak Main di Luar Rumah Juga Ada Manfaatnya Lho Bun!

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Jum'at, 21 Juli 2023 | 17:55 WIB
Jangan Dilarang, Anak Main di Luar Rumah Juga Ada Manfaatnya Lho Bun!
Anak-anak main di genangan air (Pixabay/qimono)

Suara.com - Anak-anak, terutama yang masih balita, rupanya memang perlu bermain di luar rumah. Meski terlihat sekadar hanya main-main di luar dengan berpanas-panasan, namun aktivitas itu nyatanya sangat berguna untuk perkembangan tumbuh kembang anak.

Salah satunya tumbuh kembang motorik anak yang pasti terstimulus karena mereka aktif bergerak. Tetapi, sebenarnya ada banyak stimulus lain yang didapat oleh anak.

"Manfaatnya bukan cuma aspek motorik aja, tapi semua bisa berdampak positif. Pertama kesehatan, jadi main di luar ruangan kena sinar matahari bisa berdampak terhadap kesehatan tulang, stamina baik dan menjaga regulasi jam tubuh. Jadi anak yang main di luar ruangan itu pila tidurnya lebih baik dan bisa lebih mudah diajak tidur saat malam," jelas Psikolog Orissa Anggita Rinjani dalam konferensi pers Hari Anak Nasional nersama Dancow di RPTRA Jakarta Timur, Jumat (21/7/2023).

Main di luar ruangan juga mencegah anak terkena rabun jauh karena jarang bermain dengan gawai. Sedangkan ketika bermain di ruang terbuka, jarak pandang anak bisa lebih jauh.

Ilustrasi anak main di luar rumah. (Elements Envato)
Ilustrasi anak main di luar rumah. (Elements Envato)

Aspek lain juga, lanjut Orissa, anak bisa terasah aspek kognitifnya atau daya pikir. Hal itu terjadi ketika anak memainkan alat permainan seperti perosotan, ayunan, hingga terowongan.

"Anak secara gak langsung belajar gimana cara main, gimana biar gak jatuh. Itu mengasah motorik kasar juga untuk pemecah masalah, dampaknya ke proses belajar," imbuhnya.

Idealnya, anak balita sebaiknya main di luar ruangan selama dua jam per hari dengan didampingi orang tua. Tetapi, menyadari kesibukan orang tua maupun kegiatan anak di sekolah, paling tidak ajak anak berjalan-jalan 30 menit setiap pagi dan sore.

Orang tua juga perlu mendampingi anak, tetapi bukan berarti terlalu protektif menjaganya. Sebab, kata Orissa, terlalu protektif juga bisa menghambat tumbuh kembang anak. Sedangkan, apabila anak masih takut dengan teman-teman baru, orang tua bisa mendampingi dan membantunya untuk berkenalan.

"Kita bisa jaga jarak, gak harus ditungguin. Misalnya anak main panjat-panjat, cukup kasih jarak bilang 'mama lihat dari sini kamu main aja'. Karena kalau anak main takut jatuh orang tua malah gendong dan langsung dinaikan ke atas, itu justru mencegah anak belajar cara mencegah masalah. Tentu memang harus disesuaikan usianya," tuturnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Jenis Emosi Aneh yang Sering Dirasakan oleh Manusia, Salah Satunya Dejavu

7 Jenis Emosi Aneh yang Sering Dirasakan oleh Manusia, Salah Satunya Dejavu

Your Say | Kamis, 20 Juli 2023 | 12:34 WIB

30 Persen Anak Indonesia Alami Lambat Tumbuh Kembang, Orangtua Mesti Lakukan Ini

30 Persen Anak Indonesia Alami Lambat Tumbuh Kembang, Orangtua Mesti Lakukan Ini

Health | Selasa, 18 Juli 2023 | 09:40 WIB

Popok Daya Serap Tinggi Bisa Bantu Tumbuh Kembang Si Kecil Jadi Maksimal

Popok Daya Serap Tinggi Bisa Bantu Tumbuh Kembang Si Kecil Jadi Maksimal

Press Release | Jum'at, 14 Juli 2023 | 21:55 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB