Dampak Jangka Panjang Covid-19 Bisa Jadi Penyebab Kanker Paru-Paru? Begini Faktanya Kata Dokter

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Senin, 05 Februari 2024 | 14:07 WIB
Dampak Jangka Panjang Covid-19 Bisa Jadi Penyebab Kanker Paru-Paru? Begini Faktanya Kata Dokter
Ilustrasi Virus Covid-19. (Unsplash/lisandro mendes ortega)

Suara.com - Usai pandemi Covid-19 usai, beberapa penyintas kerap merasakan dampak jangka panjang yang dirasakan. Beberapa orang masih suka merasa gangguan pada pernapasannya, hingga batuk yang tak kunjung hilang.

Bukan hanya itu, adanya gangguan pernapasan ini juga seringkali dikhawatirkan sebagai gejala dari kanker paru-paru. Pasalnya, berdasarkan pengakuan penyintas Covid-19, dampak jangka panjang yang dirasakan dikhawatirkan menjadi penyebab kanker paru-paru.

Namun, benarkan Covid-19 bisa menyebabkan kanker paru-paru pada jangka panjang?

Kanker Paru-Paru (pexels.com)
Kanker Paru-Paru (pexels.com)

Menanggapi hal ini Dokter Spesialis Paru, Prof. Dr. dr. Noni Novisari Soeroso, M.Ked(Paru), Sp.P(K)Onk mengatakan,pada beberapa pasien memang merasakan dampak jangka panjang dari Covid-19. Hal ini biasa terjadi pada pasien usia rentan seperti anak-anak, lansia, dan mereka yang memiliki penyakit komorbid.

Sementara, terkait Covid-19 menjadi penyebab kanker paru-paru belum ditemukan data yang pasti. Pasalnya, pengembangan kanker paru-paru butuh waktu yang lama. Sejauh ini, faktor risiko yang bisa menjadi penyebab kanker paru-paru seperti TBC, dan pneumonia.

“Covid itu termasuk penyakit yang terkait dengan penyakit paru. Tapi tadi faktor risiko ada penyakit TBC bisa memicu kanker paru, pneumonia bisa juga, termasuk pneumonia karena Covid saja pemicu kanker. Namun, kita belum ada ada. Sementara untuk terjadinya kanker paru itu membutuhkan waktu 15 sampai 20 tahun,” kata dr Noni dalam Webinar Awam Srikandi Kanker Paru, Senin (5/2/204).

Oleh sebab itu, menurutnya jika Covid-19 menjadi penyebab kanker paru-paru belum bisa dipastikan. Hal ini harus ditanyakan dulu datanya kepada pasien Covid. Kalau memang mereka pernah menderita Covid lalu alami kanker paru-paru/, maka bisa Covid 19 menjadi faktor risiko.

“Ini makannya sebagai klinisi harus tanggap menanyakan kembali setiap-setiap pasien yang mempunyai riwayat covid. Jadi kita punya data kira-kira 15 sampai 20 tapi kalau dia menimbulkan kanker paru. Nah ini bisa jadi covid adalah faktor risiko kanker paru, Tapi saat ini belum ada data,” sambungnya.

Menambahkan hal ini, Dokter Spesialis Paru DR. dr. Laksmi Wulandari, Sp.P (K) menuturkan, pasien yang alami dampak dari gejala Covid-19 dapat memeriksanya. Sebab biasanya gejala ini akan hilang dalam waktu singkat.

baca juga

“Jadi covid ini penyakit baru belum ada data untuk long trennya kanker paru-paru. Tapi untuk long covid memang ada gejala-gejalanya respirasi yang membandel seperti batuk dan lain-lain. Tapi kalau saya perhatikan biasanya gejala covid itu bisa hilang sendiri bisa 3 bulan sampai 6 bulan,” kata dr. Laksmi.

Di sisi lain, hal ini bisa berguna sebagai pemeriksaan dini sejak awal juga jika memang pasien berisiko alami kanker paru-paru. Nantinya, pasien dapat melakukan tatalaksana lebih

“Tapi adanya hal ini juga blessing jadi bisa lihat nodul kecil jika pemeriksaan, soalnya tidak ada gejalanya. Justru karena dari covid difoto dan CT Scan jadi kelihatan. Jadi blessingnya adanya gejala dini jadi bisa dilakukan tatalaksana dengan cepat,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikabarkan Dekat dengan Ria Ricis, Ini Kata Dokter Aditya Surya

Dikabarkan Dekat dengan Ria Ricis, Ini Kata Dokter Aditya Surya

Entertainment | Senin, 05 Februari 2024 | 13:54 WIB

Dokter Terawan Agus Putranto Tertangkap Kamera di Barisan Pendukung Prabowo Subianto, Ingat Lagi 4 Kontroversinya

Dokter Terawan Agus Putranto Tertangkap Kamera di Barisan Pendukung Prabowo Subianto, Ingat Lagi 4 Kontroversinya

Lifestyle | Senin, 05 Februari 2024 | 11:41 WIB

Adu Pendidikan Teuku Ryan vs Aditya Surya Pratama, Ria Ricis Bakal Balik ke Pelukan Mantan?

Adu Pendidikan Teuku Ryan vs Aditya Surya Pratama, Ria Ricis Bakal Balik ke Pelukan Mantan?

Lifestyle | Senin, 05 Februari 2024 | 10:09 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB