Waspada Gejala Kanker Sejak Dini pada Anak

Iman Firmansyah | Suara.com

Kamis, 29 Februari 2024 | 18:15 WIB
Waspada Gejala Kanker Sejak Dini pada Anak
ilustrasi sel kanker. (Pixabay.com)

Suara.com - Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kanker masih merupakan salah satu penyebab kematian anak terbanyak di dunia. Jumlah penderita kanker anak yang terdata di Indonesia (Globocan 2020) sebanyak 11.156 kasus, dimana leukemia (kanker darah) merupakan kasus tersering yang menyerang anak, disusul oleh kanker mata (retinoblastoma), kanker kelenjar getah bening (limfoma), tumor otak, kanker tulang (osteosarkoma) dan neuroblastoma.

Dokter Spesialis Hematologi Onkologi Anak, dr. Ludi Dhyani Rahmartani, Sp.A(K) mengatakan, kanker anak saat ini belum dapat dideteksi dengan skrining. Oleh karenanya, penting bagi para orangtua dan tenaga medis untuk mengenal serta mewaspadai gejala kanker sejak dini pada anak karena diagnosis dan terapi sedini mungkin adalah kunci utama keberhasilan pengobatan.

“Peran orangtua  sangat diperlukan dalam membiasakan pola hidup sehat sejak dini termasuk mengonsumsi makanan sehat dan bernutrisi. Termasuk dalam mendampingi anak yang sedang berjuang dalam pengobatan kanker, pemberian nutrisi yang tepat dan adekuat dapat membantu menurunkan morbiditas dan mortalitas,” ucap dr Ludi dalam acara Cancer Talk & Donasi Hero Supermarket untuk Yayasan Pita Kuning dalam Rangka Hari Kanker Anak Sedunia 2024 di Pondok Indah Mal, Kamis (29/2/2024).

Ia menjelaskan bahwa kanker bisa terjadi di semua usia, bahkan pada bayi yang baru lahir dan masih banyak yang tinggal di pelosok masih belum tahu apakah mereka terkena kanker atau tidak karena adanya kendala seperti akses sehingga belum terdata.

”Jadi yang belum terdata saja sudah 11ribu dan paling banyak itu adalah kelainan darah atau leukimia dimana 30 persen lebih dari data adalah pasien kanker darah,” ujar dr Ludi.

Ada beberapa gejala yang harus diwaspadi oleh orang tua terkait kanker darah, mulai dari wajah pucat hingga tiba-tiba lebam di kulit tanpa penyebab yang jelas.

“Pada Kanker darah yang terganggu sel darah, hemoglobinnya menurun sehingga akan jadi terlihat pucat. Karena anak-anak tidak bisa merasakan kekurangan darah, lama kelamaan dia akan lemas, pucat, lebam-lebam di kulit atau perdarahan di gusi atau mimisan,” jelas dr Ludi.

Ia menuturkan kanker anak itu hanya 5% dari seluruh penyakit kanker di dunia. ”Makanya kadang-kadang kita dilihat, tapi begitu ada semua jadi fokus pada anak tersebut yang kena kanker. Bukan hanya si anak yang sakit jadi semua jadi ikut sakit. Penyebab kanker pada orang dewasa banyak sekali jenis dan sudah bisa diketahui mulai dari kanker paru, serviks, payudara namun sayangnya kanker pada anak penyebabnya belum banyak diketahui. Hampir semua tidak tahu penyebabnya, jadi memang penyebabnya dari perubahan genetik dari anak itu, nah yang menyebabkan perubahan itu kita tidak tahu. Jadi memang kita tidak bisa mencegah tapi yang penting kita bisa mendeteksi sejak dini, kita tahu gejala-gejala awalnya, jangan sampai sudah terlambat sehingga sulit disembuhkan,” papar dr Ludi.

Sementara itu, dalam rangka memperingati Hari Kanker Anak Sedunia, PT Hero Supermarket Tbk melalui unit bisnis Hero Supermarket kembali berkolaborasi dengan Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia (Pita Kuning) untuk mendukung kesejahteraan anak dengan kanker di Indonesia melalui dukungan berupa donasi materil.

Program kolaborasi bersama Pita Kuning ini merupakan bagian dari kampanye berkelanjutan Hero For Life dibidang kesehatan yaitu #HeroForWellness yang fokus untuk mendukung program kesehatan masyarakat Indonesia.

Direktur Hero Supermarket, Hendy mengatakan, dalam rangka memperingati hari kanker anak sedunia, Hero Supermarket bersinergi dengan Pita Kuning untuk mendukung peningkatan penanganan kanker pada anak.

Donasi materil disalurkan Hero Supermarket kepada Pita Kuning, sebuah yayasan filantropi yang fokus pada peningkatan kualitas hidup pasien anak dengan kanker dari keluarga prasejahtera di Indonesia. Pita Kuning memberikan pendampingan psikososial berkala, menyalurkan dana bantuan kebutuhan bulanan bagi anak dengan kanker, serta menyediakan akses konseling dan informasi atas kebutuhan perawatan paliatif bagi anak dengan kanker.

Ketua Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia, Raka Pramudito menambahkan, seiring dengan bertambahnya kasus kanker anak di Indonesia yang semakin kompleks, peningkatan akses pelayanan dan perawatan untuk anak dengan kanker perlu dilakukan untuk meningkatkan angka kesembuhan dan mengurangi rasa sakit yang dialami oleh anak dengan kanker.

”Kolaborasi lintas sektor menjadi hal yang penting dilakukan, dalam hal ini kami sangat mengapresiasi kepedulian Hero Supermarket yang senantiasa mendukung program kami. Melalui kolaborasi ini, semangat kepedulian dan kebersamaan diharapkan dapat semakin mendorong upaya kami dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak dengan kanker,” imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Kasus Bullying yang Libatkan Anak Vincent Rompies, 4 Orang Jadi Tersangka, 8 ABH

Update Kasus Bullying yang Libatkan Anak Vincent Rompies, 4 Orang Jadi Tersangka, 8 ABH

News | Jum'at, 01 Maret 2024 | 15:02 WIB

4 Tersangka Kasus Bullying Geng Tai Sudah Ditetapkan Polisi, Apa Status Anak Artis yang Terlibat?

4 Tersangka Kasus Bullying Geng Tai Sudah Ditetapkan Polisi, Apa Status Anak Artis yang Terlibat?

Lifestyle | Jum'at, 01 Maret 2024 | 15:01 WIB

Status Anak Vincent Rompies ABH di Kasus Perundungan Sekolah Binus, Apa Beda dengan Tersangka?

Status Anak Vincent Rompies ABH di Kasus Perundungan Sekolah Binus, Apa Beda dengan Tersangka?

Entertainment | Jum'at, 01 Maret 2024 | 14:45 WIB

5 Cara Sederhana Pantau Tumbuh Kembang Anak Berjalan Normal, Jangan Tunggu Sampai Kurang Gizi

5 Cara Sederhana Pantau Tumbuh Kembang Anak Berjalan Normal, Jangan Tunggu Sampai Kurang Gizi

Health | Jum'at, 01 Maret 2024 | 14:35 WIB

Sambil Pantau Jumlah Suara Pemilu 2024, Anies Pilih Senang-senang Dulu Bareng Anak Kecil

Sambil Pantau Jumlah Suara Pemilu 2024, Anies Pilih Senang-senang Dulu Bareng Anak Kecil

News | Jum'at, 01 Maret 2024 | 13:59 WIB

Polisi Tetapkan 4 Tersangka Kasus Bully di Binus School Serpong, Anak Artis VR Lolos

Polisi Tetapkan 4 Tersangka Kasus Bully di Binus School Serpong, Anak Artis VR Lolos

Entertainment | Jum'at, 01 Maret 2024 | 11:37 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB