Jangan Sering Tahan Buang Air Kecil Saat Perjalanan Mudik, Bahaya Risiko Infeksi Saluran Kemih

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 04 April 2024 | 12:24 WIB
Jangan Sering Tahan Buang Air Kecil Saat Perjalanan Mudik, Bahaya Risiko Infeksi Saluran Kemih
Ilustrasi menahan buang air kecil. (Shutterstock)

Suara.com - Mendekati hari lebaran, perjalanan mudik umumnya akan memakan waktu lebih lama akibat meningkatnya volume kendaraan yang menyebabkan jalanan macet. Hal itu terkadang membuat kita malas sering minum karena takut tiba-tiba ingin buang air kecil di tengah perjalanan.

Meski demikian, hal seperti itu sebaiknya dihindari, ya. Pasalnya, sering menahan buang air kecil atau malas minum air putih berisiko sebabkan penyakit infeksi saluran kemih. Penyakit tersebut juga lebih berisiko mengenai pada perempuan.

"Infeksi Saluran Kemih atau ISK terjadi ketika ada bakteri yang masuk ke dalam traktus urinarius melalui uretra dan berkembang biak di dalam kandung kemih. Meskipun sistem berkemih telah didesain untuk menghambat masuknya bakteri, kadang-kadang mekanisme pertahanan tersebut gagal. Hal ini dapat terjadi pada saat kondisi tubuh Anda sedang tidak fit. Akibatnya, terjadi infeksi di dalam saluran kemih," kata dokter Spesialis Urologi RS Pondok Indah Bintaro Jaya dr. Ima Nastiti Setyaningsih, Sp.U., dalam keterangannya, Kamis (4/4/2024).

Dokter Ima menjelaskan, perempuan lebih rentan alami ISK karena beberapa faktor. Yakni, secara anatomi perempuan memiliki uretra yang lebih pendek daripada pria. Sehingga membuat jarak yang ditempuh bakteri untuk mencapai kandung kemih lebih pendek. Kemudian, perempuan yang lebih aktif melakukan hubungan seksual juga cenderung untuk mengalami ISK.

"Penggunaan alat kontrasepsi tertentu, misalnya diafragma dan bahan spermisida juga meningkatkan kemungkinan terjadinya ISK. Kemudian menopause, penurunan hormon estrogen menyebabkan perubahan di saluran kemih sehingga rentan terhadap terjadinya infeksi," kata dokter Ima.

Bila seseorang telah terlanjut terkena ISK, dapat muncul keluhan-keluhan berupa desakan untuk berkemih, nyeri saat berkemih, sering berkemih, urine keruh, kemerahan, atau berbau, hingga nyeri panggul.

Apabila telah mengalami gejala-gejala tersebut, dokter Ima menganjurkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter, khususnya dokter spesialis bedah urologi. Selanjutnya, ia akan menjalani pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, dan pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosis.

Dokter Ima mengingatkan, jangan langsung membeli obat ke apotik bila belum ada diagnosis dokter terkait penyakit yang diidap.

"Di era yang serba mudah seperti sekarang ini, tidak sedikit masyarakat yang datang ke apotek langsung jika mengalami suatu keluhan penyakit. Tidak jarang pihak apotek memberikan obat-obatan bahkan jenis antibiotika untuk mengatasi keluhan tersebut. Perilaku seperti ini dapat membahayakan dan dapat menyebabkan terjadinya resistensi obat-obatan antibiotika," pesannya.

Menurut data National Kidney and Urologic Diseases Information Clearinghouse (NKUDIC) 2018, ISK termasuk infeksi kedua terbanyak yang dialami masyarakat Indonesia, setelah infeksi saluran pernapasan. Jumlahnya mencapai 8,3 juta per tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istri Wajib Catat, 5 Hal yang Wajib Diperhatikan Usai Berhubungan Seks: Jangan Lupa Kencing Ya!

Istri Wajib Catat, 5 Hal yang Wajib Diperhatikan Usai Berhubungan Seks: Jangan Lupa Kencing Ya!

Lifestyle | Sabtu, 30 September 2023 | 20:55 WIB

4 Manfaat Potensial Minyak Cendana untuk Kesehatan Pria, Pernah Mencobanya?

4 Manfaat Potensial Minyak Cendana untuk Kesehatan Pria, Pernah Mencobanya?

Your Say | Jum'at, 15 September 2023 | 19:44 WIB

5 Langkah Mengobati Infeksi Saluran Kemih, Yuk Segera Penuhi Asupan Cairan

5 Langkah Mengobati Infeksi Saluran Kemih, Yuk Segera Penuhi Asupan Cairan

Your Say | Rabu, 02 Agustus 2023 | 12:22 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB