Orang Tua Zara Yupita Terduga Pembully Dokter PPDS yang Bunuh Diri Disorot Publik

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 27 April 2025 | 08:59 WIB
Orang Tua Zara Yupita Terduga Pembully Dokter PPDS yang Bunuh Diri Disorot Publik
Ilustrasi dokter / tenaga medis / tenaga kesehatan (pixabay/DarkoStojanovic)

Suara.com - Zara Yupita Azra  adalah nama yang belakangan ramai diberitakan dalam kasus bunuh diri Risma Aulia di Padang, Sumatera Barat. Zara Yupita Azra dilaporkan sebagai salah satu tersangka dalam kasus ini, terkait dugaan perundungan terhadap Risma Aulia di tahun 2024.   Kini profil orang tua Zara ikut jadi gunjingan publik karena membela putrinya. 

Ramai di media sosial X, akun @bambangsuling11 membagikan screenshot komentar Pipit Devitri, ibu dari Zara Yupita Azra menyebut Zara merupakan korban proses peradilan sesat. Menurut Pipit proses peradilan memaksa memunculkan tersangka demi tujuan tertentu. 

Menurut pipit Risma, mahasiswa PPDS yang meninggal tersebut meninggal karena overdosis menyuntikkan obat, tetapi anaknya dituduh sebagai pembully. Kasus kematian mahasiswa PPDS yang terungkap karena bunuh diri ini pun ramai di media di tahun 2024.

Proses penyidikan mendapatkan bukti bahwa korban sering mendapatkan perintah yang tak masuk akal dari seniornya. Perlakuan itu mengarah pada tindakan pembullyan. Polisi menemukan dan menetapkan Zara yupita Azra, senior Risma Aulia sebagai tersangka pembullyan. Tindakannya telah mengarahkan Risma mengambil keputusan ekstrem. 

Namun, penetapan Zara sebagai tersangka menuai reaksi geram dari publik karena diketahui UNDIP sempat akan meluluskan Zara lebih cepat dari seharusnya. Beredar di sosial media, Zara akan wisuda pada Agustus 2025. Publik berharap Zara mendapatkan hukuman. 

Postingan dan keluhan Pipit, orangtua Zara pun tak luput dari perhatian publik. Salah seorang pengguna akun x mengkritik keras perilaku sang ibu. Menurut @satursnous, kelakuan seorang anak mencerminkan didikan orang tuanya, meskipun orang tuanya pintar perihal akademik, tapi kalau mendidik anak masih minus, sama-sama gelo. 

Pernyataan sang ibu juga disanggah oleh netizen lain. Akun @daryldevimon mengatakan, “Memang benar pembuli dan pemeras Zara Yupita Azra tidak membunuh korban secara langsung, tapi dia telah membunuh jiwa korban, melukai psikis dan mentalnya dengan tekanan demi tekanan dari hari ke hari. Ini adalah penyiksaan keji! Harus ada pembalasan dendam yang setimpal.” 

Atas protes publik, kelulusan Zara Yupita Azra pun dikabarkan ditangguhkan. 

Profil Orang Tua Zara Yupita Azra

Khusus untuk profil orang tua Zara Yupita Azra, sejauh dari laporan media hingga hari ini (April 2025), belum ada informasi resmi atau terverifikasi mengenai siapa orang tua Zara Yupita Azra — baik nama, pekerjaan, atau latar belakang mereka. Informasi yang beredar masih lebih banyak fokus ke perkembangan kasus hukumnya, bukan tentang keluarga para tersangka.

Biasanya, dalam kasus hukum yang melibatkan anak di bawah umur atau remaja, identitas keluarga dijaga ketat oleh aparat hukum dan media untuk menghindari potensi pelanggaran privasi.

Perkembangan Kasus Bunuh Diri Risma Aulia

Berikut dirangkum perkembangan terakhir soal kasus bunuh diri Risma Aulia yang melibatkan Zara Yupita Azra sebagai salah satu tersangka, berdasarkan informasi hingga akhir April 2025.

1. Kronologi Awal.

Risma Aulia, mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand), ditemukan meninggal dunia di asrama rumah sakit pendidikan Unand pada Maret 2024. Risma diduga bunuh diri akibat tekanan berat, termasuk perundungan (bullying) dari senior dan rekan sejawat di lingkungan pendidikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Berulang Kali, Ini 7 Fakta Kasus Perundungan Dokter di RSMH Palembang

Sudah Berulang Kali, Ini 7 Fakta Kasus Perundungan Dokter di RSMH Palembang

News | Kamis, 24 April 2025 | 13:06 WIB

Rekam Mahasiswi Mandi Selama 8 Detik, Dokter PPDS UI Terancam 12 Tahun Penjara

Rekam Mahasiswi Mandi Selama 8 Detik, Dokter PPDS UI Terancam 12 Tahun Penjara

News | Senin, 21 April 2025 | 12:03 WIB

Marak Kasus Pelecehan, Kemenkes dan Kemendikti Saintek Akan Rombak Sistem Pendidikan Kedokteran

Marak Kasus Pelecehan, Kemenkes dan Kemendikti Saintek Akan Rombak Sistem Pendidikan Kedokteran

News | Senin, 21 April 2025 | 11:43 WIB

Menkes Ingin Ada Pemeriksaan Psikologi Rutin Buntut Dokter PPDS Lakukan Pelecehan Seksual

Menkes Ingin Ada Pemeriksaan Psikologi Rutin Buntut Dokter PPDS Lakukan Pelecehan Seksual

News | Senin, 21 April 2025 | 10:33 WIB

UI Sesalkan Mahasiswanya Dokter PPDS Jadi Pelaku Pelecehan, Rekam Mahasiswi Sedang Mandi

UI Sesalkan Mahasiswanya Dokter PPDS Jadi Pelaku Pelecehan, Rekam Mahasiswi Sedang Mandi

News | Jum'at, 18 April 2025 | 20:25 WIB

Terjadi Lagi! Kini Dokter Cabul di Jakarta jadi Tersangka Gegara Rekam Mahasiswi Mandi

Terjadi Lagi! Kini Dokter Cabul di Jakarta jadi Tersangka Gegara Rekam Mahasiswi Mandi

News | Jum'at, 18 April 2025 | 15:31 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB