Bukan Sekadar Obat, Ini 7 Makanan untuk Menjaga Kesehatan Prostat Menurut Sains

M Nurhadi

Selasa, 22 Juli 2025 | 14:03 WIB
Bukan Sekadar Obat, Ini 7 Makanan untuk Menjaga Kesehatan Prostat Menurut Sains
Ilustrasi gangguan prostat. (Shutterstock)

Ikan seperti salmon, sarden, dan makarel kaya akan asam lemak omega-3, yang dikenal memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat.

Bukti Ilmiah: Peradangan kronis adalah salah satu faktor risiko utama dalam perkembangan masalah prostat. Asupan omega-3 yang cukup dapat membantu menekan peradangan di seluruh tubuh, termasuk di kelenjar prostat.

Tips Konsumsi: Usahakan mengonsumsi ikan berlemak setidaknya dua kali seminggu.

5. Kacang-kacangan dan Biji-bijian (Terutama Biji Labu)

Biji labu adalah sumber seng (Zinc) yang sangat baik. Mineral ini ditemukan dalam konsentrasi tinggi di prostat yang sehat, dan kadarnya cenderung menurun pada pria dengan masalah prostat.

Bukti Ilmiah: Studi menunjukkan bahwa seng memainkan peran penting dalam fungsi prostat yang normal. Selain itu, biji labu mengandung phytosterols, senyawa yang terbukti membantu meredakan gejala BPH.

Tips Konsumsi: Jadikan segenggam biji labu panggang sebagai camilan sehat. Kacang Brazil (sumber selenium) dan kenari (sumber omega-3) juga merupakan pilihan yang bagus.

6. Delima (Pomegranate)

Buah delima kaya akan antioksidan unik yang disebut ellagitannins.

baca juga

Bukti Ilmiah: Beberapa penelitian, termasuk yang dipublikasikan oleh National Cancer Institute (NCI), menunjukkan bahwa ekstrak atau jus delima dapat secara signifikan memperlambat laju peningkatan PSA (Prostate-Specific Antigen), sebuah penanda risiko kanker prostat.

Tips Konsumsi: Minum jus delima murni (tanpa tambahan gula) atau makan buahnya secara langsung.

7. Kedelai dan Produk Turunannya

Produk kedelai seperti tahu, tempe, dan susu kedelai mengandung isoflavon, sejenis fitoestrogen.

Bukti Ilmiah: Studi observasi menunjukkan bahwa pria di negara-negara Asia dengan asupan isoflavon yang tinggi memiliki insiden kanker prostat yang lebih rendah. Isoflavon diduga membantu memodulasi aktivitas hormon yang memengaruhi prostat.

Tips Konsumsi: Masukkan tahu atau tempe sebagai sumber protein nabati dalam menu harian Anda.

Mengapa Makanan Berperan Penting untuk Prostat?

Kelenjar prostat sangat sensitif terhadap peradangan (inflamasi) dan kerusakan sel akibat radikal bebas (stres oksidatif). Makanan yang tepat dapat:

  • Melawan Inflamasi: Kandungan anti-inflamasi alami membantu mengurangi peradangan pada prostat.
  • Menangkal Kerusakan Sel: Antioksidan dalam makanan menetralkan radikal bebas yang dapat memicu pertumbuhan sel abnormal.
  • Memengaruhi Hormon: Beberapa senyawa dalam makanan dapat membantu menyeimbangkan hormon yang berperan dalam pembesaran prostat.

PENTING: Ini Bukan Pengganti Saran Medis

Informasi di atas bertujuan untuk edukasi dan tidak boleh dianggap sebagai pengganti diagnosis, saran, atau pengobatan dari dokter spesialis urologi. Jika Anda mengalami gejala masalah prostat seperti kesulitan buang air kecil, sering buang air kecil di malam hari, atau nyeri, segera konsultasikan dengan dokter.

Menjadikan makanan sehat sebagai bagian dari gaya hidup adalah investasi jangka panjang terbaik untuk kesehatan prostat Anda dan kesejahteraan tubuh secara keseluruhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Invasi Gerai China: 4000+ Gerai F&B Serbu Indonesia, UMKM Lokal Terancam?

Invasi Gerai China: 4000+ Gerai F&B Serbu Indonesia, UMKM Lokal Terancam?

Video | Senin, 21 Juli 2025 | 10:00 WIB

Bye-bye Lemak & Gula, Ini 5 Hidangan Penghangat Tubuh Khas Indonesia yang Lebih Sehat

Bye-bye Lemak & Gula, Ini 5 Hidangan Penghangat Tubuh Khas Indonesia yang Lebih Sehat

Lifestyle | Minggu, 20 Juli 2025 | 22:07 WIB

Pengusaha Makanan-Minuman Sambut Cuan Lewat Genjot Ekspor ke AS, Setelah Tarif Trump Turun

Pengusaha Makanan-Minuman Sambut Cuan Lewat Genjot Ekspor ke AS, Setelah Tarif Trump Turun

Bisnis | Sabtu, 19 Juli 2025 | 16:18 WIB

Kisah Heroik Bripka Cecep, Gugur Usai Selamatkan Warga di Pesta Rakyat Maut Garut

Kisah Heroik Bripka Cecep, Gugur Usai Selamatkan Warga di Pesta Rakyat Maut Garut

News | Jum'at, 18 Juli 2025 | 19:26 WIB

Ancaman di Balik Piring: 6 Makanan Ini Diam-diam Merusak Pembuluh Darah Anda

Ancaman di Balik Piring: 6 Makanan Ini Diam-diam Merusak Pembuluh Darah Anda

Health | Kamis, 17 Juli 2025 | 21:19 WIB

Tak Lagi Fokus Berakting, Nicky Tirta Tekuni Dunia Chef Demi Edukasi Ibu-Ibu Lawan Hoaks Kuliner

Tak Lagi Fokus Berakting, Nicky Tirta Tekuni Dunia Chef Demi Edukasi Ibu-Ibu Lawan Hoaks Kuliner

Entertainment | Kamis, 17 Juli 2025 | 13:55 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB