Rayakan Keberagaman, Belajar Hidup Berdampingan dengan Autisme: Bagaimana Caranya?

Vania Rossa

Kamis, 14 Agustus 2025 | 19:41 WIB
Rayakan Keberagaman, Belajar Hidup Berdampingan dengan Autisme: Bagaimana Caranya?
Walk For Autism 2025: (dok. JCI Nusantara)

Suara.com - Hidup berdampingan dengan orang yang memiliki autisme bisa membuka mata kita akan keunikan dan keberagaman dunia.

Setiap individu membawa cara pandang berbeda yang, bila dihargai, justru membuat hidup lebih kaya warna.

Merayakan keberagaman berarti menerima perbedaan dengan hangat, bukan sekadar menoleransi.

Momen itu terasa nyata pada Minggu pagi yang cerah di Plaza Senayan, Jakarta, saat ribuan orang berkumpul untuk Walk For Autism (WFA) 2025.

Acara yang digagas JCI Nusantara ini bukan hanya soal jalan pagi, tapi juga bentuk dukungan nyata untuk teman-teman autis dan keluarganya. Mengenakan atribut berwarna-warni, para peserta menebar pesan bahwa autisme adalah bagian dari keberagaman yang patut dirayakan.

Ryan Santoso, Project Director WFA 2025, menyatakan, "Melihat ribuan orang berkumpul di sini dengan satu tujuan yang sama, hati saya sangat terharu. Acara ini bukan hanya tentang berjalan, tapi tentang menyatukan langkah kita untuk menciptakan kesadaran bahwa autisme bukanlah hambatan, melainkan bagian dari keberagaman yang harus kita hargai."

Menurut Ryan, setiap langkah yang diambil oleh para peserta memiliki makna mendalam.

"Satu langkah kecil yang kita ambil hari ini membawa dampak besar bagi kehidupan banyak individu autis dan keluarga mereka. Ini adalah bukti bahwa kita peduli dan siap menjadi komunitas yang lebih inklusif," tegasnya.

Dukungan kuat juga datang dari Dr. Chandra Lohisto, Local President JCI Nusantara 2025.

baca juga

Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antar-organisasi dalam mewujudkan misi sosial.

"Partisipasi aktif masyarakat, terutama generasi muda, adalah kunci untuk menciptakan perubahan," katanya.

Menurut Dr. Chandra, dengan semangat kolaborasi dan kepemimpinan yang kuat, kita bisa menciptakan dunia di mana setiap orang, termasuk individu autis, mendapatkan kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang.

Acara WFA 2025 diakhiri dengan pertunjukan dan sesi edukasi, menggarisbawahi pesan bahwa dukungan terhadap autisme adalah tanggung jawab bersama.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kekuatan komunitas dapat menumbuhkan empati, mengubah pandangan, dan membangun masa depan yang lebih cerah bagi semua.

Dengan begitu, hidup berdampingan dengan autisme bukan lagi sebuah tantangan, melainkan kesempatan untuk merayakan keberagaman dan keunikan setiap individu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sumbang Rp59 M, Suga BTS Rutin Mengajar Musik di Pusat Terapi Autisme

Sumbang Rp59 M, Suga BTS Rutin Mengajar Musik di Pusat Terapi Autisme

Your Say | Selasa, 24 Juni 2025 | 09:32 WIB

Donasi Rp 59 Miliar, Suga BTS Bangun Pusat Perawatan Autisme Atas Namanya

Donasi Rp 59 Miliar, Suga BTS Bangun Pusat Perawatan Autisme Atas Namanya

Your Say | Senin, 23 Juni 2025 | 15:00 WIB

CEK FAKTA: Kasus Autisme Melonjak di Vietnam Ulah Vaksin TBC Bill Gates, Benarkah?

CEK FAKTA: Kasus Autisme Melonjak di Vietnam Ulah Vaksin TBC Bill Gates, Benarkah?

News | Sabtu, 17 Mei 2025 | 14:25 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×