Dari Kegelapan Menuju Cahaya: Bagaimana Operasi Katarak Gratis Mengubah Hidup Pasien

M. Reza Sulaiman

Selasa, 02 September 2025 | 20:30 WIB
Dari Kegelapan Menuju Cahaya: Bagaimana Operasi Katarak Gratis Mengubah Hidup Pasien
Ilustrasi operasi katarak. (Shutterstock)

Suara.com - Penglihatan adalah salah satu anugerah terbesar manusia. Namun, di Indonesia, jutaan orang masih hidup dengan gangguan penglihatan akibat katarak. Data WHO menunjukkan bahwa katarak merupakan penyebab utama kebutaan di negara berkembang, termasuk Indonesia.

Katarak adalah kondisi ketika lensa mata yang biasanya jernih menjadi keruh sehingga cahaya tidak dapat masuk dengan baik. Akibatnya, penglihatan penderita menjadi buram, berkabut, atau seperti melihat melalui kaca berembun. Penyakit ini umumnya dialami oleh lansia, tetapi bisa juga muncul lebih cepat akibat faktor genetik, diabetes, cedera mata, atau paparan sinar ultraviolet dalam jangka panjang.

Jika tidak ditangani, katarak dapat berkembang menjadi kebutaan permanen, padahal operasi sederhana bisa memulihkan penglihatan secara signifikan. Dampaknya tidak hanya pada kesehatan individu, tetapi juga pada kualitas hidup keluarga, produktivitas, hingga perekonomian.

Di tengah tantangan akses layanan kesehatan mata, inisiatif operasi katarak gratis menjadi secercah harapan. Program seperti ini bukan hanya tindakan medis, tetapi juga langkah sosial yang mengembalikan hak dasar seseorang untuk melihat dunia dengan jelas. Ada beberapa alasan mengapa akses operasi katarak menjadi begitu penting.

1. Mencegah Kebutaan yang Bisa Diatasi

Katarak sebenarnya bisa diobati melalui operasi sederhana. Sayangnya, banyak pasien tidak mendapatkan akses karena faktor biaya atau keterbatasan fasilitas.

2. Mengembalikan Kemandirian Pasien

Mata yang sehat memungkinkan seseorang kembali beraktivitas, dari bekerja hingga mengurus keluarga. Bagi lansia, ini berarti tidak lagi sepenuhnya bergantung pada orang lain.

3. Mengurangi Beban Keluarga

baca juga

Kondisi mata yang memburuk sering membuat keluarga harus memberi perawatan intensif. Dengan operasi katarak, beban fisik dan psikologis keluarga ikut berkurang.

4. Meningkatkan Produktivitas Sosial dan Ekonomi

Penglihatan yang pulih kembali berarti kesempatan lebih besar bagi pasien untuk produktif, baik dalam pekerjaan maupun aktivitas sosial.

5. Mendorong Solidaritas dan Akses Kesehatan yang Lebih Merata

Program gratis memberi sinyal kuat bahwa kesehatan bukan hanya urusan individu, tetapi tanggung jawab bersama untuk menciptakan masyarakat yang inklusif.

Inisiatif ini salah satunya diwujudkan di RS Mitra Keluarga Cibubur, yang menggelar program operasi katarak gratis bagi pasien kurang mampu. Kegiatan ini ditujukan agar masyarakat sekitar mendapat akses pengobatan mata tanpa terbebani biaya.

Menurut dr. Sri Widiyaningsih, operasi katarak tidak sekadar prosedur medis, melainkan langkah nyata untuk memulihkan kualitas hidup pasien. Ia menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan agar lebih banyak masyarakat dapat terbebas dari risiko kebutaan akibat katarak.

“Kami percaya bahwa kesehatan adalah fondasi untuk segala kemajuan. Mata yang sehat membuka wawasan, dan wawasan membuka masa depan. Ini baru langkah awal. Komitmen kami untuk community care akan terus bergulir dengan inisiatif-inisiatif lainnya,” katanya.

Harapan untuk melihat dunia dengan lebih jelas seharusnya bukan hak istimewa, melainkan kebutuhan dasar yang bisa diakses semua orang. Program operasi katarak gratis menjadi pengingat bahwa kesehatan adalah pondasi kualitas hidup. Saat penglihatan kembali terang, bukan hanya mata yang terbuka, tetapi juga peluang baru untuk hidup lebih mandiri, produktif, dan bermakna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Sekadar Olahraga, Ajang Lari ini Jadi Momen Bantu Anak Dengan Katarak Kongenital

Tak Sekadar Olahraga, Ajang Lari ini Jadi Momen Bantu Anak Dengan Katarak Kongenital

Lifestyle | Rabu, 27 Agustus 2025 | 18:39 WIB

Kacamata Khusus, Jalan Baru untuk Anak Pejuang Katarak Kongenital

Kacamata Khusus, Jalan Baru untuk Anak Pejuang Katarak Kongenital

Health | Minggu, 24 Agustus 2025 | 09:28 WIB

Dari Maraton ke Gerakan Sosial: Bagaimana Optik Ini Gunakan Ajang Lari untuk Ubah Hidup Anak-Anak?

Dari Maraton ke Gerakan Sosial: Bagaimana Optik Ini Gunakan Ajang Lari untuk Ubah Hidup Anak-Anak?

Lifestyle | Rabu, 30 Juli 2025 | 14:42 WIB

5 Fakta Penting Perbedaan Herbal untuk Katarak dan Glaukoma yang Harus Kamu Tahu

5 Fakta Penting Perbedaan Herbal untuk Katarak dan Glaukoma yang Harus Kamu Tahu

Health | Minggu, 20 April 2025 | 10:24 WIB

Ada Screening Katarak Gratis, Lansia di Ciganjur Jaksel Kegirangan

Ada Screening Katarak Gratis, Lansia di Ciganjur Jaksel Kegirangan

News | Jum'at, 28 Februari 2025 | 21:10 WIB

PosIND Dukung Pertiwi Jabar Gelar Bakti Sosial Operasi Katarak untuk 200 Orang di RS Cililin

PosIND Dukung Pertiwi Jabar Gelar Bakti Sosial Operasi Katarak untuk 200 Orang di RS Cililin

Bisnis | Rabu, 22 Januari 2025 | 11:39 WIB

Terkini

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:33 WIB

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:32 WIB

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:29 WIB

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:28 WIB

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:23 WIB

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:15 WIB

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 12:11 WIB

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:02 WIB

×