Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini

Dinda Rachmawati

Senin, 02 Februari 2026 | 12:07 WIB
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
Ilustrasi MPASI
baca 10 detik
  • Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada MPASI adalah kondisi umum yang dapat berulang dan berdampak serius pada pemenuhan gizi anak.
  • Kreativitas ibu dalam variasi menu, rasa, dan tekstur, termasuk penggunaan bumbu aman, dinilai efektif mengatasi GTM.
  • Edukasi berkelanjutan, seperti program Gerakan Lahap Makan SUN, bertujuan mendukung ibu menghadapi GTM dan memastikan gizi optimal.

Pandangan ini diperkuat oleh dr. Ayuca Zarry, Sp.A, yang menilai variasi rasa dan aroma dapat membantu meningkatkan nafsu makan anak. 

“Anak akan lebih lahap jika diberikan menu dengan rasa dan aroma yang menggugah selera. MPASI yang dikreasikan dengan menarik akan memberikan pengalaman makan yang menyenangkan sehingga kebutuhan gizinya lebih mudah terpenuhi,” ungkapnya.

Tak hanya soal rasa, penggunaan bumbu dan rempah juga berperan dalam membangun preferensi makan anak ke depannya. Menurut dr. Ayuca, bumbu rempah aman dikenalkan sejak dini selama dikelola dengan benar. 

Aroma yang lebih ‘berani’ justru dapat membuat anak lebih antusias terhadap makanan, sekaligus membantu mencukupi kebutuhan gizinya secara optimal.

Contoh penerapan kreativitas MPASI ini juga terlihat dalam demo masak berbasis pangan lokal yang mengombinasikan bahan mudah didapat seperti talas, bayam, dan ayam. 

Dengan pengolahan yang tepat dan gizi yang seimbang, menu MPASI tidak hanya lebih lezat, tetapi juga tetap memenuhi kebutuhan nutrisi anak.

Pada akhirnya, GTM bukanlah akhir dari perjalanan MPASI, melainkan sinyal bahwa anak membutuhkan pendekatan yang berbeda. 

Dengan pemahaman yang tepat, dukungan tenaga kesehatan, serta kreativitas ibu dalam mengolah menu yang variatif, bergizi, dan kaya rasa, pengalaman makan dapat kembali menjadi momen yang menyenangkan.

Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang mendampingi ibu Indonesia, SUN terus melanjutkan Gerakan Lahap Makan SUN hingga 2026. 

baca juga

Program edukasi ini telah menjangkau lebih dari 90 ribu ibu dan kader Posyandu di berbagai daerah, dengan menghadirkan edukasi langsung dari dokter anak, dukungan kader PKK sebagai Duta Lahap Makan SUN, serta praktik nyata dalam menyiapkan MPASI yang tepat. 

Melalui inovasi produk seperti SUN Cinta Rasa Indonesia yang terinspirasi dari masakan Nusantara serta kandungan gizi yang aman dan terstandar, SUN berupaya memberikan solusi praktis bagi ibu di tengah keterbatasan waktu dan kekhawatiran akan pengolahan MPASI.

Dengan edukasi berkelanjutan dan dukungan produk yang aman serta bernutrisi, SUN berharap semakin banyak ibu merasa lebih percaya diri dalam menghadapi GTM, membantu anak makan lebih lahap, dan memastikan tumbuh kembang optimal di masa awal kehidupan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unjuk Rasa dan Suara yang Tak Pernah Benar-benar Didengar

Unjuk Rasa dan Suara yang Tak Pernah Benar-benar Didengar

Your Say | Kamis, 29 Januari 2026 | 13:05 WIB

8 Film Produksi Sinemaku Pictures Sebelum Prilly Latuconsina Hengkang

8 Film Produksi Sinemaku Pictures Sebelum Prilly Latuconsina Hengkang

Entertainment | Selasa, 20 Januari 2026 | 08:00 WIB

Lewat MVP PNM, 1.000 Pelajar SLTA se-Indonesia Angkat Peran Ibu Sebagai Pahlawan Keluarga

Lewat MVP PNM, 1.000 Pelajar SLTA se-Indonesia Angkat Peran Ibu Sebagai Pahlawan Keluarga

Bisnis | Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:49 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×