Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
Air minum dalam gelas (Pexels/Elena Golovchenko)

Suara.com - Pola makan yang tinggi garam, kurangnya aktivitas fisik, dan kebiasaan merokok sering kali dikaitkan sebagai penyebab utama tekanan darah tinggi. Namun, dikutip dari Phys.org, penelitian terbaru menyoroti faktor lingkungan justru jadi salah satu penyebabnya, tapi kerap diabaikan.

Seiring dengan kenaikan permukaan laut, air laut semakin sering meresap ke dalam akuifer air tawar di berbagai wilayah, kemudian berpotensi meningkatkan asupan natrium bagi masyarakat yang mengonsumsi air tersebut.

Untuk menguji hubungan antara kadar natrium dalam air minum dengan hasil kesehatan kardiovaskular, sang penulis, Rajiv Chowdhury bersama tim peneliti melakukan tinjauan sistematis dan meta-analisis.

Penelitian ini menggabungkan data dari 27 studi berbasis populasi dengan total lebih dari 74.000 partisipan.

Data yang dihimpun berasal dari berbagai wilayah, termasuk Amerika Serikat, Australia, Israel, Bangladesh, Vietnam, Kenya, dan beberapa negara di Eropa. Pendekatan ini dilakukan untuk mengatasi keterbatasan dari studi individual dan memberikan gambaran yang lebih komprehensif terkait dampak salinitas air minum di berbagai populasi dan latar belakang lingkungan.

Dampak pada Tekanan Darah

Penelitian ini menghasilkan analisis dengan pola yang konsisten mengenai dampak air minum dengan kadar salinitas tinggi terhadap kesehatan. Individu yang terpapar air dengan kandungan natrium lebih tinggi cenderung memiliki tekanan darah yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang terpapar kadar natrium lebih rendah.

Secara rata-rata, mereka yang mengonsumsi air dengan tingkat salinitas lebih tinggi mengalami peningkatan tekanan darah sistolik sekitar 3,22 mmHg dan diastolik sekitar 2,82 mmHg. Paparan air dengan salinitas tinggi ini dikaitkan dengan peningkatan Risiko hipertensi secara keseluruhan sebesar 26%. Hubungan ini terlihat paling kuat di antara populasi yang berada di wilayah pesisir, di mana kontaminasi air laut ke pasokan air tawar cenderung lebih tinggi.

Kesehatan Lingkungan dan Standar Global

Meskipun dalam sebuah individu peningkatannya tergolong kecil, tapi temuan ini dapat memiliki dampak kesehatan bagi masyarakat dan salinitas air menjadi faktor risiko kardiovaskular yang signifikan.

Sebagai perbandingan, peningkatan risiko hipertensi akibat paparan air asin sebesar 26% itu setara dengan risiko yang ditimbulkan oleh faktor gaya hidup lainnya, seperti kurangnya aktivitas fisik, yang diketahui meningkatkan risiko hipertensi sebesar 15 persen hingga 25 persen.

Meskipun demikian, isu ini masih sangat kurang mendapatkan perhatian dalam pedoman kesehatan global. Saat ini, World Health Organization (WHO) belum menetapkan standar kesehatan khusus mengenai kadar natrium yang diperbolehkan dalam air minum. Oleh karena itu, semakin diperlukan bukti ilmiah yang lebih kuat.

Bagi banyak orang, terutama yang tinggal di daerah pesisir, mengawasi asupan natrium total menjadi langkah penting. Selain membatasi garam dalam makanan, pemeriksaan terhadap laporan kualitas air minum juga sangat disarankan untuk membantu pengelolaan tekanan darah secara lebih efektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Puasa, Kemenkes RI Sarankan Kurangi Garam, Gula, dan Lemak saat Ramadan

Tak Hanya Puasa, Kemenkes RI Sarankan Kurangi Garam, Gula, dan Lemak saat Ramadan

Health | Minggu, 08 Maret 2026 | 09:19 WIB

Misteri Patung Garam: Novel Lokal dengan Misteri yang Unik dan Menegangkan

Misteri Patung Garam: Novel Lokal dengan Misteri yang Unik dan Menegangkan

Your Say | Minggu, 15 Februari 2026 | 08:20 WIB

Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol

Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol

Health | Senin, 09 Februari 2026 | 15:00 WIB

Terkini

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB